SECOND LIFE FROM HALF LIVE

SECOND LIFE FROM HALF LIVE
RENCANA MENGHANCURKAN PENGHIANAT PART 3



Sesampainya di arena aku langsung kenapa marah oleh Hare P karena aku tidak ada di sana ketika Hare P membutuhkan ku.


"Dasar Maid tidak berguna kemana aja sih kamu. Udah atau tugas kamu itu menjaga ku!" Hare P menggamparku sampai terhempas ke tanah.


Aw sakit sekali awas saja dasar peniru amatir, aku pastikan kamu mendapat bayaran setimpal karena sudah memalukan ku di hadapan pacarku.


"Maaf tuan aku tadi pergi kerena ada perlu".


"Dasar Maid tidak berguna. Kamu harus aku hukum!" Hare P langsung mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya.


Hare P ternyata mengeluarkan kalung anjing ples rantai. Kemudian kalung itu langsung di pasangkan Hare P di leherku, setelah di pasang Hare P langsung menarik kalung itu dengan kasar sangking kasarnya tarikannya akupun sampai terbangun dari tanah.


"Tuan maaf kan aku dan tolong lepaskan kalung ini" aku pura-pura menangis minta lepas.


"Ini adalah hukuman mu karena telah gagal melindungi tuannya" Hare P dengan tatapan mesum.


Tidak lama ketika aku di perlakukan tidak lantas ada sesuatu benda yang melayang di hadapan kami.


Wwwuuuuhhhhssss pisau kecil yang melintas di hadapanku.


"Aduh maaf tanganku licin" Ai.


"Woy Ai tadi itu bahaya" Hare P.


"Hehehe maaf sebenarnya aku tadi emang mengarah kan pisau tepat ke kamu tapi karena tangan ku licin akibat keringat jadinya pisau itu meleset" Ai.


"Dasar Yusha-sama tidak beguna bagaimana kalo aku mati" Hare P mengejek Ai.


Karena perkataan Hare P ku menjadi kesal dan kehilangan kontrol atas diriku yang membuat diriku langsung melancarkan pukulan ke Hare P tapi ketika pukulan ku hampir kena wajahnya kalung yang Hare P kenakan kepadaku mengeluarkan listrik yang membuatku aga kehilangan kendali tubuh ku dan pukulanku meleset yang tadinya ingin di arah kan ke Hare P malah melesat ke tanah tapi aku bersyukur karena meleset karena efek pukulan ku sampai merusak lapang arena cukup parah.


huuuuh untuk saja pukulan ku meleset kalau kena ke Hare P entah apa yang akan terjadi dengannya.


"Hampir saja dasar Maid tidak berguna apa yang tadi kamu akan lakukan" Hare P.


"Aku juga tidak tau tuan, yang aku rasakan aku tidak bisa mengontrol tubuhku".


"Dasar lemah aku akan menghukum mu sekarang" Hare P.


Kemudian Hare P mengeluarkan sesuatu benda di sakunya dan benda tersebut seperti remote. Kemudian Hare P menekan salah satu tombol remote itu dan entah kenapa ketika tombol remote itu di tekan kalung di leherku semakin lama semakin mencekik ku dengan refleks aku langsung memegang kalung ini agar mencegah cekikannya.


"Tttuuuaannn. Maaf kan aku" aku menahan rasa sakit.


Tidak lama setelah dari itu Hare P menekan lagi tombol remote itu yang membuat kalung itu seperti semula. Setelah itu aku langsung di tarik oleh Hare P untuk mengikutinya dan ternyata Hare P membawaku ke penjara bawah tanah setelah sampai di penjara bawah tanah Hare P mengikatkan rantai yang tersambung ke kalung ku di sebuah sel yang dekat dengan cloninganku.


Setelah itu Hare P merantai kedua tangan dan kaki ku sampai aku tidak bisa bergerak setelah itu Hare P mengeluarkan cambuk yang langsung di lancarkan kepadaku. Cambukan pertama sampai sepuluh cambukan itu mengarah ke badanku dan cambukan ke sebelas atau terakhir Hare P di arah ke mukaku. Dan tentu saja selama pemukulan itu aku pura-pura meminta ampun kepadanya agar aku terlihat sebagai manusia lemah.


Setelah Hare P memukuliku dia langsung melepaskan rantai yang merantai kedua tangan dan kaki ku kemudian Hare P menarik ku lagi untuk keluar dari penjara bawah tanah tapi ketika aku mengikutinya dia langsung menekan tombol remotenya tapi efek sekarang berbeda yang sekarang malah menyetrum bagian leherku.


"Suruh siapa kamu berjalan biasa?" Hare P.


"Terus aku harus gimana tuan".


"Berjalan merangkak!" Hare P.


Ketika aku di permalukan aku kepikiran untuk membalas perbuatan Hare P yaitu memberikan mimpi kepada Drehi soal perlakuan ini.


'Skill cloning aktif'.


Kemudian aku membuat satu cloning dan cloning ku menggunakan Skill perekam untuk merekam perlakuan Hare P. Setelah keluar dari penjara bawah tanah aku pun berjalan lagi seperti biasa tapi kalungku ini langsung menyengatku lagi.


"Suruh siapa kamu berjalan seperti biasa" Hare P.


"Tuan kata Sampai keluar penjara aku harus menjalan merangkak".


"Tidak sampai ke kamar ku kamu harus merangkak" Hare P.


Hah sampai kamarnya apa sekarang sudah malam ketika aku melihat sekitar ternyata lampu sudah menyala semua karena itu aku langsung menyuruh cloningan ku untuk sesegera mungkin mencari Drehi. Dan aku menyuruh cloninganku menggunakan skill telepati.


{Cloningan ku cepat cari Drehi dan pastikan Drehi melihat rekaman ini di mimpinya}.


{Siap laksanakan}.


Mengganti sudut pandang ke sudut pandang cloning Shii/Megumi.


Aku harus segera mencarinya kemudian aku mencari Drehi ke ruang kerjanya ternyata tidak ada kemudian aku mencari Drehi di ruang makan ternyata di ruang makan cuma ada Raja, Yama, Miyami, dan Yusran. Kemudian aku berpikir mungkin Drehi sudah ada di halaman istana kemudian aku langsung menuju halaman dan benar saja Drehi sudah ada di sana sebelum aku menghampirinya aku membuat ramuan di sapu tangan untuk membuat Drehi tertidur agar aku dapat memasukan rekaman ini ke mimpinya setelah aku selesai membuat ramuan nya aku langsung menggunakan skill transparan dan penghilang hawa keberadaan.


'Skill transparan aktif'.


'Skill penghilang hawa keberadaan aktif'.


Setelah itu aku langsung membuat Drehi tertidur di halaman. Setelah Drehi tertidur aku langsung menggunakan Skill perekam tadi untuk di masukan di mimpi Drehi melalui pikirannya setelah selesai aku aga menjau dari Drehi untuk memastikan berhasil atau tidak. 15 menit kemudian Drehi di bangunkan oleh Lily tapi ketika bangun Drehi meneriakan nama Megumi.


"Tuan Drehi bangun" Lily.


"MEGUMI" Drehi.


"Siapa Megumi?" Lily.


"Oh Lily maaf tadi aku bermimpi aneh soal Shii. Ngomong-ngomong Shii kok belum muncul ya? Padahal dia kami sudah janjian ketemu di halaman istana!" Drehi.


"Oh Shii berpesan kepadaku bahwa dia harus melakukan sesuatu di kamar Hare untuk membayar kesalahannya tadi" Lily.


"Memangnya dia melakukan kesalahan apa?" Drehi penasaran.


"Kalo tuan Drehi penasaran mending tuan mengeceknya sendiri ke kamar Hare langsung" Lily.


"Ok terimakasih atas informasinya ya Lily" Drehi.


Kemudian Drehi langsung pergi menuju kamar Hare P untuk menemui diriku yang sebenarnya.


{Wahai diriku aku sudah melaksanakan apa yang kamu minta untuk itu aku pamit}.


{Iya terimakasih wahai cloningan ku}.


Sesampainya di kamar Hare P aku mendengar suara tangisan diriku yang sebenarnya. Tapi karena tangisan itu Drehi langsung mendobrak pintu kamar Hare P.