SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
LISA



Pindah sudut pandang ke sudut pandang Ai.


"Ehhhhh Lily kenapa kamu mengikuti kami".


"Kelapa Maid maafkan aku" Lisa langsung sujud minta maaf.


"Iya tidak apa-apa Lisa kamu sudah membuktikan kepada ku bahwa kamu bisa aku andalkan untuk menjaga mereka berdua. Tapi aku khawatir sekali karena di dunia bawah kerajaan ini mereka sudah menghargai mahal kepala Yusha-sama Ai. Jadi aku takut kalau kamu kewalahan melindungi mereka berdua" Lily.


"Terimakasih atas pengertiannya kepala Maid" Lisa menunduk.


Kemudian aku melihat kebelakang ternyata sayangku/Hare sudah tidak ada.


"Lily apa kamu melihat Hare?".


"Tadikan ada di belakang mu?" Lily.


"Iya aku juga tau tapi sekarang Hare tiba-tiba menghilang, eh Lily dimana Lisa?".


"Eh iya Lisa juga ikut menghilang" Lily.


Kemudian aku dan Lily bergegas untuk mencari Hare dan Lisa di daerah sekitar. Kemudian Lily menyuruhku untuk mengaktifkan pelacak yang terpasang di kalung Hare.


"Yusha-sama Ai coba kamu lacak keberadaan Hare" Lily panik.


"Ok".


Kemudian aku mengaktifkan pelacak yang ada di kalung Hare tidak lama kemudian pelacak tersebut meledak.


Duaaarrr.


"Tidak bisa Lily, pelacaknya tiba-tiba meledak!".


"Kalo begitu aku akan bertanya kepada roh sekitar sini semoga saja salah satu dari mereka melihat Hare" Lily.


Kemudian Lily melafalkan suatu mantra sihir setelah itu Lily langsung berkomunikasi dengan para roh yang ada di sana. Tidak lama ekspresi wajah Lily menjadi panik sekali.


"Lily kamu kenapa?".


"Aku di beri informasi oleh salah satu roh tentang keberadaan Hare" Lily.


"Terus dia ada di mana?".


"Kata salah satu roh yang melihat Hare dia mengatakan bahwa Hare di culik oleh salah satu organisasi yang belakangan ini sering menculik demi human ras kucing" Lily.


"Terus sekarang kita harus bagaimana?" Aku panik sekali.


"Yusha-sama tenang dulu, karena kita belum mengetahui lokasi Hare sekarang".


Gimana mau tenang pacarku sekarang mungkin saja sedang dalam bahaya dan ada kemungkinan juga sahabatku juga sedang berada dalam bahaya.


Tidak lama kemudian Lily mengatakan kepadaku dia mengetahui lokasi Hare berada.


"Yusha-sama aku sudah menemukan lokasi Hare" Lily.


"Yang benar. Apa kamu sudah menemukan lokasi hare saat ini dimana?" Aku merasa sangat senang.


Setelah itu Lily memintaku untuk mengikuti nya. Sesampainya di tempat yang di tunjukan oleh Lily aku tanpa pikir panjang langsung masuk ke dalam ketika sudah di dalam aku tidak melihat apa-apa cuman perabotan yang sudah tua.


"Lily kamu yakin di sini?".


"Iya ini lokasinya" Lily.


"Terus Hare nya ada dimana?".


"Makanya tenang dulu" Lily.


Tidak lama mengetuk semua tempat untuk mencari keanehan ruangan ini. Setelah mengetuk semua sudut ruangan Lily memintaku untuk mundur dua langkah kemudian dia menyuruhku menginjak permukaan kayu di bawah ku.


"Yusha-sama mundur dua langkah" Lily.


"Ok sudah".


"Kemudian injak dengan 1/4 kekuatan mu" Lily.


"Ok cuman injak i- Waaaaa".


Aku pun terperosok ke bawah setelah itu aku langsung terpukau dengan tempat ini.


"haaaaah ternyata ada orang yang lebih bodoh dari Hare" Lily.


"Hah tadi kamu bilang apa".


"Aku tidak mengatakan apa-apa" Lily.


"Tadi aku mendengar kamu mengejek ku".


Kemudian Lily melanjutkan perjalan tanpa memperdulikan ku setelah sampai di ruang yang aga luas aku melihat 2 orang yang menggunakan topeng sedang terbaring dengan luka yang sangat perah. Tanpa pikir panjang aku langsung meminta Lily untuk menyembuhkannya.


"Lily cepat sembuhkan mereka".


"Yusha-sama yakin?" Lily meyakinkan ku.


"Iya cepat keburu dia kehilangan nyawanya".


"Yusha-sama tidak akan menyesal" Lily lebih menyakinkan ku.


"Iya aku sangat yakin".


"Aku menanyakan semua itu karena bisa saja dalang dari semua kejadian ini adalah dia" Lily membukakan topeng salah satu orang misterius.


"Apa Lisa tidak mungkin dia melakukan semua ini".


Tidak lama kemudian Lily menbuka baju Lisa setelah itu Lily langsung bertanya sesuatu hal kepadaku.


"Yusha-sama Ai boleh aku menanyakan sesuatu?" Lily dengan ekspresi wajah serius.


Kemudian aku menelan ludah untuk menjawab pertanyaan itu.


"Iya apa itu?".


"Siapa yang menyembuhkan luka Lisa!" Lily dengan ekspresi wajah serius.


"Memangnya kenapa?".


"Aku sengaja tidak menyembuhkan dua luka yang ada di badan Lisa karena aku tau Lisa akan melakukan hal keji ini" Lily.


"Hah maksud mu?".


Karena yang aku tau Lisa itu adalah sahabat terdekatku dan yang paling mengerti diri ku di dunia ku sebelumnya. Tapi mengapa dia seperti ini apa mungkin sebenarnya Lisa di dunia ku sebelum nya cuman ingin membalas budi kepada ku karena suatu kejadian dan bisa jadi kejadiannya adalah ini.


"Aku sengaja tidak menyembuhkan kedua luka itu karena jika dia sembuh total dia akan memberikan jiwanya kepada Raja iblis untuk tujuan membalaskan dendam orang tuanya dan sebenarnya aku bertemu dia tidak kebetulan melainkan para roh yang meminta ku untuk menyelamatkan nya tapi para roh memintaku membuatnya seolah-olah semua itu kebetulan" Lily.


"Sebenarnya dia di sembuhkan oleh Hare".


"haaaaah dan itu sebabnya aku langsung mengajukan diri untuk menjadi Maid pribadinya Yusha-sama Hare, karena aku di beri tahu oleh para roh bahwa Yusha-sama Hare adalah raja iblis selanjutnya yang memiliki setengah aura pahlawan atau kami sebut Yusha-sama" Lily.


"Terus kenapa kamu tidak jujur dari awal tentang Lisa!" Aku marah kepada Lily.


"Jika aku beritahu kan ini semua kepada mu semuanya akan percuma saja, Lisa tidak akan mendengarkan mu karena di dalam Hati nya sekarang cuman ada dendam" Lily.


Setelah mendengar kenyataan itu aku langsung terdiam dan tidak bisa berkata-kata lagi. Tidak lama setelah itu Lily meminta ku untuk membawa Lisa ke ruang perawatan istana.


"Yusha-sama tolong aku untuk membawa Lisa ke ruang perawatan istana karena peralatan di sana sangat lengkap" Lily.


"Terus bagaimana dengan Hare dan orang itu".


"Biarkan saja mereka karena orang itu sudah tidak bisa diselamatkan, sedangkan Yusha-sama Hare aku sangat percaya dengan kekuatannya untuk menyelesaikan masalah ini" Lily.


"Tapi bagaimana jika dia gagal!" Aku khawatir sekali dengan Hare.


"Yusha-sama Ai, dengarkan aku apakah kamu tidak percaya dengan kekuatannya Yusha-sama Hare dan kekuatan cinta kalian" Lily.


"Aku sangat percaya dengan kekuatannya, tapi apa hubungannya masalah ini dengan cinta kami?" Aku bingung.


"Karena di percintaan kepercayaan dan kesetiaan itu adalah dua hal yang tidak bisa di pisahkan" Lily.


"Hah maksudnya?".


"Pikirkan saja sendiri yang lebih penting bantu aku untuk membawa Lisa kembali ke istana" Lily.


Kemudian aku menggendong Lisa kembali menuju istana sedangkan Lily dia berusaha sekuat tenaga untuk terus menjaga kesadaran Lisa.