Sepahit Sembilu

Sepahit Sembilu
Key 54



" Maafin Kak Marco ya." ucap Davina.


" Kamu nggak perlu ngomong seperti itu sayang, lagian apa yang dikatakan Kak Marco tadi benar. Seharusnya aku lebih mengerti, dan tidak membuat Mamamu menjadi obat nyamuk." ucap Akbar.


" Tetapi yang dikatakan oleh Kak Marco itu salah, lagian semuanya terjadi juga bukan karena keinginan kita. Dan lagian kita juga baru sampai di rumah, jadi tadi mama hanya sekedar bertanya saja." jelas Davina.


" Tetap saja, seharusnya aku lebih bisa membaca kondisi." ucapnya.


" Sudahlah kita jangan membahas hal itu lagi, jujur saja hari ini aku sangat bahagia. Sekian lama aku sudah tidak kembali ke Indonesia, dan akhirnya kini aku bisa menghirup udara di Indonesia lagi." ucapnya dengan tersenyum.


" Jadi kamu sangat merindukan udara di sini, kalau begitu selepas pulang kampus kita akan lebih sering jalan-jalan. Dan hal tersebut juga akan membuatmu sangat bahagia, dan aku juga sangat menyukai senyumanmu itu." ucapnya dan Davina pun tersipu malu.


...----------------...


" Aku tahu Mama sangat menyayangi Davina, dan kini gadis itu memiliki wajah Davina. Tetapi Mama harus tetap tahu satu hal, sifat dan karakternya sangat berbeda dengan Davina. Baiklah saat ini ia memang masih belum mengetahui siapa jati dirinya, tetapi bagaimana jika suatu hari ia mengetahui siapa dirinya. Pastinya dia akan sangat membenci kita Ma, karena selama ini kita telah memanfaatkannya untuk menjadi Devina." ucap Marco.


" Mama tahu konsekuensi apa yang akan terjadi, tetapi Mama tidak ingin Akbar dan juga anak-anak yang lain bersedih. Apalagi kondisi eyangmu saat ini sedang buruk, Mama tidak ingin kondisinya tambah buruk ketika mengetahui kalau udah pindah yang asli telah meninggal." ucap Runa.


" Yang mama katakan memang ada benarnya, tetapi sampai kapan kita akan melakukan hal ini Ma. Bagaimana kalau dalam waktu dekat ingatannya telah pulih, hal itu bahkan akan membuat malu nama keluarga kita Ma. Mencoba memikirkan bagaimana perasaan kedua orang tuanya, pastinya saat ini mereka sedang mencari foto mereka." jelas Marco.


" Mama tahu akan hal itu Marco, tetapi ini adalah jalan terbaik. Karena sebenarnya nyawa dia juga sedang dalam bahaya, dan mama berharap dia tidak akan pulih ingatannya dalam waktu dekat. Karena bila ingatannya tuli dan ia kembali ke dalam keluarganya, pastinya orang yang berniat jahat kepadanya akan kembali menyakitinya." jelas Runa.


" Semoga saja hal itu tidak akan terjadi, tetapi ada satu hal yang membuatku takut Ma. Bagaimana jika Akbar mengetahui kalau dia bukanlah Davina, sifat dan karakternya saja sudah sangat jauh berbeda." ucap Marco.


" Kalau untuk soal itu kamu tenang saja, Mama sudah menjelaskan kepada Akbar kalau Davina mengalami amnesia. Jadi pastinya ia akan memaklumi jika sifatnya sangat berbeda, tetapi kita tetap saja harus mengajarkannya bagaimana sikap dan karakternya di masa lalu." ucap Runa.


" Sebenarnya aku tidak ingin ada yang menggantikan adikku Ma, tetapi mau tidak mau kita harus melakukannya. Karena hal ini bersangkutan dengan keluarga besar kita, dan aku yakin para orang-orang yang selalu membicarakan kita pasti akan bersorak dengan bahagia. Karena itu kedatangan dia, membuat mimpi buruk kita terkubur. Tetapi kita masih tetap harus berjaga-jaga, bagaimana kalau sampai keluarga besar kita mengetahui hal tersebut. Pastinya mereka akan melakukan segala cara agar dia keluar dari keluarga ini, dan posisi hak waris keluarga juga akan direbut oleh mereka." jelasnya.


" Yang Mama khawatirkan adalah benar Ma, bahkan hari ini saja Aldi sudah berani datang ke kantor. Dan bahkan ia langsung menemui ayahnya untuk meminta posisi, padahal selama ini Aldi tidak pernah bekerja di dalam kantor dan kerjaannya hanya menghamburkan uang saja." jelas Marco yang khawatir.


" Kalau memang Ia mau bekerja dengan baik, Mama tidak akan mempersalahkan hal itu. Tetapi jika memang ia masuk ke kantor hanya untuk mengambil harta warisan, kalau bisa kita harus segera mengusirnya keluar. Karena pastinya ia akan merencanakan hal-hal buruk kepada kita dan juga Eyangmu, dan hal tersebut pastinya akan membahayakan kita." jelas Runa.


" Itu juga yang sedang aku khawatirkan Ma, aku takut akan terjadi sesuatu hal buruk kepada keluarga kita. Apalagi aku masih teringat kejadian yang menimpa Davina di masa lalu, sebenarnya itu semua bukanlah kecelakaan tetapi karena ulah Aldi." jelasnya.


" Yang kau katakan memang benar, dan kini kita harus menjaga Davina. Karena orang yang menjadi sasaran untuk mereka adalah Davina untuk saat ini, apalagi saat ini Davina sedang mengalami amnesia. Hal tersebut akan mempermudah mereka, dan mama tidak ingin hal itu terjadi." jelaskan yang memang khawatir.


" Mama tenang saja, aku akan meminta bodyguard untuk selalu menjaga Davina. Karena memang kondisinya saat ini sedang tidak baik, dan nyawa Davina juga sedang dalam bahaya. Tetapi satu hal yang harus kita pikirkan Ma, kita harus menjaga agar Davina tidak mengingat masa lalunya. Agar hal tersebut tidak mengancam nyawanya, dan ia bisa hidup damai dalam keluarga kita. Walaupun aku tidak mengetahui siapa jati dirinya yang sebenarnya, tetapi aku sudah merasa nyaman dan menganggapnya seperti adikku sendiri Ma." jelasnya.


" Mama juga sudah sangat menyayanginya, dan mama tidak peduli kalau dia bukanlah Davina. Mama tidak peduli dia berasal dari mana, yang terpenting di dalam keluarga ini dia adalah Davina, Adikmu." jelas Runa.


" Aku juga tidak memperdulikan siapa dia sebenarnya Ma, yang terpenting saat ini kita harus mencari tahu siapa orang yang telah mencelakai Davina. Dan kita harus segera melindungi Davina, karena pastinya orang suruhan mereka sudah mulai bertindak." ucap Marco yang sangat khawatir.


" Kita memang harus segera memutus bodyguard, kehilangan sekali membuat hati Mama hancur. Dan kini Mama tidak ingin hal tersebut terjadi lagi, karena aku mama sudah sangat menyayangi Davina.


...----------------...


" Bagaimana pencarian kalian?" tanya David yang penasaran.


" Pencarian kami masih belum menemukan titik, dan kini kami masih terus mencari." jawab Key.


" Sepertinya kalian sudah sangat kelelahan, lebih baik kalian hentikan saja pencarian untuk sementara waktu. Kalian berdua harus ingat, kalau kalian itu manusia bukan robot. Jadi kalian harus mengetahui kondisi fisik kalian sendiri, jangan sampai kalian jatuh sakit hanya karena hal tersebut." ucap David.