
***Flash back
Ketika cahaya menyinari sang malam rembulan memaparkan mentari yang indah
Melewati Mars dan Jupiter, rembulan menjadi saksi lahir nya seorang anak di malam itu.
Bintang berkelap-kelip dengan cahaya nya sendiri perlahan sosok itu tercipta dari sosok antimetori nebula. Mars dan Jupiter menjadi jalan rasi bintang berputar menjadi sosok Kalajengking. Seorang yang menginginkan kehangatan dari cahaya ketujuh ini awal dari kelahiran ku
Awal semua yang terjadi
Menyebalkan
Membosankan.
Nama ku shinara seorang gadis SMA biasa. Dengan pedang di tangan ku ini aku menangtang langit.
Dengan darah yang ku korbankan aku menengtang takdir.
Dengan nama ku shinara kuyatakan akan mengubah takdir ku sendiri bersama dengan dunia ini menjalani apa yang ku inginkan.
Memimpikan dunia yang kuharap kan dalam banyak tantangan serta keserakahan manusia.
Rembulan memaparkan sinar yang lembut seorang gadis tengah terdiam di hamparan bunga-bunga nan indah yang mengelilingi nya. Gadis kecil itu terkesima menatap keindahan bulan itu.
Menerpa jajaran bunga indah di sekeliling taman kecil miliknya wajah polos itu terbegong.
“ Shinara!!!" Panggil seseorang dari belakang. Gadis itu menoleh mendapati sosok pria berbaju putih penuh dengan bercak darah.
Gadis itu terkaget mencium bau amis yang meyengat " Zero " balas nya lembut penuh kehawatiran pada nya.
Gadis itu melompat ke pelukan orang yang di panggil zero itu. Wajah polosnya mendongkrak ke atas melihat wajah zero yang di penuhi darah dan sayatan bekas luka yang mulai mengering.
Perlahan tubuh bongsor itu terjatuh Shinara kaget setengah mati dan menangis ia beberapa kali menggoyangkan tubuhnya.
“ Ayolah bangun antimetori nebulaku,"
Zero berkata dengan lembut, shinara melihat banyak orang mengepung mereka
Pakaian yang serba hitam membuat kesan misterius dan menakutkan gadis polos itu bergetar hebat ketakutan.
Wajah nya yang semula polos itu kini tergantikan dengan wajah penuh kemarahan dan dendam aura Devil's menguat dari tubuhnya. Bocah kecil itu berlari menghabisi semua orang itu ia menari-nari kegirangan dalam tumpahan darah yang menurut nya sangat indah jeritan kesakitan mereka membuat pikiran nya tenang.
“ YANG MENANG AKAN MENDAPATKAN HADIAH DAN YANG KALAH AKAN MENDAPATKAN KARMA . . .”
Suara itu menghentikan kegiatan gadis itu, suara yang bersautan membuat gadis kecil itu kesakitan ia merontak-rontak bertriak meminta ampun hanya saja dirinya yang penuh dosa tak akan pernah bisa
Ia tak akan pernah bisa menggapai nya
Ia akan Semakin jatuh dalam kebencian dalam semakin dalam lagi.
Membunuh dan meracuni adalah dunia nya.
Hutan berantara . . .
Malam yang sunyi hanya dihiasi kegelapan dan suara gemuruh angin puyuh. Disana berdiri sosok wanita berambut panjang saking panjangnya saat ia berjalan helaian hitam itu tergusur.
Darah berembes dari \*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\* nya ia berjalan dengan lunglai Guntur dan Petit saling bersautan ⚡ bersamaan dengan terbang nya burung gagak yang terbang menjauh dari tempat sekitar itu.
Pria itu menatap sosok itu, ia datang dengan mengendong seorang bayi di pangkuan nya.
“ Berikan nama shinara," ucap nya sambil memberikan mahluk mungil itu pada pria dihadapannya.
Pria itu mengejabkan beberapa kali mata nya melihat sosok di pangkuan lengan nya"Mahluk yang mirip dengan mu!!!" Ia merangkul bayi mungil dalam gendongan dada bidang nya.
Wanita itu berbalik dan berjalan pergi dari sana, tubuh nya semakin lama menghilang bersama dengan hembusan angin malam yang menerpa helaian rambut sosok pria itu.
“ Sampai jumpa," Wanita itu melambaikan tangan nya. Senyuman manis tercetak di bibir yang agak pucat itu.
\* JDERRR \*
Suara petir saling bersautan merambat kesana\-kemari membuat kilatan maha dasyat.
Di lain tempat. Kini seorang anak berusia 6 tahun menatap keluar jendela tubuh mungil itu ia sadarkan pada kursi di belakangnya. Tatapan iris abu itu Menatap dengan pandangan takjub ke arah langit.
“ Kaname apa yang kamu lakukan sayang?" Seru wanita cantik sambil merangkul anak kesayangan nya dari belakang.
" Sayang . . . Masuk ke kamar mu! Petir Sangat menakutkan," wanita itu mengusap helain Surai hitam milik putra nya sayang.
Di tempat lain kini sesosok misterius tengah berjalan melewati lorong\-lorong hitam, dengan setengah memegang pistol sosok itu mewaspadai setiap inci dari tempat yang mirif dengan penjara itu
Bahkan besi\-besi pun sudah mulai karatan
Membuat bulu kunduk akan berdiri.
Tak berselang lama sosok misterius itu memberikan bayi itu pada sebuah laboratorium di Stockholm yang memiliki julukan" Nine" wanita seksi itu membawa bayi mungil yang masih penuh darah itu untuk di bersihkan.
“ Huff . . . Anak yang manis," seru Karin mengendong bayi itu setelah selesai di bersihkan.
“ Kau bertanggung jawab untuk mengurus nya, selama 6 tahun ini setelah itu aku akan kembali menjemput nya," ucap singkat sosok itu lalu berlalu pergi dari sana.
Sosok mungil itu menguliatkan tubuhnya persis anak kucing para orang\-orang berjajar mengerumuni nya, mereka memasangkan selang\-selang dan menyuntikan cairan kimia pada tubuhnya.
" A003 menerima suntikan nya"
“ Bagus! Segera siapkan tabung khusus. . ." Tembal salah satu diantara mereka yang di kenal paling bengis dan kejam diantara mereka semua. Ia dikenal sebagai ilmuan gila yang hoby menciptakan penemuan di luar nalar. Bahkan pernah sekali ia membuat manusia sintentis gabungan manusia dan hewan ^^ WOW ^^
Beberapa bulan kemudian.
Suasana sebuah ruangan tanpa warna itu begitu ramai orang\-orang berlalu\-lalang membawa papan laporan berserta catatan medis. Jas putih yang melekat pada tubuh mereka menandakan bahwa mereka adalah satuan unit penelitian laboratorium Nine.
“ A003, mengalami perubahan sel,"
Laporan dari samping pada wanita bohai yang tengah duduk manis dengan teh di tangan nya.
" Periksa denyut nadi dan jantung nya . . .” Printah wanita itu.
Wanita itu memegang tabung kaca dihadapan nya. Wajah anak itu begitu polos dengan Surai hitam yang pekat, perlahan kelopak mata itu terbuka menampakan iris Ruby yang cerah bagaikan apel yang baru masak.
" Hai! Nama ku Karin," wanita itu menyapa nya.
Gelembung air dan gerakan bibi membuat Karin Tersenyum seperti nya anak itu mengerti ucapan nya. A003 adalah uji coba paling kuat diantara yang lain nya selama bertahun\-tahun berada dalam cairan kimia itu.
" Karin orang itu memanggil mu,"
" Siapa?"
" Ntahlah kau segera temui dia saja,"
Bahu Karin di tepuk pelan oleh wanita seumuran nya, Karin menganguk dan pergi dari sana dengan pandangan sedu A003 menatap kepergian Karin dengan tak rela.
Hentakan tumit sepatu berpadu pada lantai marmer di bawah nya. Wanita itu berjalan dengan penuh pesona anggun kedua dadanya bergoyang kiri kanan seperti sebuah irama yang akan membuat para pria mimisan di buatnya.
Wanita bernama Karin itu mengetuk pintu.setelah mendapatkan jawaban ia kembali melangkahkan kaki jenjang nya memasuki ruangan mewah Kelas bangsawan VIP.
Terlihat seorang pria yang di kelilingi banyak wanita cantik dengan pakaian super minim. Karin merangkul lengan kekar itu membuat dada nya bersentuhan menjepit lengan kekar itu.
Mata pria itu mendelik tajam bagaikan lesatan jarum yang menusuk tepat pada jantung Karin***.