The Immortal_Allgar&Gazbiyya

The Immortal_Allgar&Gazbiyya
Bab 13. Ajakan Yang Menggiurkan...



Gazbiyya menatap kedua temannya dengan wajah cemberut. Andai saja dia sedang tidak menjalani misi sembunyi, pasti dia bisa ikut Claretta dan Kinara ke Kota.


"Sudah, jangan cemberut gitu mukanya. Kan kita pergi karna mau beli baju baru buat kamu"


"Benar kata Claretta, kak. Kita janji, kita pasti pilihin baju yang bagus-bagus buat kak Biyya" tambah Kinara dengan wajah ceria,


Claretta dan Kinara mencoba menghibur Gazbiyya yang tengah sedih,


"Lagi pula, nanti sore kita sudah pulang kok"


"Tapi, aku jadi gak ada temannya" keluh Gazbiyya pada kedua temannya itu


"Tenang, di rumah ada Allgar. Mungkin seharian ini dia bakal di rumah terus, karna dia baru pulang jam 4 subuh" ujar Claretta yang dibalas tatapan tajam oleh Gazbiyya


"Kamu yang benar saja sih Cla. Masa aku main sama kak Allgar, yang ada nanti kita malah main patung-patungan. Tahu sendiri kalau dia itu dingin seperti kulkas"


Ucapan Gazbiyya sontak membuat kedua perempuan itu tertawa keras, baik Claretta mau pun Kinara tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika Gazbiyya dan Allgar bermain kuat-kuatan untuk menjadi patung.


Mereka berdua yakin jika pemenangnya adalah Allgar, karna memang karakter Allgar hampir mirip seperti patung. Sering berwajah datar dan dingin, lalu tak banyak bicara juga.


"Yang paling penting. Allgar itu gak bakalan gigit kamu, Biyya" ujar Gavin yang kini ikutan nimbrung obrolan para gadis itu


Claretta dan Kinara memang akan pergi bersama Gavin dan juga Vilash, keempat orang itu sudah dipastikan akan melakukan kencan bersama.


Dan itu lah yang membuat Gazbiyya merasa merana, mereka akan pergi bersenang-senang dengan meninggalkan dirinya sendiri di Mansion.


"Ya udah deh, mending kalian pergi sekarang saja. Kalau terlalu lama disini, bisa-bisa aku nekat ikut" usir Gazbiyya pada keempat orang yang masih saja menertawakannya


"Oke, kita berangkat dulu ya. Kamu juga hati-hati di rumah, jangan pergi sembarangan" pesan Claretta sebelum masuk ke dalam mobil


Gazbiyya pun melenggang masuk ke dalam rumah saat mobil yang ditumpangi oleh keempat orang tadi mulai melaju pergi.


Setelah tiba di lantai 3, Gazbiyya memilih menuju ruang santai. Mungkin menonton film bisa mengurangi ke galauanya karna ditinggal pergi oleh Claretta dan Kinara.


Sampai setengah jam kemudian, gadis itu masih menikmati tontonannya bersama setoples keripik.


Untung filmnya bagus, jadi dia bisa membunuh rasa bosannya.


"Sepertinya, nonton sambil minum jus, bisa menambah semangat deh" ucapnya pada diri sendiri,


Setelah menjeda film, Gazbiyya pun bersiap turun ke lantai bawah untuk membuat jus. Tangannya dengan sigap mengambil buah Mangga di dalam kulkas,


Manfaat jus Mangga sendiri sangat bagus untuk mencegah penyakit Jantung, dan juga bagus untuk menutrisi rambut dan kulit.


Setelah Jus selesai dibuat, Gazbiyya menaruhnya ke dalam Teko kaca berukuran sedang.


Begitu langkahnya kembali ke ruang santai, Gazbiyya menemukan sosok Allgar yang sedang duduk santai menatap layar TV yang sedang menyala.


Kebetulan sekali dia membuat jus lumayan banyak, jadi Allgar bisa ikut menikmati jus buatannya.


"Kamu bawa apa?" tanya Allgar ketika matanya menangkap nampan yang dibawa oleh Gazbiyya


"Oh ini. Tadi aku buat Jus Mangga, sama ada Kue Brownis juga. Kak Allgar mau tidak?"


Dan Gazbiyya harus tersenyum maklum dengan jawaban Allgar yang hanya berupa anggukan singkat, ternyata dia masih bersikap cuek.


Padahal kemarin mereka saling bertukar cerita dengan ditemani Sunrise, tapi nyatanya belum cukup merubah kebiasaan dingin lelaki itu.


"Nih kak" sembari memberikan segelas jus yang baru saja di tuangkannya


Setelah mengucap terima kasih, tanpa sungkan, Allgar segera meminum jus itu.


Allgar memang tidak mengetahui perihal perginya Kinara dan Claretta,


"Tadi. Kinara, Claretta, Kak Gavin sama Kak Vilash pergi ke Kota, Kak"


Kemudian, kedua orang itu sama-sama fokus menatap layar TV di depannya.


Sampai 1 jam kemudian, film pun berakhir.


Saat Gazbiyya akan memutar film baru, tiba-tiba Allgar memberikan penawaran yang sangat menggiurkan.


"Bagaimana jika kita pergi jalan-jalan saja, Biyya?"


Mulanya Gazbiyya hanya diam mematung, tapi setelah tersedar. Gadis itu mengangguk antusias menerima ajakan dari Allgar.


Dan setelah itu dia baru teringat, jika Allgar baru saja pulang. Apa lelaki itu tidak merasa capek?


"Memangnya kak Allgar gak capek? Tadi kata Claretta, Kak Allgar kan baru pulang jam 4 subuh" tanya Gazbiyya dengan ragu,


Meski Gazbiyya sangat ingin pergi jalan-jalan, namun bukan berarti dia tidak memikirkan keadaan Allgar.


"Kenapa? Kamu tidak mau?"


"Mau banget kak, tapi gak baik juga kalau memaksakan diri untuk pergi disaat kondisi tubuh kurang Vit"


"Aku baik-baik saja. Aku gak selemah itu, tidur sebentar sudah cukup mengembalikan kondisi tubuhku" jelas Allgar


Dan Gazbiyya yang mendengarnya pun tersenyum senang, lalu dirinya menerima ajakan dari Allgar dengan penuh semangat


"Ayo kak, jalan-jalan. Tapi jangan ke Kota ya, ke Pantai yang biasanya juga gak papa kok"


Allgar menganggukkan kepalanya sebagai balasan dari permintaan Gazbiyya, namun bukan berarti dia juga akan mengajak gadis itu ke Pantai.


Karna masih banyak tempat bagus yang pastinya belum pernah dilihat oleh Gazbiyya.


"Kamu siap-siap dulu, jangan lupa siapkan bekal makanan juga minuman. Karna kita akan piknik di sana" ucap Allgar sebelum pergi meninggalkan Gazbiyya di ruang santai sendiri


Tak ingin membuat Allgar menunggu lama, dengan secepat kilat, Gazbiyya menyiapkan segala sesuatu yang akan mereka bawa nanti.


Tangannya dengan cekatan mulai menata cemilan dan juga minumam dingin ke dalam keranjang.


Bahkan bibirnya sejak tadi senantiasa tersenyum lebar, pikirannya sudah berkelana membayangkan kemana mereka akan pergi nanti.


Allgar adalah seseorang yang sangat tak terduga, terakhir dia di ajak pergi ke sebuah kebun buah. Dan Gazbiyya yakin jika kali ini juga akan mengunjungi tempat bagus lagi.


"Sudah siap?" tanya Allgar ketika melihat Gazbiyya yang berjalan menghampirinya dengan sebuah keranjang makanan


Allgar memang sudah menunggu gadis itu di dekat mobilnya. Tempat yang akan mereka kunjungi nanti jaraknya lumayan jauh, sekitar membutuhkan waktu setengah jam dengan mengendarai mobil.


"Sudah kak. Kalau boleh tahu, sebenarnya kita mau kemana kak?" tanya Gazbiyya setelah mobil yang mereka tumpangi keluar dari gerbang Mansion


"Kamu akan tahu setelah kita tiba di sana" balas Allgar yang sama sekali tak membuat rasa penasaran Gazbiyya terobati


Gazbiyya melirik lelaki di sampingnya dengan bibir mencebik sebal. Jika tahu jawabannya hanya berupa kata-kata ambigu, Gazbiyya pasti lebih memilih untuk tak bertanya.


Ah, sudahlah. Yang penting sekarang dia tak merasa bosan lagi. Masih untung, Allgar mau membawanya pergi jalan-jalan.


...•••...