![The Heiress Of The Legendary Family [S1]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-heiress-of-the-legendary-family--s1-.webp)
Rain kebingungan, ia masih kepikiran tentang kejadian dimana dirinya ditemukan pingsan di ruang bawah tanah milik Emerald.
Ia bahkan tak tahu dan tak pernah datang ke ruang bawah tanah, lantas kenapa dirinya tiba-tiba berada di sana?
Ini aneh...
Apa jangan-jangan, ada seseorang yang menjebaknya untuk menuduhnya mencuri?!
Rasanya mustahil, sebab seluruh benda antik milik Emerald masih berada di sana tanpa kekurangan satupun. Tak mungkin jika orang yang menjebaknya malah melupakan hal yang penting seperti itu, kan?
"Kurasa.... Orang yang menjebakku memiliki rencana lain. Harus aku akui, dia cukup pintar dan tak dapat ditebak. Masalahnya, apa yang ia rencanakan?" gumam Rain di dalam kamarnya.
Pikirannya kembali berkelana pada hari itu. Menurutnya, tak ada yang aneh saat dirinya memasuki ruang perpustakaan. Ia bahkan tak merasakan keberadaan orang lain di sana.
Menurutnya, apa yang orang itu lakukan adalah hal yang mustahil dilakukan oleh orang lain. Kecuali jika orang itu memiliki kekuatan yang hebat. Setara dengan Knight atau mungkin lebih.
"Tapi masalahnya, yang memiliki kekuatan setara dengan Knight tidaklah banyak. Hanya anggota dari Keluarga Utama saja yang memiliki kekuatan seperti itu, atau mungkin bangsawan tingkat tinggi lain."
"Tapi.... Yang mereka lawan itu Emerald, lho. Ini adalah tindakan nekad yang tak bisa dilakukan sembarang orang, termasuk Keluarga Utama. Siapa yang berani melakukannya?" gumam Rain lagi.
Pandangannya kemudian teralih pada cahaya bulan yang memasuki kamarnya lewat jendela. Ia menerawang langit malam nan kelam itu.
"Siapapun yang melakukannya, aku akui kalau kau itu hebat."
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...༺♥༻...
...。☆✼★━━━━━━━━━━━━★✼☆。...
...꧁ ༺ ᴛʜᴇ ʜᴇɪʀᴇꜱꜱ ᴏꜰ ᴛʜᴇ ʟᴇɢᴇɴᴅᴀʀʏ ꜰᴀᴍɪʟʏ༻ ꧂...
.......
.......
...『"ᴘᴏᴋᴏᴋɴʏᴀ, ꜱᴇʟᴜʀᴜʜ ᴋᴇʙᴜꜱᴜᴋᴀɴ ᴋᴀʟɪᴀɴ ᴀᴋᴀɴ ᴀᴋᴜ ᴜɴɢᴋᴀᴘ!"』...
...。☆✼★━━━━━━━━━━━━★✼☆。...
...༺♥༻...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
"Ihihihi!! Uang uang!! Kita dapat banyak uang!! Uang uang!!" seru Casilda sembari menggoyangkan uang-uangnya itu dengan bangga.
Charles tak bisa tidak ber-wow ria. Sunguh, uang yang mereka hasilkan kali ini sangatlah banyak. Bayangkan, mereka memiliki uang yang sangat banyak hingga bertumpuk-tumpuk.
"Wow, semua uangnya warna merah. Kalau dihitung, jumlahnya berapa, ya?" pikir Charles dengan wajah berbinar.
Pemuda itu masih tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Walau ia tahu kalau kakaknya itu pintar, tak disangka jika Casilda memikirkan hal seperti ini.
"Kan udah kubilang, Charles. Kita akan untung besaarr!" girang gadis berambut safir itu.
Charles mengangguk antusias. "Kakak benar!! Kakak memang selalu benar!!" serunya dengan lantang.
Mari kita kembali ke beberapa hari yang lalu.
Saat itu, Casilda tengah membaca sebuah gulungan dengan pita berwarna hijau pucat yang melilitnya. Dibacanya gulungan yang bertuliskan huruf-huruf kuno itu.
Sungguh tak disangka, ternyata Emerald masih menyimpan berkas yang tersisa dari Klan Tourmaline.
'Apa mereka tak takut ketahuan?' pikir Casilda di dalam hati. 'Ah, iya, ya. Mereka kan nggak punya rasa takut, bahkan pada Tuhan sekalipun. Hahaha...'
Casilda memasang wajah datar. '....Mereka gila beud, dah.'
Menggelengkan kepalanya, ia kemudian kembali membaca gulungan itu. Di dalamnya tertulis beberapa sihir rahasia milik Klan Tourmaline yang tak diketahui siapapun.
Sudut bibir Casilda naik seketika. 'Tak kusangka ada sihir kayak gini!! Ukkhh!! Aku mau cobaaaa!!!!' pekiknya di dalam hati.
Kemudian, ada sebuah sihir yang menarik perhatiannya. 'Ah, sihir ini.....' Ia menatap tulisan itu lekat-lekat, kemudian menatao sekeliling.
"Huh? Ada apa, Kakak?" tanya Charles yang menyadari keanehan dari raut wajah Casilda.
"Ah, nggak, kok.." Casilda kemudian menoleh ke arah adiknya. Ia terkejut karena bukan wajah Charles yang dilihatnya, melainkan wajah seorang pemuda dari Klan Amethyst.
'Kenapa aku bisa lupa kalau Charles sedang merasuki tubuh orang itu, sih?!' geram gadis dari Klan Sapphire itu sambil mengacak-acak rambutnya.
"Err.... Kakak baik-baik saja?" tanya Charles sambil sweatdrop.
"Kakak gpp, kok, Charles. Kakak cuma dapat sebuah rencana yang mendadak."
"Rencana? Rencana apa itu?" tanya Charles dengan wajah serius. Sejak dulu, Charles memang selalu antusias ketika Casilda mendapatkan sebuah rencana dadakan.
"Apa kau lihat tulisan ini? Kau bisa membacanya?" tanya Casilda sambil menunjuk beberapa tulisan yang ada di dalam gulungan itu.
"Itu.... Sihir Duplikat dan Sihir Peniru?"
"Yap! Itu benar!" angguk gadis itu.
Mata Charles melotot seketika. "Apa?! Sihir legendaris itu?! Kukira itu cuma rumor!!" kagetnya.
"Itu memang rumor, kok. Rumor yang dibuat oleh para Emerald untuk menutupi keberadaan Klan Tourmaline yang dulu pernah berkuasa" balas Casilda.
"Karena sihir-sihir ini, Klan Tourmaline pernah menjadi klan terkuat, bahkan jauh lebih kuat daripada Klan Sapphire. Sihir-sihir yang dibuat oleh Klan Tourmaline adalah sihir tingkat tinggi yang sangat sulit dipelajari."
"Karena kesulitan itulah banyak keturunan dari Klan Tourmaline yang tak bisa menggunakan sihir itu, sehingga memunculkan adanya upaya pemberontakan oleh Emerald" jelas Casilda.
Charles mengangguk kecil. "Begitu, ya. Aku mengerti." Walau wajahnya nampak santai, sebenarnya pemuda ini begitu marah.
Tentu saja! Ia sebagai penerus terakhir Klan Tourmaline tentunya harus marah pada si brengshake Emerald itu!!
Sadar akan kemarahan sang adik, Casilda memegang tangan Charles dengan lembut. "Aku tahu kau marah, Charles. Aku pun sama, kita sama-sama membenci mereka. Oleh karenanya, kita berada di sini untuk membalas dendam, bukan?"
Perlahan-lahan, amarah Charles mereda. Untung saja ada Casilda di sana. Kalau tidak, pasti Charles akan meluluh lantahkan tempat ini hingga menjadi buronan kekaisaran.
"Tenang saja, Charles. Kakak akan membantumu!" kata Casilda dengan semangat. Gadis itu pun mengatakan rencananya.
Charles sebagai penerus terakhir Klan Tourmaline pasti dapat menguasai kedua sihir tadi. Tentunya, karena Charles adalah seorang pemuda yang jenius.
Setelah mempelajarinya, Charles akan menggunakan [Duplikasi] untuk menduplikat seluruh benda antik yang ada di tempat ini.
Casilda bisa saja menduplikasikannya, namun [Duplikasi] milik Klan Tourmaline jauh lebih sempurna, karena memiliki aura yang hampir menyerupai aura Emerald.
[Duplikasi] ini dapat menduplikat suatu benda hingga 100% sama dengan benda itu. Bahkan, orang yang sangat ahli pun akan kesulitan untuk mengetahui yang mana yang palsu.
Selain itu, [Duplikasi] juga dapat menduplikat segala sihir yang tersimpan di dalamnya, membuat barang duplikat itu akan semakin nampak asli.
Namun, Charles tak menduplikat sihir yang ada di dalam benda-benda antik itu. Tujuan mereka adalah untuk melemahkan Emerald dengan cara menaruh barang-barang duplikat di ruang bawah tanah.
Lalu, barang-barang yang asli akan mereka jual ke kekaisaran sebelah yang memiliki mata uang lebih tinggi untuk mendapat keuntungan lebih banyak.
Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Tak hanya mendapat uang, mereka juga berhasil melemahkan Emerald serta mendapatkan sihir baru yang pastinya akan dapat berguna di kemudian hari.
Lalu, bagaimana jika ketahuan?
Untuk masalah itu, Casilda yakin mereka tak akan ketahuan. Karena setelah jiwa Charles keluar dari Tubuh Rain, mereka segera pergi dari sana. Tak lupa Casilda membuat seolah-olah tak terjadi apapun di sana.
Kemudian, Casilda dan Charles mendatangi pasar gelap untuk menjual benda-benda antik itu dengan menggunakan nama Rain.
Jika mereka ketahuan, maka Rain lah yang akan disalahkan. Reputasi Emerald dan Amethyst juga akan menjadi buruk di hadapan Diamond, sang pemilik kekaisaran.
Casilda tak masalah, mau ketahuan atau tidak. Karena dua-duanya menguntungkan baginya.
"Ihihihi, salah sendiri main-main denganku."
TBC.