
Gazbiyya berulang kali menepis tangan Kendrick yang mencoba merangkul pundaknya.
Namun Kendrick adalah orang yang memiliki muka tebal, berapa kali pun ditolak oleh Gazbiyya, lelaki itu sama sekali tak menyerah.
"Ezra" panggil Freya begitu kedua matanya melihat sang kekasih
Perempuan bernama Freya Calianda itu tampak sedikit menyedihkan dengan wajah sembab dan juga keadaan yang lumayan kacau.
Sepertinya selama 2 hari ini dia benar-benar sangat tersiksa berada di cengkraman GENG NOXIOUS.
"Kendrick, cepat lepaskan Freya" teriak Ezra yang sudah tidak tega melihat keadaan kekasihnya itu
Kedua matanya menatap Kendrick dengan sorot permusuhan,
Lalu tak lama setelah itu, anak buah Kendrick melepaskan ikatan pada tangan Freya. Tanpa menunggu waktu lama, Freya langsung berlari menghambur dipelukan Ezra.
Suara tangis terdengar memenuhi ruangan tempat mereka berkumpul, tubuh bergetar Freya menjadi penanda jika wanita itu amat sangat ketakutan.
Dan Gazbiyya, melihat adegan didepannya dengan sorot penuh luka. Tubuhnya hanya diam mematung,
Mungkin selanjutnya, dia lah yang akan menjadi perempuan menyedihkan.
"Kamu gak papa kan? Apa ada yang sakit?" tanya Ezra sembari menghapus air mata Freya
Freya menggelengkan kepalanya dengan pelan, lalu tatapannya jatuh pada sosok Gazbiyya yang tengah diam mematung.
"Gazbiyya" panggilnya dengan suara lirih
Gazbiyya memalingkan wajahnya, saat suara Freya memanggilnya dengan lirih.
Dan dari respons itu lah, Freya sadar jika dirinya memang pantas dibenci oleh perempuan itu.
Gazbiyya datang untuk membebaskannya, pada akhirnya gadis itu jatuh didalam perangkap Kendrick.
"Liora, bawa Gazbiyya ke kamarnya" perintah Kendrick pada seorang wanita dengan potongan rambut pendek
Tanpa diperintah dua kali, wanita bernama Liora segera menghampiri Gazbiyya. Menggandeng tangan kaku Gazbiyya untuk mengikutinya.
"Tunggu" ujar Ezra yang langsung menghentikan gerakan Gazbiyya dan Liora
Ezra menghampiri Gazbiyya yang kini sedang menatapnya dengan wajah dingin. Lalu dipeluknya tubuh Gazbiyya,
"Jangan takut, aku pasti akan mencari cara supaya bisa membawamu pergi dari sini" bisik Ezra disamping telinga Gazbiyya
Dan respons Gazbiyya hanya diam saja.
Karna sejak beberapa waktu lalu, rasa percayanya pada Ezra sudah habis terkikis. Mulai sekarang, dirinya tidak akan mengharap apapun pada lelaki itu.
Pelukan itu pun terlepas karna Kendrick sengaja berdehem dengan keras, tatapannya mengkode Liora untuk segera membawa Gazbiyya pergi.
"Terima kasih atas kerja samanya. Andaikan kalian tidak mempermainkan GENG NOXIOUS, mungkin aku tak akan berbuat nekat dengan menculik pacar tercintamu itu, Ezra" ujar Kendrick dengan senyuman licik
Selama hampir 2 minggu mencari keberadaan Gazbiyya di kota Ainsley, yang sama sekali tak membuahkan hasil.
Akhirnya Kendrick sadar jika dirinya sedang dipermainkan oleh GENG DOUGHTY.
"Ingat dengan janjimu Kendrick. Jika kamu berani menyakiti Gazbiyya, maka aku tidak akan segan mengambilnya kembali" sebelum melangkah keluar dari Mansion itu
Namun Kendrick hanya membalasnya dengan sebuah tawa keras. Sekarang dirinya lah pemilik dari Gazbiyya, dan tentunya dia bebas melakukan apapun pada gadis itu.
Dan Ezra, pecundang itu tak akan bisa berbuat apa-apa. Buktinya, Ezra sendirilah yang mengantarkan Gazbiyya kepadanya.
...•••...
Sedangkan di luar gerbang, Vilash masih berusaha membujuk Kinara yang sejak tadi tak berhenti menangis.
Berulang kali Vilash mengajak Kinara pulang, dan jawaban gadis itu tetap pada penolakan.
"Nara, tolong jangan seperti ini. Ayo kita pulang ya" bujuknya dengan lembut
Kinara menggelengkan kepalanya dengan cepat, mana mungkin dia tega membiarkan Gazbiyya sendirian didalam Mansion itu.
Kemudian Vilash mencoba menghubungi Allgar kembali, namun panggilan telvonnya tak dijawab oleh Allgar.
Vilash tak kehabisan ide, jarinya dengan lincah berganti menekan nomor milik Claretta.
Pada deringan ketiga dan akhirnya suara Claretta terdengar menyapanya.
"Hallo" sapa Claretta kemudian
"Cla, apa sekarang kalian semua sedang berkumpul bersama?" tanya Vilash dengan nada panik
"Iya, memangnya kenapa? Kalian sudah sampai mengantarkan Gazbiyya kan?"
"Kami memang sudah mengantarkan Gazbiyya ke tempat tujuan, namun semuanya menjadi kacau"
"Maksudnya gimana? Kalian bertiga baik-baik saja kan?" terdengar nada khawatir dari suara Claretta,
"Kak Biyya dalam bahaya, Cla. Tolongin kak Biyya" ucap Kinara dengan keras
Lalu setelah itu, yang terdengar hanya suara grasak-grusuk dari balik telvon.
Terdengar suara Claretta yang meminta yang lainnya untuk mendekat.
"Vilash, coba jelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi. Bagaimana bisa Gazbiyya dalam bahaya?" kali ini terdengar pertanyaan dari Kevlar
"Gazbiyya dijebak oleh temannya yang bernama Ezra. Ternyata si Ezra menyuruhnya pulang, karna ingin menjadikan Gazbiyya sebagai jaminan untuk membebaskan pacarnya" jelas Vilash dengan menggebu-gebu
Jujur saat ini Vilash ingin sekali memukuli teman Gazbiyya yang bernama Ezra itu.
Tadi dirinya hanya diam karna masih syok dengan apa yang baru saja dia lihat.
Terlihat sekali jika Gazbiyya begitu menyayangi dan menghormati sahabatnya, namun yang didapat malah sebuah pengkhianatan.
"Brengsek, bagaimana bisa si Ezra melakukan itu pada Gazbiyya. Bukankah Gazbiyya adalah sahabatnya sendiri" ucap Elvan yang merasa tidak terima dengan perbuatan Ezra
Lalu samar-samar terdengar suara Kevlar yang memanggil Allgar,
Kini Vilash dan Kinara hanya sebagai pendengar saat teman-temannya yang lain sedang merundingkan masalah Gazbiyya disebrang telvon.
"All, kita bakal bantuin Gazbiyya kan?" tanya Elvan pada pemimpin THE IMMORTAL itu
Namun Allgar masih diam membisu, lelaki itu tak mengeluarkan sepatah kata pun.
"All, kalau bisa secepatnya harus menyelamatkan Gazbiyya.
Kamu tahu sendiri bagaimana si Kendrick itu kan?" tambah Gavin yang ikutan mendesak Allgar untuk membuat keputusan
Saat tahu jika orang yang menempatkan Gazbiyya dalam masalah adalah pemimpin GENG NOXIOUS.
Diam-diam Allgar menyuruh Gavin untuk mencari tahu tentang sosok Kendrick. Dan catatan kriminal dan keburukan hampir memenuhi perjalanan hidupnya.
"Biarkan saja, lagi pula Gazbiyya sendiri yang memutuskan untuk pergi"
Semua orang yang berada didalam satu ruangan bersama Allgar, kompak menatap lelaki berwajah dingin itu dengan sorot tidak percaya.
Bahkan Vilash dan Kinara yang mendengar ucapan Allgar dari balik telvon pun sama terkejutnya. Harapan Gazbiyya saat ini hanya THE IMMORTAL, namun jika Allgar memutuskan untuk tak ikut campur, maka tak akan ada lagi yang bisa menyrlamatkan gadis itu.
"Kak Allgar, kamu gak serius kan? Kamu gak mungkin membiarkan Gazbiyya menderita disana?" tanya Claretta setelah tersadar dari syoknya
Dan respons Allgar sama seperti sebelumnya, lelaki tampan itu masih setia dengan wajah sedingin es.
"Udah Cla, jangan ditanya lagi.
Mungkin ini lah cara Allgar membalaskan dendam Allya lewat Gazbiyya.
Allgar pasti senang jika melihat Gazbiyya menderita, karna Gazbiyya adalah adiknya Haidar, dan haidar adalah orang yang menyebabkan Allya meninggal" terang Kevlar sembari menatap sinis pada Allgar
...•••...