
Setelah aku dan Ai beres makan kami berdua di beritahu oleh Yama bahwa kami di Suruh menghadap ke sang Raja untuk memberikan beberapa laporan. Sesampainya di tempat Raja berada aku dan Ai langsung memberi hormat kepada sang Raja.
"Kalian bisa berdiri, pertama tama saya ucapkan terimakasih banyak atas perjuangan kalian di keRajaan ini" Raja.
"Itu memang sudah kewajiban kami sebagai Yusha-sama untuk melindungi tempat ini" Ai.
Tidak lama kemudian maid keRajaan membawa kan sesuatu ke hadapan Raja tidak lama kemudian Raja langsung turun untuk menghampiri aku dan Ai.
"Ini pin khusus yang kubuat untuk para pahlawan yang telah berjasa memberantas para penghianat yang ada di kerjaan kami dan ini adalah pin untuk keberhasilan kalian sudah memecah kan masalah ras kucing yang tiba tiba menghilang di daerah Tridown" Raja.
"Raja apa pin ini ada keunggulan nya atau cuman sekedar hiasan baju saja".
"Sayang liat situasi nya" Ai marah.
"Tidak apa Yusha-sama Ai. Pin itu ada gunanya kalian untuk kalian di masa depan" Raja.
"Terus keunggulan nya apa Raja?" Aku penasaran.
"Kalian dapat keluar masuk kerjaan ini tanpa harus lapor ke penjaga, yang kedua kalian juga bisa masuk ke istana secara bebas, yang ketiga kalian bisa mengklaim hak milik tanah milik pemerintah sebesar 1 km, dan yang terakhir kalian bisa menjual apa pun Tampa terkena pajak dari keRajaan apa masih kurang" Raja.
"Tidak tidak malahan lebih dari cukup" Ai.
"Iya Raja ini lebih dari cukup".
Setalah itu aku dan Ai berpamitan dengan Raja, Yama, Miyami dan juga para Maid di kerjaan ini karena tujuan kita kesini cuman untuk pamit tapi sebelum itu aku meminta kepada Raja, Yama, Miyami dan Ai untuk berfoto bersama.
"Raja, Yama, Miyami, Ai aku mau kalian diam di sana".
"Sayang kamu mau apa?" Ai.
"Aku cuman mau ambil gambar kalian, kemudian di cetak untuk menjadi kenangan dan juga aku ingin memberi clue kepada diriku di masa depan nanti".
"Oh" Ai.
Setelah itu Ai mengatur posisi Raja, Yama, dan Miyami setelah sudah pas aku langsung memotret mereka semua setelah itu aku menggunakan skill pencetak ku ke sebuah kertas yang cukup besar. Setelah jadi Raja, Yama, dan Miyami menjadi kagum karena mereka kira ini adalah lukisan yang halus. Setelah itu aku meminta kepada Ai untuk mengambil foto ku bersama Maid lainnya untuk menjadi kenang - kenangan untuk para Maid dan juga untuk ku.
"Sayang apa kamu bisa memotret ku bersama para Maid di sini".
"Ok tidak masalah" Ai.
Sebelum mengambil gambar / foto para Maid memaksaku untuk berubah menjadi perempuan dan kemudian mereka semua memaksa ku untuk memakai seragam Maid karena ini momen terakhir ku bersama mereka jadi aku mau tidak mau harus mengikuti keinginan mereka. Setelah itu aku berserta Maid yang lain di foto oleh Ai setalah itu aku langsung mencetak foto itu untuk di berikan masing-masing satu untuk para Maid. Tidak lama para Raja, Yama, Miyami dan para Maid menjadi ketagihan untuk di foto dengan memaksaku untuk mengambil dan mencetak banyak foto.
"haaaaah tubuhku sangat lelah, tapi kalo di pikir pikir lagi ternyata momen terakhir ku disini cukup menyenangkan juga ya walaupun ini adalah hari terakhir aku bisa melihat mereka semua".
Eh kenapa pandangan ku menjadi banyak air gini. Sebenarnya aku ingin lebih lama berada di sini tapi aku juga tidak bisa meninggalkan kehidupan ku di masa depan dan aku juga pengerti jika ada pertemuan pasti akan ada perpisahan dan ini adalah kali terakhir aku bisa melihat senyuman mereka.
Karena sangat lelah tidak lama aku pun tertidur. Singkatnya pagi pun tiba aku bangun dari tempat tidur ku kemudian aku berjalan menuju pintu kamarku sebelum aku Sampai di depan depan pintu kamarku aku kaget karena mataku bengkak akibat menangis dan juga aku kaget karena dari semalam aku menggunakan seragam Maid. Kemudian aku menggunakan skill Heal ku untuk menutupi bengkak di mataku karena aku menangis setelah itu aku mengganti pakaian ku dan untung saja bajuku sudah ada di lemari ku. Sebelum aku ganti baju aku mengubah kelamin ku lagi menjadi laki-laki setelah itu aku menggunakan baju yang biasa aku pakai.
Ketika aku membuka pintu ternyata Ai sudah menunggu di depan pintu kamarku.
"Sayang ayo kita keruang makan untuk yang terakhir kalinya" Ai tersenyum.
"Ayo".
Sesampainya di ruang makan aku dan Ai langsung di peluk oleh Miyami dengan erat.
"Walaupun kalian tidak lama di sini tapi aku berterima kasih kepada kalian yang sudah menghiburku dan juga adikku, malah aku berharap kalian bisa tinggal lebih lama di sini" Miyami.
"Iya kami juga senang bisa berteman bersama kalian" Ai.
Setelah itu aku dan Ai duduk di meja makan singkat nya aku dan Ai selesai makan. Kemudian aku berpamitan lagi kepada Raja, Miyami, dan Yama dengan formal setelah itu aku dan Ai segera menuju kebawah atau kami berdua segera menuju gerbang istana keRajaan ketika hampir sampai di gerbang kami sudah di tunggu oleh para Maid dan para demi human ras kucing yang ingin mengucapkan selamat tinggal kepada ku dan juga Ai.
"Shii kami semua sangat senang bisa kenal dan bekerja dengan mu walau singkat" salah satu Maid.
"Kami juga berterima kasih nyan kalo tidak ada kamu mungkin kami semua sekarang sudah ada di penjual budak nyan" salah satu demi human ras kucing.
Setelah itu para Maid dan demi human ras kucing memelukku dengan erat. Tapi sebelum kita pergi para Maid meminta kepadaku agar kita semua di foto untuk kenang-kenangan. Khusunya para Maid meminta foto ini untuk demi human ras kucing, karena cuman demi human ras kucing saja yang tidak memiliki kenangan berupa foto.
Tidak lama aku meminta penjaga gerbang istana untuk memotret kami.
"Pak boleh aku minta bantuan?".
"Apa itu Yusha-sama?" Penjaga gerbang istana.
"Aku mau kamu pegangin ini setelah itu bapak sentuh logo ini setelah 10 hitungan dari sekarang".
"Ok aman Yusha-sama" penjaga gerbang istana.
Setelah penjaga gerbang istana memotret ku aku langsung mengambil hp ku dan aku juga berterima kasih kepada penjaga gerbang istana karena sudah bersedia memotret kita semua. Setelah itu aku mencetak foto foto itu untuk kenang-kenangan demi human ras kucing.