SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
KASUS BARU KERJAAN TJIMA



"seperti yang aku katakan. Hare sangat imut kalo di dandani seperti ini" Ai.


"Benar juga" Lisa.


"Hare, Lisa ayo kita jalan-jalan ke kota mumpung Hare sudah menjadi imut banget. Lisa Ayo kita dandani lagi dia di kota biar lebih imut" Ai.


"Ide bagus itu Yusha-sama" Lisa.


Ketika mereka sedang berdiskusi aku mengendap endap untuk pergi dari sana, baru saja sampai pintu aku yang ingin kabur dari mereka berdua di sadari oleh Ai dan Lisa.


"Yusha-sama Hare apa perlu aku bukankan pintu" Lisa.


"Iya, eh".


"Sayang ku jangan coba-coba untuk kabur" Ai.


Kesempatan ku untuk kabur di ketahui oleh mereka sudah hilang.


"Sebelum kamu pergi lagi aku akan memasang ini" Ai.


"Apa yang akan kamu pasang?".


"Cuman ini" Ai langsung memasangkan sesuatu.


Kincring kincring kincring.


"Pelacak berbentuk kalung kucing" Ai.


"Kenapa kamu pasangkan aku ini?".


"Karena aku mendapat misi dari raja untuk menyelidiki suatu kasus" Ai.


"haaaah kenapa kamu ga jujur sih? Ngapain harus main game lempar bola salju dulu!".


"Terus kalau kamu langsung di beri tahu untuk menyamar seperti ini kamu mau?" Ai.


"Enggak juga sih".


"Maka dari itu aku dan Lisa merencanakan semua ini. Sebenarnya Lisa sangat ingin ikut Perang bola salju kita tadi tapi aku larang karena kamu pasti tidak akan ikut kami" Ai.


"Hehehe tau aja".


"Iya lah karena aku pacaran dengan mu tidak satu hari dua hari, kita sudah pacaran hampir satu tahun. Makanya aku tau sipat baik dan jelekmu. Sebelum kita berangkat aku mau kamu gunakan Skill Heal untuk menyembuhkan luka pura-pura mu" Ai.


"Memangnya bisa?" Lisa.


"Lihat aja sendiri" Ai


'Skill Heal aktif'.


Kemudian aku mengembalikan kondisi tubuhku seperti semula dan karena itu Lisa kaget sekali.


"Wow bagaimana bisa? Yusha-sama Hare apa kamu bisa sembuhkan luka ku ini" Lisa membuka baju.


Ketika Lisa membuka baju aku langsung memalingkan pandangan ku.


"Hei bodoh kamu sekarang seorang perempuan jadi hal ini wajar yang tidak wajar adalah seorang lelaki yang melihat wanita seperti ini" Ai.


"Iya tapi kan jiwaku laki-laki tulen".


"Berati selama ini kamu tidak pernah mandi dan buang air kecil" Ai.


"Tidak lah mana mungkin aku tidak melakukan 2 hal itu".


Kemudian aku melihat tubuh Lisa dan benar saja ku tidak terangsang sedikit pun. Aku langsung kaget karena terdapat luka yang sangat besar di dada dan perut Lisa.


"Lisa kedua luka ini kenapa?".


"Dua luka ini aku dapatkan ketika aku tersesat di hutan aku tertebas oleh 2 monster kalajengking secara bersamaan" Lisa.


"Terus kamu bisa selamat bagaimana?".


"Aku di selamatkan oleh kepala Maid yang tidak sengaja lewat, kemudian dia merawatku Sampai aku sembuh dan akhirnya aku di perbolehkan kerja di sini untuk membayar hutang orang tua ku yang sudah meninggal dan aku berjanji akan setia kepada kepala Maid" Lisa.


"Ohh, ok akan ku sembuhkan kedua lukamu".


Kemudian aku memegang kedua luka Lisa setelah itu aku langsung menyembuhkan kedua luka itu dengan Skill Heal. Setelah luka Lisa sembuh Lisa langsung berterima kasih kepada ku dengan cara memeluk ku dengan erat. Setelah itu aku, Ai, dan Lisa langsung pergi menuju kota terdekat atau kota Tridown. Ketika di perjalanan aku merasa ada yang mengikuti aku, Ai dan Lisa.


"Hei kalian apa kalian merasa ada yang mengikuti kita".


"Iya malah aku rasa kita di ikuti dari istana" Lisa.


"Ok akan aku cek".


"Sayang kamu berniat untuk kabur ya" Ai.


"Enggak kok aku cuman ingin mengetahui siapa yang mengikuti kita".


"Kalo cuman itu sayang diam saja biar Lisa yang urus Lisa aku mohon" Ai.


"Baik Ai" Lisa.


Tidak lama Lisa kembali dan membawa seseorang yang menggunakan pakai serba hitam.


"Ini dia orang nya" Lisa.


"Ternyata gercep juga kamu Lisa" Ai.


"Hehehe sekarang akan aku buka topeng mu" Lisa.


Setelah di buka ternyata yang mengikuti aku, Ai, dan Lisa adalah Lily.


"Ehhhhh Lily kenapa kamu mengikuti kami" Ai.


"Kelapa Maid maafkan aku" Lisa langsung sujud minta maaf.


"Iya tidak apa-apa Lisa kamu sudah membuktikan kepada ku bahwa kamu bisa aku andalkan untuk menjaga mereka berdua. Tapi aku khawatir sekali karena di dunia bawah kerajaan ini mereka sudah menghargai mahal kepala Yusha-sama Ai. Jadi aku takut kalau kamu kewalahan melindungi mereka berdua" Lily.


"Terimakasih atas pengertiannya Kepala Maid" Lisa menunduk.


Ketika mereka sedang diskusi pandangan ku tiba-tiba gelap dan kemudian ada sesuatu yang menusuk leherku tidak lama dari itu aku sangat lelah dan tertidur. Tidak lama aku terbangun di sebuah ruangan dengan kondisi mata tertutup, tangan, kaki terantai, dan mulut terbekap oleh kain dan lakban. Kemudian tidak lama penutup mataku dilepas oleh orang misterius, ketika aku melihat ternyata aku di dalam ruangan yang di dalamnya terdapat banyak demi human kucing.


Kenapa sih selalu aku yang menjadi korban kasus kasus seperti ini.


Tidak lama setelah itu aku di seret oleh orang misterius menuju sebuah ruangan sesampainya di ruangan tersebut mereka langsung mencoba melepaskan kalung ku tetapi usaha mereka sia sia karena kalungku di buat khusus untuk kasus ini. Karena mereka tidak bisa melepaskan kalungku kemudian memasang sebuah gelang tangan dan kaki yang misterius setelah itu mereka membuat lingkaran sihir. Ketika mereka membuat lingkaran sihir aku merasa seperti pernah melihat lingkaran sihir ini.


Kok aku merasa pernah liat lingkaran sihir ini tapi dimana. Hmm oh iya ini lingkaran sihir perbudakan.


Kemudian tidak lama mereka menyuntikan sebuah jarum untuk mengambil darah ku. Setelah itu mereka menaruh darah ku di sebuah piring tidak lama darah yang ada di piring itu di lukisan sebuah segel di dadaku setelah lukisan itu selesai pelukis segel itu langsung melafalkan mantra setelah mantra itu selesai tiba tiba lukisan yang ada di dadaku langsung bersinar di barengi dengan rasa sakit yang luar biasa setelah rasa sakit itu hilang di dadaku terdapat sebuah seget tapi jika di lihat-lihat segel ini tidak sempurna malah cuman 1/4 yang terlukis di dadaku dan orang yang melakukan ritual perbudakan itu tiba tiba terluka parah dan orang yang memperbudak ku juga tiba-tiba menerima luka yang sangat fatal.


Rasakan itu suruh siapa ingin memperbudak ku rasakan akibatnya. Setelah itu aku langsung di masukan kandang oleh orang yang masih sadar setelah aku masuk kandang, lakban dan kain yang menyumpal mulutku di buka oleh orang yang memasukan ku ke kandang.


"Lepaskan aku".


"Walaupun kami tidak berhasil menanamkan segel budak kepadamu tapi kamu bisa kami hargai sangat mahal untuk menjadi budak raja iblis" orang misterius.