SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
PERJALANAN MENUJU DESA SLIME PART 2



"Tuan tuan kalian sedang apa?".


"Ingin merampok" salah satu orang yang mengawasi kami.


"Eh kamu siapa!" Salah satu orang yang mengawasi kami.


"Eh mana orang nya?" Salah satu orang yang mengawasi kami.


"Aku disini"


Aku sembari menghajar salah satu orang yang mengawasi kami atau orang orang yang ingin merampok.


"Hah dimana dia" orang yang berniat merampok.


"Aku ada di belakang mu!".


Aku menghajarnya sampai pingsan setelah itu aku melafalkan sihir Ace untuk meningkatkan kecepatan ku.


"Ace"


Kemudian aku membuat orang orang yang berniat merampok kami pingsan semua tetapi aku menyisakan satu orang untuk aku tanamkan sihir kegelapan agar aku bisa mengendalikan satu orang ini dan menghancurkan markas para perampok ini.


"Darkness".


"Aaaaaa apa yang sudah kamu lakukan kepadaku!" Salah satu orang yang berniat merampok.


"Bukan apa apa aku cuman menanamkan sihir kegelapan kepadamu".


"Untuk apa kamu melakukannya!" Salah satu orang yang berniat merampok.


"Ya tentu saja untuk kesenangan ku".


"Dasar monster tidak punya perasaan!!!" Salah satu orang yang berniat merampok.


Tidak lama orang yang berniat merampok itu pingsan. Setelah itu aku kembali ke mereka atau ke party/kelompok perjalan ku, soalnya aku bisa mengendalikan orang yang sudah aku tanamkan sihir kegelapan dari kejauhan.


"A Hare kamu baik-baik saja?" Ren.


"Iya aku baik-baik saja".


"Syukurlah" Ren.


Tidak lama Maou menyarankan kita semua untuk menginap di kota ini selama 1 hari.


"Hei kalian bagaimana kalo kita menginap di kota ini selama sehari?" Maou.


"Ok aja aku mah" Yama.


"Yang lain gimana?" Maou.


"Kami para perempuan ngikut aja" Ai.


"Hare kamu gimana?" Maou.


"Ok aja sih".


"Sudah di putuskan kita beristirahat dan menginap di sini selama sehari" Maou.


"Kalau begitu aku akan cari penginapan yang bagus dan murah dulu, soalnya aku punya kenalan disini" Yama.


"Oh ya, terima kasih Yama".


"Yama kalau bisa kamu cari villa saja jangan penginapan" Miyami.


"Baik kak akan Yama usahakan" Yama.


Setelah itu Yama pergi untuk mencari villa.


"Kalau begitu kita para wanita akan mencari bahan makanan" Miyami.


"Terus kami" Maou.


"Kalo aku pasti memilih menunggu kalian aja di sini".


"Hah dasar a Hare" Ren.


"Dasar sayang ku" Ai.


"Aku sudah menduga tuan akan memilih itu" Refsi.


"Hehehe".


Setelah itu para wanita pergi untuk mencari bahan makanan sedangkan aku dan Maou menunggumu di tempat. Sembari nunggu aku mengeluarkan hp/smartphone ku untuk bermain game ketika aku mengeluarkan hp Maou langsung penasaran dengan hp/smartphone ku.


"Hare itu benda apa?" Maou penasaran.


"Oh ini".


"Iya" Maou penasaran.


"Ini adalah alat populer di dunia ku sebelumnya dan namanya adalah hp atau lebih tepatnya ini adalah smartphone".


"Hah hp, smartphone maksud?" Maou bingung.


"Ok akan aku jelaskan secara singkat karena kalo aku jelaskan secara rinci males ribet, intinya hp atau smartphone ini adalah benda untuk berkomunikasi jarak jauh".


Ketika aku berbicara seperti itu ekspresi wajah Maou menjadi sangat bingung.


Kemudian aku menggunakan hp / smartphone ku untuk menelepon Ai.


"Iya ada apa saya" Ai.


"Engga apa apa cuman ingin menunjukan cara kerja smartphone ini kepada Maou".


"Oh" Ai.


Kemudian aku memberikan hp / smartphone ku ke maou.


"Nih kemudian kamu tempelkan hp ini ke telingamu".


Setelah itu maou mengambil hp ku dan kemudian menempelkannya ke telinganya setelah itu ekspresi wajah Maou menjadi terpukau.


"Eh aku bisa mendengar suara Ai dari benda ini" Maou terpukau.


"Nah itulah kenapa aku sebut itu adalah alat komunikasi".


Setelah itu Maou mengembalikan hp ku.


"Nih Hare, oh jadi benda itu semacam telepati ya?" Maou.


"Oh iya, ehm bisa jadi sih tapi benda ini mempunyai radius yang tidak terbatas".


"Maksud mu?" Maou.


"Maksud ku telepati kan cuman bisa kita gunakan dengan radius atau jarak maksimal nya itu 5 km".


"Iya" Maou.


"Sedangkan hp ini bisa di gunakan berkomunikasi walaupun jarak kita 1000 km lebih".


"Wow berguna sekali alat itu" Maou.


"Lumayan sih tapi bukan itu saja kegunaan benda ini, benda ini juga dapat melukis secara detail, kemudian bisa digunakan sebagai petunjuk jalan, berhitung dan masih banyak kegunaan nya".


Ketika aku menjelaskan kegunaan hp / smartphone kepada Maou, aku kepikiran sesuatu yaitu apakah sistem GPS atau petunjuk jalan di hp / smartphone ini bisa di gunakan untuk. Mengetahui posisi seseorang.


Kemudian aku membuka apk GPS di hp ku kemudian di apk GPS ku muncul 3 titik warna yaitu warna biru, merah, dan hijau.


Hmm ini warna apa ya ada titik biru di sampingku kemudian ada banyak titik merah di sekitar ku dan ada titik hijau di yang terus saja bergerak malahan ada titik hijau yang bergerak itu melewati ku.


Ketika aku lihat ke depanku cuman ada orang biasa lewat di depanku.


Hmm apa mungkin titik biru ini adalah Maou, ok akan aku coba menyuruh Maou untuk berjalan sejauh 100 meter.


"Maou aku mau minta tolong boleh?".


"Boleh aja sih" Maou.


"Coba kamu jalan ke depan sejauh 100 meter".


"Cuman itu aja, kirain kamu mau minta tolong apa" Maou.


"Hehehe iya".


Kemudian Maou bejalan kedepan sejauh 100 meter kemudian aku melihat hp ku lagi tidak lama titik biru yang ada di apk GPS ku lama kelamaan menjauh dari ku setelah Maou sampai titik biru itu diam.


"Segini cukup?" Maou aga berteriak.


"Iya cukup" aku aga berteriak.


"Kemudian aku harus apa lagi?" Maou aga berteriak.


"Kamu boleh kesini lagi" aku aga berteriak.


Setelah itu Maou pun kembali ke dekat ku berbarengan dengan titik biru yang ada di apk GPS mendekatiku.


"Memangnya buat apa kamu menyuruhku seperti itu?" Maou bingung.


"Aku cuman penasaran saja dengan titik titik warna yang ada di apk GPS atau apk petunjuk jalan".


"Terus hasil nya?" Maou penasaran.


"Ternyata titik biru ini menandakan rekan atau kawan, kemudian titik merah ini kemungkinan menandakan musuh dan titik hijau ini kemungkinan menandakan orang yang netral atau bukan kawan atau pun juga musuh" aku sembari menunjukannya kepada Maou.


"Wow ternyata praktis juga benda ini kamu beli di mana?" Maou penasaran.


"Ini sebenarnya skill unik ku dan Ai dari sang Dewi".


"Oh skill kirain ada yang jual" Maou.


Tidak lama kemudian 1 titik merah yang di apk GPS ku menjauhi kawanannya, kemudian aku menggunakan sihir kegelapan ku untuk memastikan apakah titik merah yang bergerak ini adalah orang yang aku tanamkan sihir kegelapan. Setelah aku pastikan ternyata benar titik merah yang menjauh ini adalah orang yang aku kendalikan setelah itu aku mengajak Maou untuk mengikuti titik merah yang bergerak ini.


"Maou apa kamu bosan?".


"Tentu saja aku bosan" Maou.


"Kamu mau ikut aku ke tempat yang menarik?".


"Hah memangnya ada?" Maou bersemangat.


"Ada ayo kita ikuti titik merah ini".