
"Aaaaaaa. Tuan aku kaget tuan tiba-tiba muncul di situ" Roh.
"Maaf".
"Iya, tuan ingin mencari siapa?" Roh.
"Aku ingin mencari wanita dari ras Arachnera sekitar sini apa kamu bisa bantu?".
""Masalah itu serahkan kepadaku".
Kemudian Roh yang aku panggil melafalkan mantra untuk mencari Nera Arachnera tidak lama Roh yang aku panggil berhasil menemukan Nera.
"Tuan wanita yang tuan maksud sudah ketemu" Roh.
"Dia dimana sekarang?".
"Dia berada di sebuah danau" Roh.
"Terimakasih".
Kemudian aku mengeluarkan Rumens untuk mengembalikan Roh yang aku panggil setelah roh itu masuk lagi ke dalam Rumens aku langsung berlari menuju danau. Sesampainya di danau aku melihat Nera sedang duduk di pinggir danau. Nera di sini berati yang tadi aku lihat di istana siapa, kemudian aku langsung menghampiri Nera.
"Nera dari kapan kamu di sini?".
"Hare apa kabar, aku dari tadi malah aku di sini dari kita berpisah memangnya kenapa?" Nera bingung.
Ketika aku berniat memberi tahu tentang kondisi istana sekarang Refsi langsung mencegahku.
[Tuan jangan di beri tahu kondisi kerajaan sekarang] Refsi.
[Memangnya kenapa?].
[Aku tadi tidak sengaja melihat masa depan Nera] Refsi.
[Memangnya apa yang akan terjadi kepada Nera].
[Dia akan di eksekusi oleh kerjaan Tjima karena tuduhan palsu] Refsi.
"Ada apa Hare sampai panik gitu?" Nera sembari ketawa kecil.
"Hmm tidak apa-apa cuman aku sedang panik karena aku lupa menaruh barang berharga ku".
"Oh cuman itu, kirain kenapa" Nera.
[Refsi terus apa yang harus aku lakukan sekarang].
[Tuan Aku punya rencana tapi rencana ini beresiko untuk mengubah masa depan] Refsi.
[Ya kalo gitu bagus lah].
[Jika tuan setuju akan aku jelaskan rencananya. Rencananya cukup simpel tuan cukup memindahkan Nera ke tempat yang jauh agar dia tidak dapat di temui oleh prajurit kerjaan] Refsi.
[Oh jadi maksud mu mengasingkan Nera dari sini].
[Yap].
Kemudian aku meminta Nera untuk menutup mata. Setelah Nera menutup mata aku langsung berpura-pura membawa dia ke suatu tempat.
'Skill teleport aktif'.
"Hare aku mau di bawa kemana jangan-jangan kamu sudah menyiapkan hadiah kejutan untukku" Nera senang.
Maaf kan aku Nera sebenarnya aku mengirim mu menjauh dari kerjaan Tjima.
"Nera sekarang kamu boleh buka mata".
Ketika buka mata Nera langsung takjub dan bingung. Aku mewajarkannya dia bereaksi seperti itu karena aku menteleport dia ke desa slime.
"Nera sebelum aku menjawab kita di mana aku mau minta maaf kepada mu karena aku membuat mu menjauh dari kekasih mu yaitu Yama".
"Hahaha kamu pasti bercanda ya?" Nera.
"Sayang sekali sekarang aku tidak bercanda".
"Tidak kamu bohong kamu pasti bercanda!" Nera tiba-tiba panik dan perlahan mulai menangis.
"Aku minta maaf" aku sembari membuang muka.
"Kenapa kamu menjauhkan ku dari Yama! Bukanya kamu sudah memberi restu kepadaku dan dia" Nera nangis sembari marah.
"Iya aku memang merestui kalian. Tapi dengan situasi sekarang kalian bisa saja tidak akan bersatu untuk selama-lamanya".
"Memangnya kenapa ceritakan semuanya kepadaku!" Nera nangis sembari marah.
[Refsi ini gimana aku ceritain saja atau jangan].
[Itu terserah tuan tapi saranku ceritain saja dan tuan jangan beritahu Nera sekarang kita berada di mana].
Karena saran dari Refsi aku langsung menceritakan apa yang terjadi di kerajaan Tjima.
"Hei Hare kenapa kamu melamun ada apa di istana Tjima!" Nera nangis sembari marah.
"Iya akan ku ceritakan sekarang sebenarnya sekarang di kerjaan Tjima sedang ada penyusup atau mata-mata yang ingin menghancurkan kerjaan Tjima dari dalam dengan menyamar sebagai aku, Refsi, Ren, dan kamu. Alasan ku kenapa membawamu pergi dari sana karena pelayan setiaku dia tidak sengaja melihat masa depan mu yang sedang di eksekusi mati oleh kerjaan Tjima karena tuduhan palsu. Dan aku curiga karena kematian mu Yama menjadi manusia tanpa perasaan di masa depan".
"Terus aku harus gimana Hare tolong beri tahu!" Nera.
"Untuk sekarang kamu cukup tinggal di sini, Serahkan semua masalah di sana kepadaku dan aku berjanji akan mempertemukan mu dengan Yama di masa depan. Karena sebenarnya di masa depan aku hampir terbunuh oleh Yama".
Setelah itu aku langsung menyuruh keluar Ren dari Rumens untuk melindungi Nera di desa slime setelah itu aku langsung berteleport menuju kerjaan Tjima untuk menyelesaikan masalah mata-mata ini, setelah aku Sampai di kerjaan Tjima aku tidak sengaja melihat salah satu petinggi kerajaan Tjima sedang menuju suatu tempat. Karena penasaran aku langsung mengikutinya tentu saja aku mengikutinya mengunakan 3 Skill yaitu Skill transparan, Skill tembus dan Skill penghilang hawa keberadaan.
Sesampainya ditempat petinggi kerajaan Tjima berhenti aku langsung mengganti Skill tembus ku menjadi Skill perekaman untuk membuat bukti. Ternyata petinggi kerajaan Tjima itu ingin bertemu seseorang dan ketika aku lihat orangnya ternyata yang petinggi kerajaan Tjima temui adalah ke 4 orang yang menyamar menjadi kami.
Oh ternyata pelaku sebenarnya adalah dia salah satu petinggi kerajaan Tjima bagus lah aku akan memprovokasi warga dengan wajah orang itu.
"Kalian ini gimana aku sudah mengeluarkan banyak sekali dana untuk mengubah wajah kalian!" Petinggi kerajaan Tjima.
"Kami juga tidak tau kenapa wajah kami bisa seperti semula" mata-mata yang berniat menyamar.
"Iya yang kami tau kami tiba-tiba merasa ada yang memukul dari belakang dan setelah itu kami pingsan dan ketika bangun wajah kami sudah seperti semua" mata-mata yang berniat menyamar.
"Banyak sekali alasan kalian. aku tidak mau dengar kalian gagal" petinggi kerajaan Tjima.
Setelah itu petinggi kerajaan Tjima meninggalkan tempat itu tapi masih tetap aku ikuti karena aku ingin mengcopy wajah penghianat itu. Mungkin di sini sudah aga jauh kemudian aku menggunakan sihir Slip untuk menjatuhkan petinggi kerajaan Tjima.
"Slip".
Gubrak suara petinggi kerajaan Tjima terjatuh.
"Aduh kenapa sih tiba-tiba licin!" Petinggi kerajaan Tjima.
Setelah jatuh aku langsung memegang wajah petinggi itu lalu kemudian aku menggunakan Skill Heal untuk mengcopy wajah petinggi kerajaan Tjima. Setelah itu aku langsung masuk lagi istana untuk mencari sisi lemah istana Tjima. Singkatnya aku sudah menyelidiki semua sudut ruangan istana dan aku menemukan sisi lemah istana ini yaitu pintu darurat yang langsung terhubung ke danau yang aku kunjungi bersama Ai.
Huuuh ternyata bekerja sendiri cape juga aku akan lanjut besok saja. Kemudian aku ketempat yang sepi setelah ditempat yang sepi aku menonaktifkan semua Skill dan mengaktifkan 1 Skill sebenarnya aku tidak ingin mengaktifkan Skill ini.
'Skill transparan nonaktifkan'.
'Skill penghilang hawa keberadaan nonaktifkan'.
'Skill perekaman nonaktifkan'.
'Skill perubah kelamin aktif'.
Aku terpaksa mengaktifkan Skill ini aga aku bisa berkeliaran bebas.