The Hidden Love

The Hidden Love
Ayah (bagian 2)



Setelah menenangkan dirinya kini Sarya menarik napas dalam-dalam dan mencoba menenangkan mama Luna.


"Mama jangan khawatir lagi ya.. Sarya janji akan menjaga diri sebaik mungkin. Mama kan tau Sarya sudah dewasa dan bisa jaga diri sendiri. Mama jangan kebanyakan pikiran lagi ya, lagian Sarya gak sendirian kok. Kan ada kak Radit yang juga jagain Sarya. Tentang masalah papa, mama gausah mikirin itu dulu, yang penting mama jangan banyak pikiran. oke.''


" Iya sayang. Mama sedikit lega karena kamu tidak sendiri. Mama yakin kakakmu akan menjaga mu dengan baik. Ingat pesan mama apapun yang terjadi jangan sampai kamu dimanfaatkan lagi sama papa ya nak.'' Kata mama Luna dan langsung merangkul tubuh Sarya dalam pelukannya.


Sedikit bercerita tentang masa lalu papa Sarya.


Pak Bimo nama papa Sarya. Jadi sebenarnya papa Sarya itu belum bercerai dengan mama Luna tapi kini pak Bimo tinggal dengan istri keduanya, ya bisa di bilang papa Sarya berpoligami. Sebenarnya mama Luna ingin sekali bercerai dengan pak Bimo tapi pak Bimo tidak mau, ia mengancam akan menyakiti anak-anak nya dan tidak akan membiarkan hidup tenang, padahal ada maksud lain. Pak Bimo sengaja tidak ingin bercerai karena ia menginginkan harta warisan yang di wariskan orang tua mama Luna kepadanya dan anak-anaknya.


Ketika itu orang tua mama Luna mengetahui bahwa selama ini pak Bimo tidak pernah memberikan nafkah kepada mama Luna dan anak-anaknya. Sehingga ketika orang tua mama Luna meninggal mereka memutuskan untuk mewariskan hartanya kepada mama Luna.


Semenjak orang tua mama Luna meninggal pak Bimo jarang berada di rumah, ia sangat muak melihat mama Luna selalu bersedih karena kematian orang tuanya.


Jadi pak Bimo suka pulang larut malam dan bertemu dengan wanita-wanita malam. Hingga pada suatu saat ia jatuh hati kepada seorang wanita bernama Anita. Hubungan mereka hari kehari semakin jauh.


Mama Luna saat itu tidak tau jika pak Bimo bermain wanita di belakanganya. Karena mama Luna selalu larut dalam duka. Hingga suatu hari saat mama Luna sudah bangkit dari keterpurukannya, ia mendengar kabar bahwa pak Bimo sedang mengucapkan ijab kabul ya tentu saja bersama wanita selingkuhan nya.


Na'as nya ketika akan menikah lagi justru pak Bimo tidak meminta ijin kepada istri sah nya yaitu mama Luna. Sehingga hal itu membuat mama Luna semakin sakit dan hatinya hancur berkeping-keping.


Bagaimana tidak lelaki yang selama ini hidup bersama dengannya justru menghianatinya dengan menikah dengan wanita lain.


Bukan tanpa sebab ayahnya menikah dengan wanita lain, tentu ada maksud terselubung di dalamnya. Ya tentu karena Anita adalah wanita yang kaya raya.


Berhubung pak Bimo adalah lelaki gila harta dan hanya mengincar kesenangan dunia jadi ia tega menikah dengan wanita lain meskipun sudah memiliki istri sah.


Saat itu Anita tidak tau jika pak Bimo sebenarnya sudah menikah jadi ia menyetujui ajakan pak Bimo yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang duda.


Mengetahui kabar pernikahan suaminya tentu membuat mama Luna semakin dirundung keterpurukan, kondisi nya semakin hari semakin lemah, hal itu membuat Radit dan Sarya jadi khawatir.


Hingga suatu saat ia juga mengetahui kabar bahwa papa nya telah menikah lagi. Dan saat itulah mereka memutuskan tidak ingin tinggal dengan papanya lagi karena telah membuat mamanya jadi bersedih. Waktu itu mama Luna sempat mengajukan gugatan cerai, tapi justru ditolak oleh pak Bimo dan malah mengancam akan mengganggu hidup nya dan anak-anaknya.


Toh istrinya itu adalah wanita yang masih muda dan memiliki bentuk tubuh yang indah sehingga ia lebih memilih istri mudanya dari pada istri tuanya yang sudah jelas kalah telak dengan penampilan nya.


Jadi alasan papa Sarya mempertahankan pernikahan dengan mama Luna ada tak lain hanya untuk menginginkan harta warisan milik mama Luna. Pak Bimo sedang merencanakan sesuatu, jika sewaktu-waktu kebohongan terbongkar oleh istri mudanya, dan ia di usir dari rumah. Ia berfikir masih bisa memanfaatkan statusnya sebagai suami Mama Luna, jika suatu hari ia akan diusir dari rumah Anita.


______________


Kini keluarga Sarya sedang makan malam bersama. Sebenarnya Sarya ingin membicarakan masalah tadi siang dengan kakak nya tapi dia tidak tega melihat wajah kakaknya kecapekan karena seharian bekerja. Jadi ia memutuskan untuk membicarakannya besok pagi saja.


Berhubung hari ini adalah hari Minggu jadi Sarya memutuskan untuk membantu mamanya beres-beres rumah saja. Lagian dia juga tidak punya tugas sekolah. Hanya saja dia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir sekolah.


Pagi itu tumben-tumbennya mama Luna ingin mengajak Luna belanja ke pasar terdekat. Melihat banyak kebutuhan rumah yang mulai habis jadi mama Luna memutuskan untuk pergi belanja hari ini lagi pula Sarya juga sedang libur.


Setelah menyetujui ajakan mamanya Sarya bersiap-siap dan sudah selesai mengganti pakaiannya dengan pakaian santai nan sopan. Pagi itu ia mengenakan celana jeans dan dipadupadankan dengan kaos oblong warna hitam dan memakai kardigan panjang serta sepatu sneaker warna putih.


Pesona Sarya yang sangat manis dan anggun tidak dapat dipungkiri lagi mampu membuat lelaki mana saja jadi terpesona karena kemolekannya.


Apalagi dengan perawakan Sarya yang memiliki kulit putih bersih, dan badan yang sedikit berisi namun tidak gendut membuat penampilan semakin sempurna.


Setelah hampir 30 menit lamanya menempuh perjalanan akhirnya Sarya dan mama Luna sampai di pasar.


Kondisi pasar saat itu sangat ramai, hingga berdesak-desakan.


Hal itu tentu sudah biasa bagi mama Luna. Dan Sarya pun juga tidak masalah. Ia kasihan melihat mamanya capek-capek membawa banyak belanjaan, sedangkan Sarya sendiri juga libur jadi apa salahnya membantu mamanya ke pasar.


Saat mereka tengah berjalan dikerumunan orang banyak, tiba-tiba .......


bersambung......


hai hai para readers kasi dukungan terus ya buat author kacau ini. jangan bosen-bosen bacanya ya.. karena aku butuh dukungan dari kalian. Btw makasih yang sudah pantengin lapakku hingga saat ini. Miss you