SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
MENGAMUKNYA AI



"Ai, Lily menjauh dari sana aku tidak bisa mengontrol tubuh ku sendiri" Hare.


Setelah itu rasengan di tangan Hare di arah kan kepadaku, untung saja aku bisa cepat menyadari serangan Hare kepada ku dengan cara menghindar tapi rasengan Hare yang aku hindari mengarah ke Lily yang membuat Lily terpental sangat jauh.


"LILY. Awas kamu Lisa" aku langsung menyerang Lisa.


Tetapi ketika aku ingin menyerang Lisa Hare selalu saja menghalangi ku.


"Hare minggir kamu".


"Maaf Ai aku tidak bisa mengendalikan diri ku sendiri" Hare.


Kemudian aku terpaksa bertarung dengan Hare dengan menggunakan Skill pencuri ku untuk menetralisir semua serangan Hare kepadaku.


"Skill pencuri aktif".


Tidak lama Hare menggunakan teknik rasengan nya lagi. Tapi sebelum rasengan itu mendekati ku, aku langsung mencuri teknik rasengan Hare dengan sangat mudah.


"haah ternyata serang itu mudah untuk di patahkan".


Kemudian Lisa menyerang ku dengan skill transparan tapi ketika Lisa ingin melancarkan pukulan kepadaku aku langsung menyadarinya lalu aku mencuri skill transparan milik Lisa. Setelah aku curi skill transparan yang di gunakan oleh Lisa, kemudian aku langsung menampar pipi Lisa.


"Lisa sadar lah karena balas dendam tidak akan menghasilkan apapun yang ada dendam lain akan muncul".


"Ya aku sudah tidak peduli lagi dengan semua itu yang terpenting sekarang dendam orang tuaku terlaksana" Lisa.


Tidak lama dari itu Lisa langsung melompat ke belakang menjauhi ku. kemudian Lisa memanggil Hare setelah itu Lisa langsung melakukan hal yang tidak terduga yang membuat ku marah sekali.


"haaah sekarang pertarungan kita sudah membosankan, dan agar lebih menarik aku akan lakukan ini" Lisa langsung mencium bibir Hare.


"Perbudakan kepada Hare aku masih bisa maafkan. tapi untuk yang ini aku tidak bisa maafkanmu LISA".


Tidak lama aku kehilangan kontrol diriku sendiri.


Pindah sudut pandang ke sudut pandang Hare.


"Ai, Lily menjauh dari sana aku tidak bisa mengontrol tubuh ku sendiri" Hare.


Kemudian aku tiba tiba mengeluarkan rasengan versi ku sendiri yang di arah kan menuju Ai dan untung nya Ai bisa menghindari rasengan versi ku tapi berbeda nasip dengan Lily, dia terkena rasengan ku yang membuat di terpental sangat jauh.


"LILY. Awas kamu Lisa" Ai langsung menyerang Lisa.


Tapi tiba tiba diriku bergerak kembali dengan sendiri menuju Ai.


"Hare minggir kamu" Ai


"Maaf Ai aku tidak bisa mengendalikan diri ku sendiri".


Kemudian tidak lama Ai menggunakan skill pencuri untuk melawan ku.


"Skill pencuri aktif" Ai.


"haah ternyata serang itu mudah untuk di patahkan" Ai.


Tidak lama Lisa mengaktifkan Skill transparan kemudian Lisa langsung melancarkan pukulan kepada Ai tapi skill transparan itu mudah di curi kembali oleh Ai. Setelah itu Ai langsung menampar Lisa.


"Lisa sadar lah karena balas dendam tidak akan menghasilkan apapun yang ada dendam lain akan muncul" Ai.


"Ya aku sudah tidak peduli lagi dengan semua itu yang terpenting sekarang dendam orang tuaku terlaksana" Lisa.


Tidak lama Lisa langsung menjauh dari Ai, dan entah kenapa badanku mengikuti Lisa menjauhi Ai. Tidak lama Lisa melakukan hal yang tidak bisa diterima oleh Ai.


"haaah sekarang pertarungan kita sudah membosankan, dan agar lebih menarik aku akan lakukan ini" Lisa langsung mencium bibir ku.


Karena itu aku langsung terdiam karena aku juga kaget tiba tiba di cium oleh Lisa.


"Perbudakan kepada Hare aku masih bisa maafkan. tapi yang satu ini aku tidak bisa maafkanmu lagi LISA" Ai.


Kemudian tidak lama muncul aura hitam dan putih dari tubuh Ai. Kemudian Ai langsung menyerang Lisa dengan sangat kejam tetapi Lisa bisa menghindari semua serangan dari Ai dan serang Ai membuat bangunan sekitarnya hancur lebur.


"Bagus bagus ayo mengamuk lagi monster! Hahahaha" Lisa.


Kemudian setelah itu entah kenapa segel di dadaku tiba tiba menghilang dan memudar kemudian tidak lama aku bisa menggerakkan lagi badan ku dengan normal. Tetapi Ai sudah tidak bisa mengontrol dirinya lagi karena dari itu aku langsung mengejar Ai yang sedang menuju ke ruang utama kerajaan Tjima sebelum menuju ruang utama aku langsung memeluk Ai dengan erat.


"Ai aku mohon sadarlah dan jangan mau kalah oleh kekuatan emosi ini AI".


Kemudian aku terhempas oleh kekuatan luar biasa dari Ai tapi aku masih tidak menyerah untuk menyadarkan pacarku itu kemudian aku menggunakan kekuatan semburan beracunku untuk melumpuhkan paksa Ai tapi itu semua tidak berhasil. Tidak lama Ai mengeluarkan bola api yang sangat besar dan berwarna merah gelap yang langsung di lemparkan ke ruang utama istana. Kemudian tidak pikir panjang aku langsung menggunakan sihir Shield untuk melindung bangunan utama.


"Shield".


Karena bola api itu sangat besar aku sampai takut tidak bisa menahannya tapi karena ketakutan ku sihir Shield ku menjadi berkali kali lipat kekuatan nya. Setelah itu aku mencoba lagi untuk memeluk Ai dari depan dengan sangat erat.


"Ai aku mohon tenangkan dirimu aku tidak akan pergi kemana aku akan selalu bersama mu jadi kumohon sadarlah sekarang" aku memeluk dengan sangat erat.


Dan ternyata kata-kata ku tadi sampai di hati Ai karena efek serangan dan aura yang keluar dari Ai lama kelamaan semakin mengecil.


"Bagus ayo sayang ku kamu pasti bisa sadar kembali".


Ketika cahaya itu hampir hilang datang Lisa yang mengompori lagi Ai untuk terus mengamuk.


"Kenapa kamu monster marah nya udahan. Jika kamu marah nya udahan aku akan mencium kembali Yusha-sama Hare" Lisa.


Karena mendengar itu yang asalnya Ai sudah tenang sekarang menjadi mengamuk lagi, kemudian Ai langsung mengeluarkan sihir bola api yang sangat besar tapi sihir bola api itu tidak mengarak ke rumah utama. Malahan bola api besar itu mengarah menuju ruangan upeti negara. Karena aku telat untuk melindung ruangan upeti negara ruangan itu langsung hancur lebur kemudian bangsawa yang bertanggung jawab atas upeti di culik oleh Lisa.


"Terimakasih monster sekarang tinggal gimana kamu saja" Lisa langsung pergi membawa bangsawan yang bertanggung jawab atas upeti.


Tidak lama Lisa pergi aku langsung memeluk lagi Ai untuk menenangkannya.


"Ai sudah tenang".


Karena tidak tenang tenang aku mencoba langsung mencium bibir dia agar langsung diam dan benar saja ketika aku cium bibir Ai, Ai seketika langsung tenang dan aura putih, hitam yang keluar dari diri Ai langsung kembali masuk ke dalam tubuhnya.