SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
ROH YANG SANGAT IMUT



Tidak lama Ren masuk ke kamar ini dengan merusak pintu kamar.


"A Aa ga apa apa?" Ren dengan napas terengah-engah.


Setelah itu aku langsung berdiri kemudian menghampiri Ren, tapi ketika aku hampiri pipi Ren tiba-tiba memerah tapi aku tidak peduli kemudian aku menyentil jidat Ren.


"Kalo masuk jangan ngerusuh sampai-sampai ngerusak pintu".


"Iya maaf a. Ren betulkan lagi pintunya 'renva' nah pintunya udah Ren betulkan" Ren menyesali perbuatannya.


Hah ternyata ada sihir untuk membetulkan bangunan, aku penasaran tentang sihir itu tapi sebelum aku menanyakan sihir itu aku harus memuji dulu Ren. Kalo tidak di puji dia akan ngambek kepada ku seperti waktu itu ngambeknya awet.


"Hebat wahai adik ku".


"A aku mau tanya aa ketemu dia dimana?" Ren bingung bercampur bahagia.


"Memangnya kenapa?".


"Soalnya dia adalah sahabat Ren di dunia ini, yang Ren cari-cari selama ini" Ren menangis bahagia.


Oh ini teman nya Ren dan aku curiga luka yang Ren terima ketika kita bertemu kemungkinan dia memaksa masuk kastil Tjima. Tapi biar lebih pasti aku akan tanya langsung kepada Ren.


"Ren apa luka di salah satu bahu mu itu akibat kamu maksa masuk ke kastil Tjima?".


"Eh aa tau dari mana" Ren terkejut.


Ternyata benar dong.


"Aa bertemu dia di ruang bawah tanah kastil Tjima".


"Hahaha jangan bercanda a soalnya Ren sudah pernah menyelinap ke dalam sana dan yang Ren temukan cuman para roh dan peri" Ren sembari tertawa kecil.


"Engga aa bertemu dia di sini kalo ga percaya kamu bisa bicara dengan salah satu roh"


'Skill ruang tanpa batas aktif'


Kemudian aku menarik roh secara random setelah itu roh itu aku keluarkan dari ruang tanpa batasku.


"Kalo tidak percaya kamu bisa tanya dia".


"A dia makhluk imut dari negeri mana!!!" Ren lansung memeluk roh yang aku keluarkan.


"Dia itu salah satu roh yang aku selamatkan di ruang bawah tanah dan kebetulan aa melihat se ekor naga yang akan di segel".


"Ttttttuuuuaaannn ssseeeebbeenaarnya iiitu buuukan rrrriiiitual peeennnyyyeeegelan mmmaalahan iiittu rrrriiiitual ppperbbuudaakan" Roh yang aku keluarkan sangat ketakutan karena di peluk Ren.


Hah maksudnya apa?. aku ga ngerti tapi aku melihat ekspresi Roh itu sangat ketakutan


(Ctt : wujud Roh yang di keluarkan Hare berwujud anak kecil yang sangat imut).


"Ren sebaiknya kamu lepaskan roh itu".


"Ga mau!!" Ren semakin memeluk roh keimutan lebih erat.


"Jika tidak nanti roh itu nangis"


Kemudian Ren pun menurut untuk melepaskan roh keimutan setelah dilepas roh itu langsung berlari ke belakang ku.


"Huuuuuuuh aku kira aku akan di makan" Roh imut sembari memelukku.


"Tenang saja dia tidak akan memakanmu soalnya dia adik ku, malahan kamu bakalan aman jika bersamanya".


Setelah aku berbicara seperti itu Roh keimutan langsung meminta maaf kepada Ren.


"Kakak maafkan aku" Roh keimutan sembari menunduk dihadapan Ren.


"Iya kakak maafkan kamu malahan kakak berani mengorbankan nyawa kakak demi melindungimu" Ren sembari memeluk dengan erat.


Ketika melihat peristiwa itu aku langsung berpikir bahwa Roh ini sangat berbahaya karena bisa saja orang yang melihat sikap, wajah dan mendengar nada bicara Roh ini melakukan apa saja demi melindunginya dengan kata lain orang-orang di sekitarnya yang melihat atau terkena efek keimutannya akan menjadi budak ini Roh.


[Tuan apa tuan ingin mengaktifkan skill anti Roh keimutan?].


[Memangnya ada?].


[Ada tuan karena saya juga sudah kesal liat kelakuan Roh itu yang ingin memperbudak tuan!].


[Kamu cemburu ya?] Nada bicara ku aga menggoda.


[Eeenggga siapa juga yang cemburu sama anak kecil hmph] Refsi terdengar seperti mengembungkan pipinya karena tersipu malu + sebal karena di goda oleh ku.


[Terus gimana caranya?].


[Oh itu sangat mudah tuan. Tuan tinggal pegang kedua pipinya lalu katakan kamu sangat cantik!] Ketika mengatakan kamu sangat cantik nada bicara Refsi sangat jutek.


[Oh ternyata sangat mudah. Terimakasih wahai pelayan ku yang sangat imut ples unik].


Kemudian Refsi seperti seorang wanita yang di puji. Refsi diam aga lama tapi tiba-tiba dia menanyakan salah satu kata.


[Tuan maksud anda unik apa?].


[Pikir aja sendiri] nada bicara ku sengaja aga menggoda.


Setelah itu aku langsung memegang pipi Roh keimutan itu dengan kedua tangan ku kemudian aku melihat matanya secara tajam dan setelah itu Roh keimutan itu memalingkan pandangannya. Ketika memalingkan pandangannya aku langsung beraksi.


"Kamu sangat cantik" aku dengan tatapan serius kepada Roh keimutan.


Seketika Roh keimutan langsung tersipu malu dan tidak lama ada suara muncul di pikiranku.


.


Tidak lama kemudian wanita atau teman Ren sadar dari pingsan. Kemudian teman Ren langsung memeluk Ren.


"Ren kamu kemana saja aku sangat khawatir semenjak kita berpisah" teman Ren Sampai nangis bahagia.


"Malah kamu yang menghilang katanya mau pergi bentar tapi malah pergi lama, dan ketika itu kita kan udah janji untuk makan ke cafe mewah untuk merayakan ulang tahun ku" Ren cemberut.


Liat suasana nya woy tuh anak rindu dengan mu Ren.


"Ya maaf soalnya ketika itu ada yang menyerang ku dengan tiba-tiba" teman Ren berusaha menjelaskan.


"Hehehehe iya aku juga tau dengan situasinya malahan yang seharus nya minta maaf itu adalah aku soalnya aku tidak bisa menyelamatkan mu" Ren sembari mengusap air mata temannya.


Tapi tidak lama teman Ren langsung melihatku setelah itu teman Ren langsung bersembunyi dibelakang Ren.


haaaah seperti nya skill memangsa ku masih membekas di teman Ren.


Pindah ke sudut pandang Ren.


"Nae kamu kenapa kok tiba-tiba bersembunyi di belakangku".


"Aku malu menatap laki-laki di depanmu".


"Lah memang kenapa. itu kakakku kok kenapa harus malu malahan sipat mu yang seperti ini nanti kakak ku punya pikiran kalo kamu membencinya"


"Mana mungkin aku membencinya aku cuman tidak tau harus berbuat apa soalnya kakak kamu di pandangan ku sangat keren setelah menyelamatkan ku dari rituan perbudakan"


Oh dengan kata lain Nae sudah klepek-klepek oleh aa Rey dan aku akan Pastikan hal itu jangan sampai terjadi. Soalnya jika Nae suka sama aa Rey nanti rival ku akan bertambah, bersaing dengan Aisah dan Refsi udah membuat ku pusing 50 keliling ntar kalo aku biarkan Nae menyukai aa Rey yang ada nanti perhatian aa kepadaku menjadi berkurang.


"Nae aku akan memberimu saran mending kamu jangan sampai suka kepada kakakku soalnya kakak ku orang nya sangat pemalas".