
[memangnya kenapa aku kalau aku kasih tau Yama soal keberadaan Nera?].
[Jika tuan beri tahu Yama sekarang nanti di masa depan Yama akan ragu-ragu ketika membuat keputusan dan itu tidak baik untuk seorang pemimpin] Refsi.
[Oh dengan kata lain kamu ingin di masa depan yang memimpin kerajaan Tjima adalah Yama].
[Benar sekali] Refsi
Setelah itu kami semua yang ada di ruang eksekusi membubarkan diri karena sudah selesai. Kemudian aku langsung kekamar ku untuk mengganti bajuku karena aneh jika laki-laki berkeliaran menggunakan baju perempuan. Setelah selesai mengganti pakaian aku langsung menemui Lily dan maid yang lain untuk berterima kasih dan untuk meminta maaf karena aku sudah menipu mereka dengan sosok Shii.
Sesampainya di ruang istirahat maid aku meminta Lily untuk mengumpulkan semua Maid. Setelah semua Maid kumpul aku langsung membungkuk.
"Semua nya aku ucapkan terima kasih dan aku juga minta maaf telah menipu kalian dengan sosok Shii".
Karena aku mengatakan itu sebagian besar Maid kebingungan.
haaaah wajar jika kebanyakan dari mereka kebingungan, ok aku akan berubah lagi menjadi perempuan.
'Skill perubah kelamin aktif' berubah menjadi perempuan.
"Dengan wujud ini kalian pasti mengertikan".
"Eeeeeeehhhhhh Shii jadi selama ini Shii adalah Yusha-sama Hare" semua Maid kaget.
haaaah sudah ku duga mereka akan kaget dan dari mereka semua yang sangat kaget tentu saja Lisa.
"Shii apa kamu benar-benar Yusha-sama Hare?" Lisa.
"Iya seperti yang kamu lihat. maaf kan aku Lisa sudah membohongi mu" aku menyesal karena setelah ini mungkin pertemanan aku dan Lisa akan berhenti sampai sini.
"Hmm tidak apa-apa aku senang sudah bisa mengenalmu" Lisa.
Tuh kan benar sepertinya Lisa akan berhenti berteman bersamaku.
"Jadi aku mohon kepadamu untuk terus menjadi teman ku" Lisa.
"Eh aku kira kamu akan berhenti berteman dengan ku".
"Siapa bilang aku malah bersyukur karena kamu sudah jujur" Lisa tersenyum.
haaaah syukurlah Lisa masih ingin berteman dengan ku.
"Karena aku sudah mengenal mu lebih dalam aku mau kamu ikut dengan ku" Lisa.
"haaaah dia mulai lagi" Lily.
"Mulai apa maksudnya?".
"Ntar juga kamu akan tahu" Lily.
Kemudian aku mengikuti Lisa yang mengajakku entah kemana.
"Nah sekarang kita sudah sampai" Lisa.
Dan ternyata Lisa membawaku ke arena latihan. Tidak lama Lisa mengganti baju Maidnya dengan baju seragam tempurnya.
"Sekarang tunggu apa lagi cepat kamu berubah lagi menjadi laki-laki dan bertarunglah dengan ku" Lisa.
"Oh jadi maksud Lily adalah ini, haaah lagian sekarang aku sedang tidak ada kerja. Ok akan ku terima tantangan mu".
'Skill perubah kelamin aktif'.
"Ayo cepat kamu berubah menjadi laki-laki lagi" Lisa.
Kemudian aku memegang dada ku dan memegang bagian bawah ku.
"Eh aku masih menjadi perempuan".
'Skill perubah kelamin aktif'
Kemudian aku memegang dada ku dan memegang bagian bawah ku.
"Eh masih ada!".
"Ayo cepat kamu berubah menjadi laki-laki lagi!" Lisa.
"Hmm bisa ga kalo kita duelnya dengan kondisi seperti ini?".
"Memangnya kenapa?" Lisa.
"Untuk sementara waktu aku tidak bisa kembali menjadi laki-laki hehehe".
"haaaah ok tidak apa-apa. Ayo kita mulai saja" Lisa.
Pertama Lisa melemparkan ku pedang kayu.
"Pertarungan pertama kita duel pedang dan aku sengaja melempar 2 pedang kayu kepadamu karena aku tahu kamu adalah tipe orang yang bertarung menggunakan pedang 2" Lisa.
"Pengertian juga kamu".
Sebelum memulai pertarungan nya aku sebagai memotong satu pedang kayu itu karena aku memegang orang yang bertarung menggunaka 2 pedang tapi bukan 2 petang panjang melain kan aku tipe bertarung 1 pedang dan 1 pisau.
"Eh kenapa kamu patahkan 1 pedang itu?" Lisa.
"Soalnya aku tidak bisa bertarung dengan 2 pedang panjang".
"Oh kirain aku kamu akan mengalah dengan membuat pedang mu pendek satu" Lisa.
Kemudian aku langsung bertarung dengan Lisa tanpa menggunakan sihir.
"Aku mulai hiaaa" Lisa langsung menyerangku.
Aku pun menangkisnya dengan mudah tapi ketika aku tangkis pedang kayu Lisa memberikan beban yang sangat berat terhadapku. Tidak lama Lisa langsung mengubah serangnya menuju perut ku sebelah kiri ku tapi aku tangkis lagi menggunakan pedang kayu kecil.
"Waw hampir saja kamu mengenai perut ku tapi serangan ini masih bisa aku baca".
"Tapi kamu juga jangan lengah kalo aku tidak bertarung menggunakan pedang saja" Lisa.
Tidak lama Lisa melancarkan tendangan menggunakan kaki kanan nya yang mengarah menuju bagian kiri kepalaku. Tapi serangan itu aku hindari dengan cara menarik kebelakang kepalaku tapi efek tendangan Lisa membuat beberapa helai rambut ku terpotong. Kemudian aku melompat kebelakang untuk menyusun rencana lagi.
"Hmm tidak buruk juga" Lisa.
"Kamu juga".
Kemudian aku mengambil inisiatif untuk menyerangnya duluan menggunakan pedang panjang, serangan ku juga di tangkis dengan mudah oleh Lisa.
"Ternyata bisa tahan juga tapi apakah serangan selanjutnya bisa kamu tangkis".
Kemudian aku melakukan gerakan backflip sembari backfilp aku melancarkan tendanga tumit tapi tendang ku di tahan dengan mudah oleh kaki Lisa. Setelah itu aku langsung menggunakan grean front flip untuk menyeimbangkan lagi gerakan badanku setelah itu aku langsung melancarkan sleding menggunakan tumit yang mengarah ke kaki kiri Lisa dan untuk serangan yang ini Lisa tidak dapat memprediksi nya.
Setelah itu Lisa terjatuh kemudian aku menodongkan pedang ku ke hadapan Lisa.
"Dengan ini aku lah yang menang".
"Aaagggghhhh kesal ternyata aku kurang kuat" Lisa.
Ketika aku melihat Lisa seperti itu dia mengingatkan ku kepada seseorang di duniaku sebelumnya tapi aku lupa lagi namanya. yang pasti dia itu adalah sahabatnya Ai di dunia ku sebelumnya. Setelah itu aku mengulurkan tangan untuk Lisa.
"Duel yang menyenangkan" aku sembari mengulurkan tangan.
"Kamu juga. Kamu adalah orang kedua yang berhasil mengalahkan ku" Lisa.
Setelah itu Lisa memintaku untuk menghadap ke belakang setelah itu mataku ditutup sebuah kain oleh Lisa kemudian Lisa membawaku menuju suatu tempat, setelah sampai tempat tersebut aku dilarang oleh Lisa untuk membuka penutup mataku.
"Sudah sampai, tapi kamu jangan buka dulu penutup matanya" Lisa.
"Memangnya kenapa?".
"Sudah ikuti apa yang aku katakan" Lisa.
Kemudian aku merasa bahwa bajuku sedang di buka oleh Lisa setelah itu aku merasa sekarang celanaku yang sedang di bukan oleh Lisa, kemudian aku di suruh memasukan tangan kananku kesebuah lubang baju, setelah itu giliran tangan kiri setelah itu aku mendengar suara resleting. Ketika aku mendengar suara resleting perasaan ku sudah mulai tidak enak, tidak lama Lisa memintaku untuk mengangkat kaki kanan ku kemudian aku merasa seperti sedang di pakaikan kaos kaki yang lumayan ketat sampai menutupi setengah pahaku, dan kaki kiriku diminta untuk di angkat kemudian aku merasa kaki kiriku juga di pasangi kaos kaki ketat Sampai menutupi pahaku. Setalah itu aku mendengar ceklekan sepatu. Tidak lama dari itu penutup mataku di buka oleh Lisa. Kemudian aku melihat kedepan dan ternyata di depanku sudah di siapkan cermin besar.
haaaaah sudah kuduga perasaan yang tidak enak ini aku menjadi boneka mereka berdua lagi.