
haaaah gimana aku menjelaskan kepada Ai tentang ini aku tidak mau dia salah paham tentang masalah ini tapi sebelum aku menjelaskan semua ini kepada Ai yang lebih penting aku sekarang ada di mana. kan tidak mungkin aku menggunakan skill teleport ke tempat yang aku belum datangi.
Ctt : Hare terteleport ke ruang bawah tanah dan di ruangan itu banyak sekali kandang burung/penjara berukuran kecil.
Tapi aku aga tidak asing dengan tempat ini hmmmm.
[Refsi ini cuman perasaan ku saja atau aku memang pernah kesini].
[Tidak tuan, tuan memang pernah ke tempat ini ketika di garis dunia yang berbeda lebih tepatnya ketika tuan menjadi Eiden].
Oh iya pantas saja aku tidak asing dengan tempat ini tapi aku penasaran dengan semua kurungan ini.
[Refsi makasih atas infonya].
[Sama-sama tuan]
Kemudian aku menghampiri salah satu kurungan yang aga mencurigakan karena aku seperti melihat sebuah aura kegelapan bercampur dengan cahaya. Ketika aku melihatnya ternyata didalam kurungan itu ada seorang peri yang sangat ketakutan.
"Kamu mau apain aku lagi" peri yang di dalam kandang sangat ketakutan.
Dari kata-kata itu aku merasa bahwa peri kecil ini selalu di siksa.
"Tenang saja aku tidak ada hubungannya dengan orang-orang di sini".
"Terus kamu mau ngapain" peri itu masih ketakutan.
'skill perubah molekul aktif'.
Cct : skill ini dapat membuat beda apa pun berubah menjadi apa saja tergantung keinginan pengguna.
"Ubah seluruh besi yang ada di sini menjadi air".
Setelah seluruh besi yang ada di ruangan ini menjadi air semua peri dan roh yang terkurung terbebas dan semua roh dan peri langsung mengerumuni ku, semua roh dan peri meminta satu bantuan lagi.
"Wahai pahlawan sesungguhnya kami semua sangat berterima kasih karena anda telah membebaskan kami dari kurungan".
"Tapi usaha mu akan sia-sia karena kalian semua akan tertangkap lagi dan kau akan terbunuh" peri yang tadi ketakutan sembari menunjuk aku.
Karena itu semua roh dan peri panik kembali karena itu aku langsung terpikir sebuah ide ya walaupun ide ini lumayan gila tapi apa salahnya kalo aku coba.
"Ok aku tidak tau kamu punya kemampuan apa bagaimana kalo kita taruhan kalo aku tidak bisa membawa kalian keluar dari sini. aku akan menjadi budak untuk selamanya tapi kalau aku berhasil membawa kalian keluar dari sini kamu harus bersumpah setia kepadaku selamanya".
[Tuan apa tuan yakin dengan taruhan ini! soalnya presentasi berhasil tuan cuman 5%?].
[Iya aku cukup yakin karena aku sudah memiliki sebuah rencana].
Setelah aku melontarkan taruhan itu peri yang sangat ketakutan itu menyetujui taruhan itu. Tapi sebelum aku memulai misi menyelamatkan peri dan roh ini aku ingin tau dan semoga saja ada salah satu peri atau roh yang memiliki sihir yang dapat melihat seisi bangunan.
"Ok sebelum kita memulai aku ingin bertanya kepada kalian apakah dari kalian ada yang memiliki sihir yang dapat melihat seisi bangunan?".
"Aku memilikinya" salah satu roh mengacungkan tangannya.
"Bagus boleh aku liat bagaimana kamu menggunakannya?".
'Skill perfect copy aktif'
Kemudian roh itu langsung mempraktekannya,tentu saja aku meniru sihir itu dan pura-pura tidak bisa menggunakan agar tidak menurunkan presentasi keberhasilannya. Tapi roh yang menggunakan sihir itu tiba-tiba membisu karena suatu hal karena penasaran aku langsung menggunakan sihir itu untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
'pehaluhruan'
Ternyata yang membuat roh itu terdiam ternyata di luar atau di balik pintu ini sudah ditunggu oleh puluhan malah ratusan tentara.
'Skill ruang tanpa batas aktif'.
"Kalian semua ayo masuk".
Kemudian semua roh dan peri masuk ke dalam Skill tanpa batas ku terkecuali satu peri yang tidak ingin masuk, malah peri itu mengetahui identitas ku sebagai Reinkarnator.
"Ayo cepat kamu masuk".
"Ngga mau, aku ga mau lagi mengikuti perintah dari seorang Reinkarnator" salah satu peri sangat marah.
"Hah dari mana kamu tau aku Reinkarnator".
"Sudah jelas dari pakaian mu".
Oh jadi cara berpakaianku terlihat asing ya. Tidak lama pintu tiba-tiba terbuka karena paksaan dari seluruh pasukan yang menunggu di luar. Karena itu tidak ada pilihan lain aku langsung menangkap peri yang tidak mau masuk ke ruang tanpa batas ku kemudian aku melemparkan peri itu ke dalam ruang tanpa batas ku. Setelah memasukan peri terakhir aku langsung menutup portal itu tapi setelah itu aku langsung di kepung oleh ratusan tentara kerajaan.
"Penyusup sialan keluarkan semua yang kamu curi" salah satu tentara yang menodongkan tombak ke leherku.
Kemudian aku angkat tangan dan mengaktifkan salah satu skill ku yang mungkin bisa membuat ku lolos dari kepungan ini.
'skill menembus aktif'.
Setelah mengaktifkan skill aku sengaja memancing amarah mereka agar aku bisa lolos tanpa disadari.
"Oh jadi ini ceritanya aku sedang di kepung, ternyata tentara kerajaan sangat lemah ya beraninya keroyokan".
"Kamu sekali lagi bicara aku akan tembuskan tombak ini di tenggorokan mu" orang yang menodongkan tombak ke keleherku.
"Coba aja kalo bisa dasar tentara lemah".
Karena provokasi itu aku berhasil memancing amarah hampir seluruhnya kemudian orang yang menggunakan tombak langsung menusukkan tombaknya ke leherku tapi sayang sekali tombak itu menembus diriku dan karena aku tidak kena tombak itu orang yang menggunakan tombak malah menusuk kepala temannya sendiri yang berusaha menyerang ku dari belakang.
"Sayang sekali kamu malah membunuh temanmu sendiri hahahaha" aku sengaja ketawa agar mereka lebih marah.
Dan benar dugaan ku sekarang semua tentara marah sekali karena ruangannya sempit atau kecil para tentara itu malah melukai sesamanya dan dari pertarungan itu hampir setengah tentara tewas karena kesalahan mereka sendiri. Kemudian ketika mereka lengah aku langsung menembus dinding yang ada di sampingku.
"Huuuuh tadi hampir saja kalo aku tidak cekatan mungkin aku akan mati di sana mungkin aku akan istirahat dulu sebentar sebelum aku melanjutkan perjalanan".
Ketika aku sedang istirahat aku mendengar suara teriakan minta tolong karena aku penasaran aku langsung mendekati sumber suara tersebut dan ternyata suara tersebut berasal dari tempat terang di depanku, kemudian aku mengintip nya sedikit dan ternyata suara itu berasal dari sebuah naga yang sedang di kelilingi 4 penyihir. Kemudian tanpa pikir panjang aku langsung mengeluarkan aura memangsa ku.
Karena aku mengeluarkannya secara berlebihan 4 penyihir dan 1 naga itu langsung pingsan setelah itu aku langsung menghampiri naga itu kemudian aku menyentuh urat nadinya takutnya naga ini mati dan ternyata naga ini masih hidup. Tidak lama aku tiba-tiba berpindah tempat dan ketika aku lihat sekeliling di depanku sudah ada Ai yang dari raut wajahnya seperti meminta penjelasan.
"Hare bisa kamu jelaskan kenapa ada perempuan di sampingmu" Ai sangat marah.