Shinara Nebula

Shinara Nebula
15



***Malam itu apa yang terjadi kenapa rasa nya sangat samar dada ku selalu sakit akhir-akhir ini ada apa dengan ku sebenarnya?


 Sejak misi nya gagal waktu itu Shinara mengurung dirinya sendiri, Untung nya waktu itu Gilgamesh bisa selamat dengan bantuan beberapa orang yang  datang bersama dengan Yunho.


Dan seperti yang di ucapkan zero bahwa dada nya semakin sakit. Membuat beberapa misi nya harus terhalang karma sesuatu yang tabu, shinara menghembuskan nafas nya kasar sebenarnya ada apa dengan rahasia kelahiran nya itu?


Ia berfikir bagaimana bisa ia di besarkan dulu dengan zero, menjadi seorang pembunuh hanya saja kenapa zero tak pernah mengukit tentang asal-usul nya dan selalu memperlakukan dirinya dengan istimewa. 


“ Ais, membosankan,!!" Ia memegang dada nya yang perlahan mulai berdetak sakit membuat ia meringis kesakitan.


“ Teryata musuh sudah mulai mengetahui tentang diriku! Cepat atau lambat mereka akan menyerang lalu bagaimana aku bisa menghadapi mereka semua,” Shinara berucap. Ia membuka jendela kamar nya membiarkan angin malam menembus kedalam kamar nya.


 Di saat dirinya tengah bergelut dalam lamunan terdegar suara helikopter yang mendarat tepat di di depan mata nya sebuah helikopter militer terpangkir di halaman villa  membuat Shinara tertegun.


  Mereka semua keluar dari helikopter itu


Beberapa orang ajudan militer mengawal zero memasuki aula rumah nya.


 Gadis itu menatap kedatangan zero dengan tampang tak enak di lihat sudah pasti kedatangan zero untuk memaksa nya


Kita lihat saja nanti ia mengerut kan dahi nya.


 Shinara menarik nafas menstabilkan oksigen yang masuk kedalam hidung nya,


Ia menaruh beberapa camilan dan minuman di depan zero dia harus lebih hati hati apalagi orang yang berada di depan nya bukan sebarang orang yang dapat di bodohi melainkan orang jenius yang cerdik Walaupun kadang ia sedikit ceroboh.


“ Kenapa kamu di sini zero? Bukan nya kamu harus ke Negara A untuk mengurus beberapa bisnis?” ucap Shinara duduk bersila di sofa ia memakan anggur dengan pose yang sedikit aneh.


 Zero mengambil anggur dari lengan shinara yang memakan nya dengan cara menegandah keatas“ Perbaiki pose mu itu! Kau menghancurkan reputasi keluarga seiran dengan perilaku kekanak-kanakan dirimu shinara," Shinara memutar mata bosan mendegar kalimat yang terlontar dari zero.


“ Katakan saja apa maumu jangan berbelat Belit.....”


“ Aku ingin kau bergabung dalam militer negara A,”


 “ APA ”


 Shinara mengebrak meja dengan kuat ia tak menyangka dengan pria yang di hadapan nya memang benar tak akan ada hal baik jika dia datang.


“ Shinara kemampuan mu mulai melemah! Jika terus berlanjut kau tak akan bisa bersanding dalam hal itu . . Jadi shinara pergilah ke negara A untuk berlatih,” Ujar zero tegas.


“  Kenapa kau selalu memaksa ku untuk melakukan semua yang kau mau, kau juga bukan ayahku tapi kenapa kau selalu mengekang ku begini," Triak shinara di depan wajah zero.


“ Jangan bertriak!!! Lakukan saja apa yang ku mau shinara besok pagi kau akan pergi kesana," zero beranjak dari sana.


 Para pelayan mengerumuni shinara yang hendak menyerang zero dengan pisau, zero mengelus Surai hitam shinara sedikit merasa kasihan melihat gadis itu yang kini terbaring pingsan.


“ Naluri bertarung mu terlalu kuat," Zero meningalkan shinara sendirian di tempat itu dengan keadaan tak sadarkan diri.


****


 Sehari setelah kunjungan zero kerumah.


Kini Shinara berada di sekolah SMA setelah meminta surat kelulusan. Dengan diantar oleh zero shinara terbang menuju ke negara A disana zero telah mempersiapkan semua nya karna militer negara A adalah tempat dimana zero di besarkan Dalam perjalanan zero selalu memberikan ku berbagai materi tentang materi militer.


Ia menatap ku yang sedari tadi hanya diam “ Shinara mungkin ini kejam untuk mu tapi alasan aku membesarkan mu hanya untuk menjadikan mu kuat bukan seorang gadis keras kepala yang takut akan kematian dan mayat.


“ Lalu kenapa aku harus bergabung di militer A bukan nya di negara ku juga bisa...?”


“ Karna perlaratan di sana sangat cangih,”


“ Tapi sama saja aku menghianati negara ku sendiri," Ujar shinara sedu.


“ Kau salah! Sejak dulu kau tak memiliki negara dan rumah karna tempat kau berada sebenarnya sangat jauh dari sini," Tembal zero singkat membuat Shinara bungkam.


 Negara militer A.


 Kemegahan terlihat dari luar. Banyak para prajurit berjajar menyambut mereka berdua


 Zero memandang ke arah salah satu jendral yang berada di depan sana.


Senyuman jendral itu terukir. Saat aku memasuki kawasan tempat yang begitu luas dengan menyered koper ku. Zero membawakan salah satu koper lain nya kami berjalan ke arah jendral.


“ Guru! Kau terlihat sangat muda,” Ujar jendral yang sudah berumur itu.


“ Ayolah! Jangan terlalu sungkan khey aku datang ke sini kau paham maksud ku kan?" Tanya zero dengan merilik ke arah shinara yang masih tak mengerti akan dialog kedua orang di depan nya.


“ Tenang saja! Jadi dia shinara?


Putri adopsi guru memang sangat menawan sama seperti ibunya dulu,” 


” Ibuku? Siapa sebenarnya ibuku?”


“ SHINARA,"


“ Yah," 


“ Kalian berdua bawa nona ini ke asrama wanita yang sudah disiapkan sebelum nya,"


“ Baik jendral,"


 Aku mengekor kedua prajurit pria itu meningalkan zero dan jendral yang masih berbicara ingin rasa nya menanyakan tentang ibuku. Hanya saja kenapa zero akan menjadi sangat sensitif jika mendegar kata ibuku membuat ku semakin penasaran saja.


 Mereka menarik tangan ku menuju salah satu kamar di asrama. Kamar yang terlihat luas dengan berbagai kebutuhan yang sudah di siapkan hanya saja menurut ku kamar ini sangat aneh, berada di lantai paling atas dari tempat para prajurit kelas atas bahkan dirinya hanya pemula dibandingkan mereka semua.


 Hyona membawa ku jalan-jalan mengelilingi tempat sekeliling nya Dia memegang tangan ku dengan sedikit senyuman yang sumbringah membuat ku jadi kalang kalut.


“ Jadi nama mu Shinara kah?"


“ ia,"


“ Lihatlah ini adalah kabin pelatihan, disana ada ruangan laboratorium milik dokter Li kau bisa menemui nya jika ada waktu luang,” Ujar hyona menunjuk salah satu kawasan yang berada di dalam distrik A.


“ Siapa itu dr Li?"


“ Dia adalah dokter terkemuka di sini! Aku sarankan jangan membuat masalah dengan nya,"


 Aku menganguk mendegar ucapan hyona dan kembali masuk kedalam kamar ku


Setelah sekian lama berkeliling akhirnya bisa istrirahat juga***.