
Pindah sudut ke sudut pandang Hare.
"Lepaskan aku".
"Walaupun kami tidak berhasil menanamkan segel budak kepadamu tapi kamu bisa kami hargai sangat mahal untuk menjadi budak raja iblis" orang misterius.
Setelah itu orang misterius itu pergi meninggal kan ku setelah dan mematikan lampu ruangan itu.
"Light".
Nah gini kan terang, nah sekarang aku akan keluar dari kandang ini dengan skill tembus ku.
'Skill tembus aktif'
Kemudian aku mencoba keluar kandang ini, ternyata bukan nya berhasil menembus jeruji besi itu kepalaku malah benjol.
Aww apakah segel budak ini menyegel skill ku, haaaah terpaksa aku menggunakan skill teleport yang memakan banyak staminaku.
'Skill teleport aktif'.
Kemudian aku menutup mataku kemudian aku memikirkan kamarku di istana setelah itu aku membuka mataku secara perlahan.
Hah skill teleport kok di segel, ok akan ku coba skill ku yang lain.
'Skill telepati aktif'
{Ai apa suaraku terdengar, Ai Ai AAAIIII}.
Kemudian aku menunggu beberapa detik dan masih belum ada tanda tanda suara Ai.
Ternyata Skill telepati ku di segel juga.
Kemudian aku mencoba berkomunikasi dengan Refsi melalui pikiran ku.
[Refsi apa suara ku terdengar].
Hmm aku juga tidak bisa mendengar suara Refsi. Aku curiga 1/4 segel ini cuman menyegel skill ku dan juga menyegel komunikasi ku bersama Refsi. Dan sihir ku tidak tersegel oleh segel ini.
Kemudian aku berpikir untuk melelehkan jeruji besi kandang ini dengan menggunakan sihir api tapi jika di pikir-pikir lagi jika aku menggunakan api lelehan besi panas nya bisa saja membakar kulitku sedang aku tidak bisa menggunakan Skill, kemudian aku terpikirkan untuk membuat jeruji besi kandang ini menjadi sangat beku jadi akan mudah untuk di hancurkan dan luka yang akan ku dapatkan palingan cuman goresan kecil.
"Cool water".
Setelah membekukan salah satu sisi jeruji besi kandang itu, lalu aku langsung menendang sisi jeruji besi kandang yang sudah membeku. Setelah itu aku menghancurkan rantai yang mengikat tangan dan kaki ku dengan cara membekukannya setelah itu aku keluar dari ruangan itu untuk menuju ruangan yang tersimpan banyak demi human ras kucing. Setelah sampai aku langsung membekukan pintu ruangan tersebut setelah membekuk aku mencoba untuk menendangnya tapi ketika di tendang bukannya pintunya hancur malah kakiku yang sakit.
Nj(i)r pintunya tebal sekali apa aku gunakan api saja, tapi jika aku menggunakan api bisa saja pintu ini meledak karena perubahan suhu secara mendadak.
Kemudian tidak lama aku mendengar suara minta tolong dari demi human ras kucing yang berada di dalam ruangan.
"Tolong selamatkan kami nyan" salah satu demi human ras kucing.
"Tenang saja aku pasti menyelamatkan kalian semua, sekarang kalian menjauh dari pintu ini dan yang memiliki sihir Shield gunakan untuk melindungi yang lain karena ada kemungkinan pintu ini meledak".
"Baik nyan" salah satu demi human ras kucing.
"Kalain sudah siap?".
"Iya kami sudah siap nyan" salah satu demi human ras kucing.
"Ok 'Fire'".
Dan benar saja ketika di panaskan pintu itu langsung meledak setelah itu aku langsung menanyakan kabar mereka.
"Apa kalian baik-baik saja?".
"Iya kami baik-baik saja, eh seharusnya aku yang bilang begitu nyan" salah satu demi human ras kucing.
"Memangnya kenapa?".
"Itu kepalamu berdarah nya" salah satu demi human ras kucing.
Kemudian aku memegangi kepalaku dan benar saja kepala berdarah.
"Eh iya nj(i)r kepalaku berdarah".
"Sudah diam dulu sebentar akan ku sembuhkan luka mu nyan 'mahou light heal'"
Setelah itu keluar cahaya dari tangan demi human ras kucing itu dan cahaya itu juga menutupi luka yang ada di kepalaku.
"Nah sekarang sudah selesai nyan, ngomong ngomong kamu ini ras kucing apa nyan?" Salah satu demi human ras kucing.
"Sebenarnya aku bukan dari ras ku-".
Tidak lama datang lah para penjaga.
"Siapa kamu berani-beraninya menyusup kesini!" Salah satu penjaga.
"Aku adalah pahlawan yang akan menyelamatkan para kucing imut ini".
Setalah itu para penjaga langsung ketawa setelah melihat gelang kaki dan tangan ku.
"Hahaha mana mungkin kamu pahlawan kamu saja sudah menjadi budak kami!" Salah satu penjaga.
"Apa kalian yakin 'tranfor'".
Kemudian aku menyemburkan cairan pelumpuh kepada para penjaga. Setelah itu aku meminta kepada para demi human ras kucing untuk menggunakan sihir Shield kepada tubuh mereka khususnya untuk kaki mereka karena jika mereka terkena cairan yang aku semburkan walaupun 1 tetes akan berakibat fatal.
"Kamu ini sebenarnya siapa nyan?" Salah satu demi human ras kucing.
"Aku sebenarnya adalah Yusha-sama yang tidak sengaja terlibat kasus ini dan aku juga sebenarnya bukan ras kucing melainkan aku ini adalah demi human ras naga".
"Tranfor".
"Lah katanya kamu ras naga kok kamu bisa berubah lagi menjadi ras kucing nyan?" Salah satu demi human ras kucing.
Hah mana mungkin kemudian aku melihat ke belakang khususnya ke ekorku dan aku memegang kepala atas ku. Dan ternyata benar aku kembali lagi ke wujud ras kucing. Setalah itu aku mencari jalan keluar bersama para demi human ras kucing ketika sedang mencari jalan keluar aku bertemu lagi dengan satu orang penjaga tapi kali ini aku merasakan aura yang menyeramkan dari diri penjaga itu.
"Para kucing imut aku ingin kalian mundur beberapa langkah".
Setelah para kucing mundur penjaga dengan aura menyeramkan langsung bertepuk tangan.
Prok prok prok
"Berani juga kucing rendahan ini menantang ku duel satu lawan satu" penjaga dengan aura menyeramkan.
"Hmm kurasa aku bisa mengalahkan mu hanya dengan satu tangan" aku sengaja memancing emosi lawan.
"Berani-beraninya kau meremehkan ku" penjaga dengan aura menyeramkan langsung menyerahkan ku.
"Sword".
Karena emosi penjaga dengan aura menyeramkan itu menyerangku secara asal karena itu aku langsung pancing emosi dia agar lebih mudah untuk mengalahkannya.
"Ternyata benar aku akan bisa mengalahkan mu dengan satu tanga".
Kemudian penjaga dengan aura menyeramkan itu melompat kebelakang untuk melafalkan suatu sihir. Setelah selesai penjaga dengan aura menyeramkan itu langsung menyerangku lagi dan kali ini aku merasakan beban yang sangat berat dari pedangnya.
"Ok kalo kamu mainnya menggunakan sihir aku juga akan menggunakan satu sihir untuk mengalahkan mu".
"Berisik kau" penjaga dengan aura menyeramkan menyerangku secara asal.
"Ace".
Setelah melafalkan sihir Ace aku langsung bergerak secepat angin untuk melumpuhkan nya dengan cara memberi goresan yang lumayan parah di kedua paha penjaga dengan aura menyeramkan itu. Setelah aku memberi goresan penjaga dengan aura menyeramkan itu langsung tersungkur ke tanah.
"Ternyata yang lemah itu adalah kamu".