
Setelah dari pemandian aku dan Ai berpisah dengan Yama dan Miyami. Kemudian aku dan Ai pergi ke penginapan terdekat dan tentu saja di antar oleh kepala desa Bandi sesampainya di penginapan aku langsung memesan 2 kamar ke resepsionis penginapan.
"Ada yang bisa kami bantu" resepsionis penginapan.
"Aku mau pesan 2 kamar untuk semalam".
"Baik kita lihat dulu, ok ini kuncinya ada biaya nya gratis" resepsionis penginapan.
"Eh beneran ini".
"Iya soalnya kamu cuman menginap 1 malam saja, ini 2 kunci kamarnya" resepsionis penginapan.
"Terima kasih".
Setalah itu aku memberikan 1 kunci kepada Ai.
"Sayang ini kunci kamar kamu".
"Eh pesan dua kenapa ga satu kamar aja" Ai.
"Kita belum nikah woy, haram untuk tinggal sekamar".
Kemudian aku dan Ai menuju kamar masing masing untuk istirahat sebentar, setelah itu tidak lama ada yang mengetuk pintu kamar ku.
Tok tok tok.
"Tuan waktunya makan malam di bawah" resepsionis penginapan.
"Iya nanti aku kebawah".
Setelah itu aku dan Ai menuju ke bawah atau ke ruang makan sesampainya di ruang makan ternyata makan untuk kami sudah di siapkan oleh resepsionis penginapan. Kemudian aku dan Ai langsung menyantap makanan yang telah di siapkan oleh resepsionis penginapan. Singkat cerita kami selesai makan tapi sebelum kami kembali ke kamar kami di minta oleh kepala desa Bandi untuk keluar penginapan dan kemudian aku dan Ai diantar oleh kepala desa Bandi menuju suatu tempat sesampainya di tempat aku dan Ai langsung terharu karena kepala desa Bandi mengadakan acara perpisahan untuk ku dan Ai.
"Raja iblis terima kasih sudah menyadarkan kami dari jalan kegelapan" kepala desa Bandi.
Ketika melihat acara perpisahan ini entah kenapa air mataku tiba-tiba menetes.
"Sayang kamu tumben menangis" Ai.
"Siapa yang menangis aku cuman kelilipan saja".
"Jangan berbohong" Ai.
"Iya deh aku terharu karena sebelum aku menyusul mu ini adalah tempat pertama yang aku injaki".
Kemudian aku dan Ai di beri minuman oleh kepala desa Bandi ketika aku cium ternyata tercium bau alkohol yang sangat menyengat. Kemudian aku berniat untuk memberi tahu Ai bahwa ini adalah minuman beralkohol ketika aku ingin memberi tahu Ai ternyata Ai sudah meminum minumannya.
"Sayang jangan di minum ini adalah alko-".
"Apa sayang kamu mau bilang apa eh" Ai sudah mabuk.
Aku terlambat memberi tahu Ai bahwa minuman ini mengandung alkohol.
"Raja iblis kenapa minuman tidak di minum" kepala desa Bandi yang sudah mabuk juga.
Nj(i)r ternyata dia juga sudah mabuk terus aku harus gimana kalo aku buang minuman ini nanti di kira yang lain aku tidak menghormati kepala desa Bandi tapi kalo aku minum aku takut daerah ini menjadi rada oleh tanah. Aha aku punya ide bagaimana kalo aku netral kan air ini menggunakan skill Heal ku saja jadi aku bisa minum minuman ini tanpa harus takut mabuk.
Setalah itu aku mengaktifkan skill Heal ku setelah itu aku menetralisir alkohol yang ada di minuman ku setalah itu aku langsung menimbun abis minuman ini.
Singkatnya pesta minum minum pun selesai atau acara perpisahan untuk ku dan Ai selesai. Kemudian aku mengais Ai menuju kembali ke penginapan sesampainya di penginapan aku langsung menyimpan Ai di karus kamarnya.(catatan setelah acara perpisahan itu Ai sudah tidur terlelap). Kemudian aku kembali ke kamarku untuk istirahat karena badanku sudah sangat lelah. Pagi pun aku turun dari ranjang ku untuk menuju keluar kamar setalah di luar kamar aku merasa aneh karena tidak biasanya aku bangun lebih awal. Kemudian aku ke kamar Ai untuk membangun kan dia.
Tok tok tok.
Tidak lama aku mendengar suara seperti orang muntah di kamar Ai kemudian aku membuka pintu kamar Ai dan benar saja suara orang muntah itu berasal dari Ai yang dengan muntah.
"Uuueeekk aku sudah kapok aku tidak akan minum lagi alkohol" Ai.
haaaah ternyata dia sedang menerima siksaan semalam.
"Sayang kalo kamu sudah beres dengan urusan mu itu segeralah kebawah untuk sarapan".
"Iya uuueeekk" Ai.
Setelah itu aku langsung keluar dari kamar Ai dan kemudian aku menuju ruang makan sesampainya di ruang makan aku langsung di beri sarapan pagi oleh resepsionis penginapan.
"Ini sarapan anda" resepsionis penginapan.
"Oh iya terima kasih".
Setelah itu aku memakan makanan yang sudah di siapkan resepsionis penginapan. Setika kamananku hampir habis Ai sampai di ruang makan dengan kondisi wajah pucat dan tubuh yang lemas setelah itu Ai langsung di persiapkan duduk oleh resepsionis penginapan.
"Silahkan anda duduk di sini" resepsionis penginapan.
Setelah itu resepsionis penginapan itu menyiapkan makanan untuk Ai.
"Silahkan dinikmati, tapi sebelum memakan sarapan kamu minum dulu ini" resepsionis penginapan memberikan air misterius.
"Kak kalo boleh tau itu air apa ya?".
"Oh ini adalah air penetral alkohol" resepsionis penginapan.
Setelah itu Ai meminum air yang dari resepsionis penginapan setelah meminum itu kondisi Ai lama kelamaan menjadi semakin membaik setelah itu Ai langsung memakan makan yang telah di siapkan oleh resepsionis penginapan. Setelah selesai makan aku meminta Ai segera siap siap karena kita akan segera kembali ke desa slime untuk melakukan ritual pengembalian diriku di masa lalu ke dunia yang seharusnya, ritual pemindahan dunia untuk ayak ku, ibuku, kakakku, aku yang masih kecil, dan juga Lisa. Setelah semua siap aku mengucapkan terima kasih kepada resepsionis penginapan karena telah memberi kan aku dan Ai tempat bermalam.
"Kak terima kasih sudah memperbolehkan kami tinggal di sini untuk semalam".
"Iya tidak apa apa" resepsionis penginapan.
Setelah itu aku langsung pergi meninggal penginapan tidak lama berjalan aku melihat kepala desa Bandi.
"Pak kepala desa".
"Oh iya ada apa raja iblis" kepala desa Bandi menghampiri ku.
"Kami berdua mau pamit untuk pergi".
"Eh sudah mau pergi lagi?" Kepala desa Bandi.
"Iya karena waktu aku tidak lama lagi di masa ini, terima kasih sudah memberikan tur keliling desa untuk kami dan setelah ini kita tidak akan bertemu lagi jadi terima kasih atas kebaikan desa ini kepada kami berdua".
Sebelum aku meninggalkan kepala desa Bandi aku meminta Ai untuk memotret ku bersama kepala desa Bandi.
"Sayang bisa foto aku dengan kepala desa Bandi?".
"Ok" Ai.
Setalah di foto aku langsung mencetak foto tersebut menggunakan skill ku setelah tercetak aku memberikan fotonya kepada kepala desa Bandi untuk kenang-kenangan terakhir ku. Setelah itu aku dan Ai kembali lagi ke desa slime dengan menggunakan skill teleport.