
***Apa ini masa dari kerajaan raja Arthur atau masa sebelum ada nya kerajaan arthur
Sebenarnya aku dimana apa ini Eropa atau bukan?
Para pelayan saling berhamburan masuk kedalam kolam pemandian diantara mereka ada seorang wanita paruh baya yang kini membawa sebuah gaun yang begitu indah, merah, biru, dan putih adalah warna gaun itu yang di yakini memiliki berat hampir 25 kilo di tambah dengan jubah ala abad pertengahan Eropa.
Di sana gadis itu memberontak ketika tubuh nya di lucuti pakaiannya lalu di dorong menuju ke dalam air, bahkan tak jarang para pelayan menyentuh bagian yang harus tak tersentuh membuat rona merah menghiasi wajah nya.
“ KYAAAAA SUDAH KU BILANG AKU BISA SENDIRI....."
Para pelayan tercengar dengan tawa yang pecah baru kali ini ada seorang bangsawan yang tak mau di layani membuat mereka hanya bisa menggelengkan kepala nya heran.
“ Terlihat bagus nona..." Ujar pelayan yang lebih sambil merapikan gaun gadis itu.
“ Ais, merepotkan! Gaun ini ada tujuh lapis memiliki berat hampir 25 kilo dengan aksesoris yang kalian pakaian? Apa kalian ingin mnyiksa ku?!!!" Ucap gadis itu dengan mengembunkan sebelah pipi nya.
Kini para pelayan menuntun gadis itu menuju sebuah aula dangsa terlihat jajaran para bangsawan dari kalangan atas
Bahkan para pangeran dan raja kerajaan tetangga pun di undang.
Gadis itu berjalan menuju ke arah kursi kosong yang tak jauh dari yang mulia ratu berada, kini iris merah itu menerawang jauh ke dalam sejarah masa lalu namun semua nya sia-sia dulu ia lebih fokus pada persenjataan di banding sejarah membuat gadis itu menyesal tak bisa mengetahui keberadaan dirinya sekarang.
Jari lentik nya mengambil wine yang di bawakan pelayan berseryya puding buah yang mengugat selera membuat gadis itu menyantap nya dengan lahap.
Sedari tadi ratu Tersenyum penuh arti melihat gadis itu. Ia berjalan ke depan lalu bertepuk tangan tanda agar semua orang berhenti“ DENGAN NAMA KU SEBAGAI RATU KERAJAAN CLARINES AKU MENGUMUMKAN TAMU PENTING KU IA ADALAH SHINARA . . .”
Pok pok pok
Tepuk tangan mengema kini gadis itu berjalan ke arah ratu dengan pandangan sulit diartikan menurut nya dengan pengumuman tadi ratu dengan segaja Inggin memperkenalkan dirinya pada orang luar untuk menjadi orang terpenting yang mungkin akan mengambil tahta dengan ini
Maka sasaran musuh akan menjadi pada dirinya.
Jauh dari tempat itu tepat nya di pojok ruangan aula dangsa ada sosok yang tengah menyandarkan punggungnya pada tembok melihat ke arah shinara dengan tampang dingin.
“ Akhirnya aku menemukan mu..." Ucap nya pelan.
Trik..
Suara jentik jari membuat ruangan itu seketika di pehuni oleh kelelawar yang menyerang ke arah ratu.
Ratu terkejut tanpa segaja menginjak gorden membuat hiasan Dinding pun terjatuh karna tertarik, shinara yang melihat arah jatuh nya hiasan itu tercengar ia berusaha mencari senjata yang bisa ia gunakan sebagai alat pemotong.
Tiba-tiba sebuah pedang berada di tangan nya gadis itu meloncat ke atas lalu menangkis serangan yang datang dari luar.
Ratu membulatkan mata nya ketakutan ketika dinding kayu itu hampir mengenai nya.
Dinding itu terbelah, shinara berjongkok sebagai tumpuan agar tubuh nya tak tumbang ia melihat ke arah kelelawar yang kini mulai menghilang menjadi bongkahan kristal es yang berterbangan.
Shinara mengulurkan lengan nya ke arah ratu yang di balas dengan ramah“ Terima kasih!!" Ucap nya Shinara berdehem pelan sebagai jawaban.
Para tamu mulai meningalkan ruangan dangsa, ketakutan yang mereka takutkan memang benar-benar terjadi bahkan kerajaan Celarines yang notabe nya paling kuat dalam segi formasi dan sihir dapat di tembus oleh pangeran kegelapan.
Shinara berjalan ke arah air terjun
Mata nya menatap sosok yang kini tengah bermain dengan air yang mulai menghitam karna ulah nya.
“ Kau yang membuat ulah kan?" Tanya shinara pelan.
“ Memang nya kenapa?" Jawab nya pelan.
“ Sebenarnya apa maumu? Dan apa aku bisa mengetahui ini era keberapa dan benua apa ini?" Tanya shinara penuh harap pada orang di depan nya membuat pemuda itu terkekeh pelan.
“ Untuk apa aku memberitahu mu.
Dan lagi keuntungan apa yang aku dapatkan? Bagaimana jika kita saling bertukar?" Pemuda itu mendongkrak ke arah shinara yang terdiam di samping tubuh nya.
“ Bertukar?" Ulang nya.
“ Kau bisa mendapatkan tahta yang kupunya berserta kekuasaan dan informasi yang ingin kau ketahui akan ku beritahu semua nya..." Ia memegang lengan shinara yang menatap dalam ke arah wajah pemuda itu.
“ Apa yang kau inginkan? Aku tak memiliki apapun sekarang...!!"
“ yang aku inginkan?
Adalah dirimu..."
" Mustahil!" Shinara menarik lengan nya kasar“ Aku bukan berasal dari dunia ini
Dan aku tidak boleh terperangkap dalam dunia yang begitu kuno ini bahkan dunia ku lebih modern dan aku memiliki seseorang yang harus ku lindungi walaupun aku sangat lemah sekalipun...!" Lanjut shinara dengan nada sedu membuat pemuda itu berjalan ke arah nya, ia memegang leher shinara dan menghisap lekat-lekat bau nya
Pemuda itu menjulurkan lidah nya menjilat pipi gadis itu yang kini mulai di hiasi perapat segitiga.
“ pikirkan baik-baik!
Aku sudah Ingat baumu .... Aku akan menemui mu lagi ... Itu pasti!" Pemuda itu menghilang menjadi kelelawar yang berterbangan di langit yang kini mulai di hiasi oleh sang malam***.