SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
SELAMATNYA MAOU DAN KEMBALI



[tuan ayo cepat sudah tidak ada waktu lagi tubuh Miyami sebentar lagi akan meledak].


"Hei kalian ayo cepat masuk ke portal".


Tidak lama tubuh Eidan dan Lily seperti di hisap oleh Yama dan kemudian Yama mengeluarkan dua pedang dan dua pedang itu langsung diarahkan ke jantung Lily dan Eidan tidak lama Lily dan Eiden tertusuk oleh pedang yang di pegang Yama. Karena itu aku mau tidak tau harus menyelamatkan orang yang aku bisa selamatkan. karena kalo aku menyelamatkan Eidan dan Lily itu sudah tidak mungkin lagi. Kemudian aku berniat untuk menarik Kireru ke dalam portal karena kemungkinan Kireru bisa di bangkitkan dengan konsep doppelgengger.


Tapi sebelum menarik Kireru aku juga meminta untuk Maou Manarik Vealdan untuk masuk ke portal yang Refsi buat.


'Skill telepati aktif'


{Maou aku mau kamu tarik Vealdan untuk masuk ke portal yang aku buat}.


{Ok}.


Ketika aku ingin menarik Kireru perutku tiba-tiba di sikut oleh Kireru dengan keras setelah itu Kireru marah kepadaku.


"Kamu bukan Rey yang aku kenal".


"Kamu bilang apa Kireru".


"Rey yang aku kenal dia tidak pernah meninggalkan rekannya begitu saja minimal dia akan mencobanya sebisa mungkin".


Karena mendengar perkataan Kireru tangan ku tiba-tiba bergerak sendiri lalu kemudian aku menampar pipi Kireru karena karena sifatku yang itu aku kehilangan banyak teman dan rekanku.


"Iya karena kenaifanku rekan ku banyak yang menjadi korban dan aku tidak mau kamu, Maou dan Vealdan menjadi korban selanjutnya".


"Iya terus kenapa kalo aku menjadi korban. Rey tolong kali ini kamu percaya kepadaku".


"Tapi mereka berdua sudah tidak dapat di selamatkan lagi".


"Rey maafkan aku Vealdan bawa mereka berdua untuk masuk ke dalam portal itu".


"Jangan bodoh kamu Kireru ayo cepat ikut aku".


Kemudian tidak lama aku ditarik oleh Vealdan, beberapa detik kemudian tubuh Miyami mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat terang berbarengan dengan gempa yang sangat dahsyat ketika cahaya itu mendekat entah kenapa cahaya itu tidak mengenai kami dan ketika aku lihat lagi ternyata yang menghalangi jalur cahaya itu adalah sebuah dinding besar berwarna putih kebiruan. Karena itu hatiku sangat hancur karena aku tau Dinding itu adalah Kireru yang mengorbankan dirinya demi kami. Lama kelamaan dinding semakin melemah yang itu artinya tubuh Kireru sudah tidak kuat menahannya lagi.


Karena itu aku langsung melafalkan mantra untuk menyelamatkan Kireru tapi tidak tubuhku dihantam oleh tubuh Maou yang di dorong Vealdan. Tidak lama setelah itu aku dan Maou memasuki portal yang di buat oleh Refsi tapi sebelum aku masuk aku mendengar Kireru mengatakan sesuatu.


"Rey terimakasih kamu sudah membantuku ku".


"KIRERU!!!!!!!!".


Tidak lama dari itu aku terbangun di sebuah penginapan atau bisa dibilang aku sudah berhasil kembali ke dalam tubuhku yang sebenarnya. Kemudian aku bangun dari tempat tidur ketika aku ingin menginjakkan kaki ku kelantai aku seperti menginjak sesuatu ketika aku liat ternyata aku benar menginjak seseorang karena itu aku langsung berteriak. Teriakan ku sampai mengundang perhatian dan tidak lama aku berteriak datang lah Shiro dan Hanabi.


"Ada apa tuan".


Tidak lama mata Shiro terkaca-kaca seperti tidak percaya apa yang telah ia lihat kemudian aku melihat arah pandangan Shiro dan ternyata arah pandangan Shiro menuju ke orang yang tadi aku injak. Dan aku juga aga tidak asing dengan orang yang ada di lantai ketika aku ingat-ingat lagi ternyata orang ini adalah Maou.


[Benar sekali tuan dia adalah Maou yang tuan kenal, sebenarnya Maou sudah sadar sebelum tuan sadar].


[Terus kenapa dia masih tertidur].


[Eeeeee itu di sebabkan tadi tuan ketika menginjaknya tuan tepat menginjak Maou di ulu hatinya yang membuat dia pingsan kembali].


Oh ternyata aku penyebabnya Maou jadi pingsan kembali kalo Maou bisa hidup kembali berati konsep doppelgengger berlaku di dunia ini. Kemudian pandangan ku entah kenapa langsung mengarah ke Hanabi dan tidak lama aku langsung berdiri dan tidak sengaja menginjak Maou kembali.


"Ayyaaahh!!!!" Shiro langsung berlari.


Kemudian aku langsung memeluk Hanabi dengan erat karena entah kenapa aku merasa aura Hanabi sama persis seperti Kireru.


"Tidak bukan apa-apa aku merasa aura mu sama seperti seseorang yang berharga di dalam hidupku".


Tidak lama Maou bangun dan memberitahu ku berita yang sangat besar.


"Bukan sama lagi malahan dia itu anakmu bersama Kireru" Maou sembari menahan sakit karena ulu hatinya terinjak kembali.


"Hah gimana-gimana?".


"Iya itu anakmu bersama Kireru".


"Bagaimana mana caranya. aku bisa memiliki anak?".


"Rey kamu masih ing....".


"Tunggu sekarang namaku bukan Rey tapi Hare".


"Iya iya, Hare kamu masih ingat ketika kamu akan meninggalkan dunia ini Kireru meminta untuk memulihkan kondisimu kan?".


"Iya terus?".


"Nah sebenarnya ketika itu Kireru sudah klepek-klepek oleh mu, dan ketika Kireru memulihkan mu sebenarnya niat dia sudah lain sebenarnya dia ingin mengambil inti mu agar biasa buat anak".


"Hah jadi ketika itu Kireru kengambil spe-".


Ketika aku akan mengatakan itu Maou tiba-tiba menyentil jidat ku.


"Bukan yang itu malahan para slime itu kalo membuat anak aga spesial mereka tidak membutuhkan pembuahan yang mereka butuhkan yaitu DNA dari pasangannya untuk membuat individu baru atau anak".


Oh pantas saja ketika itu pemulihanya terasa sangat berbeda dari pertama aku bertemu dengan Kireru.


"Om jadi orang ini adalah ayahku" pandangan Hanabi yang tidak percaya.


"Yap yang ibumu ceritakan tentang ayahmu adalah seorang kesatria yang mementingkan orang lain detimbang dirinya sendiri adalah dia".


Kemudian tidak lama Hanabi memelukku dengan erat. Ketika Hanabi memelukku aku teringat terhadap Kireru yang tidak dapat ku selamatkan.


"Papa aku sangat senang bisa bertemu denganmu" Hanabi meluapkan semua perasaannya.


"Iya aku juga tidak menyangka dapat ke dunia ini lagi, dan Kireru aku minta maaf tidak dapat menyelamatkan ibumu".


"Tidak apa-apa papa aku mengerti karena perjuangan papa ketika koma sangat berat, dan aku juga minta maaf karena perlakuan mama yang sembrono sampai-sampai aku terlahir di dunia ini".


Tidak lama setelah itu Maou pun mengatakan permintaan maaf kepada Shiro atau anaknya.


"Shiro dengarkan ayah baik-baik" Maou mukanya sungguh serius.


"Iya ada apa Aya".


"Ayah gagal menyelamatkan ibumu" Maou dengan ekspresi menyesal dan menyalahkan dirinya sendiri


"Ayah. Ayah bilang apa sih jelas-jelas ibu masih hidup dan malah yang berhasil kembali dari petualangan itu cuman ibu saja".


Setelah itu aku merasakan perasaan yang tidak enak kemudian aku memikirkan tempat pelarian. Dan benar saja Maou langsung menatapku dan dari ekspresi wajah nya aku bisa menebak bahwa Maou menginginkan penjelasan. Karena aku sangat malas untuk menjelaskan apa yang terjadi jadi kepada Maou akupun langsung menggunakan skill ku untuk berpindah tempat.


'skill teleport aktif'