
Sedikit pengenalan
Nama : Miara Astika
Karakter : Manja dan egois
Hobby : Main tenis
Makanan kesukaan : Opor ayam
Minuman kesukaan : Jus strawberry
...----------------...
Kini Key sudah sampai di UKS, pemuda itu pun membaringkan Key di atas tempat tidur yang tersedia. Dokter pun segera memeriksa kondisi Key, tetapi karena dokter itu ada urusan dokter itu tidak bisa menunggu Key hingga sadar. Dan akhirnya pemuda tersebutlah yang menjaga Key hingga ke sadar.
" Aku di mana?" tanya ke yang baru saja sadar dan ia pun memegang kepalanya.
" Kau sedang ada di UKS." ucapan muda tersebut.
" Oh aku di UKS, Lalu kamu siapa?" tanya ke yang penasaran.
" Aku Ferdi, dan aku teman sekelas kamu." ucap Ferdi.
" Lalu kamu ngapain di sini?" tanya Key yang masih penasaran.
" Aku yang bawa kamu ke sini tadi, tetapi karena dokter tidak bisa menunggu. Dokter itu memintaku untuk menunggumu hingga sadar." ucapnya dengan nada datar.
" Oh jadi ceritanya begitu, kalau begitu terima kasih ya." ucapnya dengan tersenyum.
" Haduh dia manis banget lagi, bisa-bisa aku nggak tahan lama-lama di sini." batin Ferdi.
" Ya sudah, karena kamu sudah sadar. Aku kembali ke kelas dulu, nanti kalau kamu sudah baikan. Kamu langsung pergi ke kelas ya!" ucap Ferdi kemudian pergi meninggalkan Key.
" Itu orang datar banget, tapi lucu juga." batin Key.
Tiba-tiba saja ada yang masuk, dan ternyata itu adalah Rey. Ia langsung menghampiri key, karena ia sangat penasaran dengan kondisi Key.
" Astaga Rey, kau buat aku takut saja. Aku kira tadi siapa, rupanya kamu." ucap Key yang masih kaget.
" Maaf ya, aku terburu-buru hingga membuatmu kaget. Bagaimana kondisimu, aku dengar dari anak-anak kau sempat pingsan." ucap Rey dengan nada panik.
" Seperti yang kau lihat, ini aku baik-baik saja. Cuman kepala aku agak sedikit pusing sih." jawab Key.
" Kalau begitu kau istirahat saja, aku akan menunggumu di sini." ucap Rey yang tiba-tiba saja mendekat dan mengelus kepala Key.
" Tidak usah Rey, lebih baik kau kembali ke kelas. nanti kau ketinggalan pelajaran, dan itu akan mempengaruhi dirimu." ucap Key dengan lembut.
" Tidak apa-apa, aku akan tetap menunggumu di sini. Lagian aku sudah tidak ada kelas lagi." jawab Rey dan membuat Key heran.
" Jam segini sudah tidak ada kelas, aku nggak salah dengar kan?" tanya Key untuk memastikan apa yang ia dengar.
" Iya kebetulan untuk hari ini aku tidak ada kelas, hanya ada di jam pertama tadi. Dan kebetulan sudah selesai." jawab Rey.
" Bisa ya seperti itu?" tanya Key dengan menggelengkan kepalanya.
" Ya bisalah, semua itu kan aturan dari kampus. Kalau dibilang hanya satu les ya cuma satu les, semester lalu aku juga pernah dapat satu les begini." jelas Rey.
" Pastinya ada itu, tapi biasanya kalau di semester 1 dan 2. Bila ada satu hari cuma satu mata kuliah, maka itu adalah kesepakatan kalian dengan dosen. Karena berarti itu kalian pindah hari, akibat bertabrakan jam atau dosennya tidak bisa hadir di hari itu." jelas Rey.
" memangnya di semester 1, 2 atau 3 itu beda ya?" tanya Key.
" Tentu saja berbeda, bila kalian satu hari hanya satu les itu berarti kalian ganti hari. tapi bila di semester 3 kalian satu hari hanya satu les, itu berarti mata kuliah pilihan." jelas Rey.
" Loh baru tahu aku, ternyata ada mata kuliah pilihan." ucap Key.
" Jangankan mengenai mata kuliah pilihan, singkatan-singkatan di kampus aja mungkin kamu masih belum mengerti. Jawab jujur, yang kukatakan benar kan." ucap Rey dengan menatap Key, dan Key hanya tertawa.
" Kan aku masih baru masuk kuliah, jadi masih banyak yang belum ku ketahui. Tapi kan ada kamu Rey, jadi bisa lah kasih tau aku." ucap Key dengan tersenyum.
" Iya deh aku bakal kasih tahu, tapi kamu cepat pulih ya. Kamu sebenarnya sakit apa sih, kenapa pingsan terus?" tanya Rey yang penasaran.
" Aku nggak sakit kok, tapi aku nggak bisa ceritain alasan kenapa aku bisa pingsan." ucap Key.
" Yauda gpp, aku ngerti kok. Nggak semua bisa di ceritakan ke orang, apalagi kita baru kenal." ucap Rey dengan tersenyum.
" Makasih ya." jawabnya.
Tiba-tiba saja ada yang masuk ke dalam ruangan UKS, dan ia pun terkejut ketika melihat Rey dan juga Key yang sedang bertatapan.
" Kalian ada hubungan apa?" tanya ini sahabat baru Key.
" Eh rupanya ada si bocil, ngapain kamu ke sini dek?" tanya Rey dan membuat Key kebingungan.
" Aku bukan bocil Kak, aku tuh cuma satu tahun dibawa kakak." ucap Indi yang kesal dengan kakak sepupunya itu.
" Kalian saling mengenal?" tanya key dengan menatap ke arah keduanya.
" Dia kakak sepupuku." jawab Indi.
" Oh jadi kalian sepupuan, pantas saja kalian ada mirip-miripnya." ucapkan dengan tersenyum.
" Ya begitulah, tapi tunggu. Mengapa kari ada di sini?" tanya Indi yang penasaran.
" Menurutmu aku lagi ngapain?" jawab Rey yang bukan memberi jawaban tetapi malah memberi pertanyaan.
" Atau jangan-jangan kalian pacaran ya." ucap Indi dengan tersenyum.
" Tolong dong kalau ngomong jangan sembarangan, nanti kalau ada yang denger dan salah paham bagaimana!" ucapkan dengan ekspresi takut.
" Key kau kenapa, atau jangan-jangan kau sudah mendapat ancaman dari Mia?" tanya Indi yang melihat ekspresi tidak enak di wajah Key.
" Sebenarnya dari semalam key sudah dikejar-kejar sih sama Mia." jelas Rey dan membuat Indi menatap Rey dengan sangat tajam.
" Kamu ini ya Kak, kenapa sih selalu bikin orang sulit. Sebelumnya aku yang dikejar-kejar sama Mia, sekarang sahabat aku yang dikejar-kejar. Kalau sampai terjadi sesuatu pada sahabat aku, aku nggak akan maafin kakak." ucap Indi yang sudah terlanjur marah.
" Iya maaf, aku akan bertanggung jawab kok. Aku akan selalu menjaga Key, agar Mia tidak mengganggunya." jelas Rey dengan ekspresi yang sangat meyakinkan.
" Yang bener kakak, apakah kau bisa menjamin akan selalu berada di samping Key. Apalagi Kakak dan key itu beda fakultas." ucap Indi dengan menggelengkan kepalanya.
" Yang kau bilang masuk akal juga, kalau begitu Kakak akan merepotkanmu Indi." ucap Rey dengan tersenyum.
" Sudah kuduga, Kakak ini selalu aja buat aku repot. Tetapi ya udahlah, lagian ini juga demi keselamatan sahabat aku yang akan menjadi saudara ipar aku." ucap Indi dan membuat Rey tersipu malu.
" Indi kalau ngomong jangan sembarangan, kamu ini main bilang aku sama Rey pacaran. Aku sama Rey aja baru kenal, ya kali langsung pacaran." jelas Key dengan menggelengkan kepalanya.