SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
RITUAL PEMINDAHAN DUNIA



Setelah aku dan Ai kembali ke desa slime aku langsung menuju rumah Kireru untuk beristirahat karena rumah Kireru satu satu nya rumah yang besar di desa slime. Sesampainya di rumah Kireru aku langsung di sambut oleh Lisa, Nera, Refsi, dan juga para roh yang menghawatirkan ku.


"Akhirnya tuan kembali" Refsi.


"Iya kamu ini senang ya membuat kita was was" Lisa.


"Iya nih tadi nya kita semua akan menyusul mu ke kerajaan Tjima" roh keimutan.


"Lah mau ngapain kalian mau menyusul".


"Karena sipat mu itu yang sudah di tebak" Nera, Lisa, Refsi dan para roh.


"Iya maaf".


Setelah itu Refsi dan para roh langsung memeluk ku karena mereka sangat mengkhawatirkan ku.


"Sesak sesak sesak".


"maafkan tuan" Refsi dan para roh langsung melepaskan pelukan.


"Tidak masalah oh iya, dari kalian apa ada yang bisa membuat sihir ritual pemindahan dunia?".


"Kalau ritual pemindahan dunia aku juga bisa tuan" Refsi.


"Kalau begitu ayo Kita lakukan Refsi".


"Tapi tuan ritual itu membutuhkan pengorbanan yang cukup besar" Refsi.


"Sebesar apa?".


"Yaitu kita harus mengorbankan 10.000 jiwa untuk memastikan ritual ini berhasil" Refsi.


"Apa tidak ada cara lain?".


"Sebenarnya ada opsi lain kita cukup mengorbankan 1 jiwa saja dan tingkat keberhasilan nya mencapai 100%" Refsi.


"1 jiwa?".


"Iya 1 jiwa tapi dan itu juga sering di pakai oleh pahlawan terdahulu untuk pindah dunia" Refsi.


"Kenapa pahlawan di dunia ini ingin pindah dunia?".


"Itu karena tingkat kebosanan pahlawan sudah mencapai batas" Refsi.


"Jangan bilang 1 jiwa itu adalah jiwa raja iblis".


"Yap benar sekali" Refsi.


Ah sudah ku duga.


"Berati kita harus membunuh Maou".


"Hmm itu tidak perlu tuan asal Maou bersedia berkorban status raja iblisnya semua akan baik-baik saja" Refsi.


"Oh kalo cuman status itu saja mending aku saja yang berkorban bisa kan?".


"Bisa, tapi tuan yakin akan mengorbankan status raja iblis tuan" Refsi.


"Iya aku sangat yakin".


Setelah itu aku dan Refsi langsung pergi keluar untuk mencari lapangan yang besar untuk membuat lingkaran sihir yang cukup besar juga setelah lama mencari aku dan Refsi menemukan lapangan yang cukup besar setelah itu Refsi langsung membuat lingkaran sihir yang cukup besar untuk memindahkan beberapa orang. Tidak lama kemudian para roh datang dan menghampiri ku para roh itu meminta ku untuk mengeluarkan sihir Rumens.


"Tuan aku mohon keluarkan sihir Rumens" salah satu roh.


"Eh apa kalian tidak nyaman tinggal di luar sini".


"Bukan itu sebenarnya kami cukup nyaman tinggal di luar sini tapi tuan aku dan yang lain ingin sekali membantu tuan melakukan ritual ini" salah satu roh.


"Hubungan nya dengan sihir Rumens apa?".


"Kalau kami berada di Rumens kami bisa mengobati tuan dari dalam soalnya ketika tuan mengalami luka atau kehabisan stamina biasanya Rumens akan berubah menjadi mendung dan gersang" salah satu Roh.


"Oh pantas saja ibuku bilang kalo Rumens ini membutuhkan mana yang sangat banyak".


Kemudian tidak lama Refsi juga menyarankan ku untuk memasukan semua Roh ke Rumens karena suatu alasan.


"Pantas saja ketika di dalam diriku tidak ada para roh aku cepat sekali capek".


Setelah itu aku mengeluarkan Rumens.


"Rumens".


Kemudian para roh langsung masuk ke dalam Rumens ku setelah semua masuk aku langsung menutup Rumens. Dan ketika para roh ada di dalam diriku rasa capek ku perlahan menghilang. Setalah itu aku mendengar teriakan Ai karena suara teriakan Ai aku langsung pergi menghampiri nya karena aku takut hal tidak di inginkan terjadi sesampainya di tempat Ai ternyata di tempat itu tidak hanya Ai melain kan ada ibuku, ayahku, kakakku yang masih kecil dan diriku yang masih kecil juga.


"haaaah sudah ku duga ternyata dia memeluk diriku yang masih kecil".


"Sayang mahluk apa ini kok imut banget" Ai memeluk diriku yang masih kecil.


"Mamah mereka ini siapa?" Kakakku yang masih kecil.


"Dia adalah calon adik tirimu nanti di masa depan" Kirara.


"Eh dia istri masa depan Rey" Rue / ayah ku.


"Iya, cantik ples gemesin kan" Kirara.


"Terus laki-laki itu siapa?" Rue.


"Dia adalah Rey di masa depan" Kirara.


"Ternyata anakku di masa depan tumbuh dengan gagah" Rue.


Tidak lama datang Ren yang penasaran dengan suara teriakan Ai.


"Ai ada bahaya apa sampai membuat mu teriak, eh papah!" Ren.


"Kirara dia siapa lagi?" Rue.


"Kalo dia adalah anak ketiga kita" Kirara.


"Eh kamu sudah melahirkan lagi?" Rue.


"Iya lebih tepatnya sekarang aku bertelur lagi" Kirara.


Setelah mendengar itu Rue atau ayahku langsung memeluk ibuku karena bersyukur Kirara bertelur dengan selamat. Setelah itu Refsi melapor bahwa lingkaran sihir nya sudah jadi.


[Tuan lingkaran sihir sudah selesai] Refsi.


[Ok aku akan kesana sekarang sembari membawa orang-orang yang ingin aku pindahkan].


[Ok akan ku tunggu kedatangan tuan].


Setelah itu aku meminta ibuku / Kirara, ayahku / Rue, kakakku, dan diriku yang masih kecil untuk mengikuti ku, aku juga menyuruh Ren untuk menjemput diriku di masa lalu kemudian aku juga menyuruh Ai untuk menjemput Lisa. Sesampainya di tempat Refsi, Refsi menyuruh ku untuk diam di lingkaran sihir yang lebih kecil.


"Rey kita mau apa di sini" Rue.


"Mamah, papah, teteh, dan diriku yang kecil diam di lingkaran sihir yang besar itu".


Tidak lama kemudian Ren tiba bersama diriku dari masa lalu, dan juga Ai dengan Lisa sampai di tempat ku dan Refsi. Setelah itu aku menyuruh mereka diam di lingkaran besar itu tapi tidak lama kemudian ibuku mengetahui bahwa lingkaran sihir ini adalah lingkaran sihir pindah dunia.


"Rey kamu berniat untuk memindahkan kami ke dunia lain ya?" Kirara.


"Iya, karena kalian di dunia itu akan aman dibanding di sini karena di dunia Kalian nanti tidak akan ada peperangan antar kerajaan".


"Kalo begitu tunggu dulu, mamah mau bawa Ren dulu" Kirara.


Setalah itu ibuku langsung membawa telur Ren setalah membawa telur Ren aku bertanya kepada mereka tentang ke siapan mereka.


"Kalian sudah siap".


"Kapan pun kami sudah siap" Rue.


"Refsi tolong".


"Ok tuan serahkan kepadaku" Refsi


Kemudian Refsi melafalkan sihir tidak lama lingkaran sihir di sekitar ku dan lingkaran sihir yang besar itu bersinar. Tetapi kedua sihir itu berbeda efek dan lama kelamaan aku menjadi sangat lelah karena ketika aku melihat kebawah ternyata aura raja iblis ku seperti terserap oleh lingkaran sihir yang ada di bawah ku.