
Kemudian aku dan Drehi ke rute berbahaya yang di maksud Drehi. Ketika hampir sampai di rute yang Drehi maksud aku sudah mempunyai pirasat tidak enak. Dan pirasat ku benar aku dan Drehi sudah di tunggu oleh Yama dan Miyami sebelum sampai di hadapan Yama dan Miyami aku menyobek baju yang aku kenakan untuk membuat masker agar identitasku aman.
"Mau pergi kemana dasar penghianat kerajaan" Yama.
"Tuan muda apa yang anda bicarakan" Drehi.
"Jangan berbohong kamu. Kamu kan yang menghasut Nera untuk berhianat" Yama.
"Apa yang kamu bicarakan tuan muda, aku malah tidak tahu soal ini" Drehi.
Kemudian aku berbisik-bisik kepada Drehi.
"Drehi katakan yang sebenarnya saja ada kemungkinan kita akan lolos dari mereka berdua".
"Kamu sudah gila. Mereka berdua sangatlah kuat" Drehi.
"Malahan bagus soalnya mau orangnya sekuat apa kalau orang itu bertempur dengan amarah pasti akan menimbulkan banyak celah".
"Hmm benar juga" Drehi.
Kemudian Drehi mengakui penghianatnya.
"Benar sekali tuan muda aku lah dalang dari semua kerusuhan ini!" Drehi.
"Drehi kenapa kamu lakukan semua ini?" Miyami.
"Kenapa kamu tanya kenapa?" Drehi.
"Padahal kamu ini adalah orang yang sangat berpengaruh di kerajaan ini kenapa kamu berhianat!" Miyami.
"Kalau aku memang penting mengapa kalian tidak mau menerima saranku untuk tidak memanggil Yusha-sama. Dan mempercayai semua ini kepada pasukan yang kita punya, sekarang terima saja akibatnya khususnya kamu tuan muda Yama terimalah kematian Nera di hadapan mu sendiri HAHAHAHA" Drehi.
"DREHI" Yama dan Miyami langsung menggunakan sihir mereka dengan kekuatan maksimal.
Kemudian ketika sihir Yama dan Miyami hampir mendekat aku langsung menarik Drehi untuk menghindari serangan dari Yama dan Miyami. Dan efek dari serangan yama dan Miyami sampai-sampai menghancurkan setengah istana dan untungnya setengah lagi dapat di netralisir oleh Skill pelindung mutlak milik Ai.
"Tuh kan apa yang aku katakan mereka akan langsung mengeluarkan seluruh sihir mereka dan alhasil mereka tidak akan bisa bergerak untuk sementara".
Kemudian Drehi menarik ku untuk segera keluar dari kerajaan Tjima. Dan rintangan terakhir yang perlu di lewat kan yaitu kita cuman perlu melompat dari atas gedung melewati benteng kerajaan Tjima.
"Didepan kita rintangan terakhir yaitu melompati benteng di depan kita" Drehi.
"Hah yang benar saja manusia biasa tidak akan mungkin bisa melompat melewati benteng itu".
"Teneng saja aku punya cara untuk kita berhasil melewati benteng itu" Drehi.
"Bagaimana caranya?".
"Kita terbang" Drehi.
"Memangnya kamu punya sayap?".
"Tentu saja aku punya. karena aku berhasil membuat kontrak dengan iblis" Drehi.
Kemudian aku di gendong oleh Drehi kemudian Drehi melompat dari sebuah bangun tinggi di istana kerjaan Tjima tidak lama dari punggung Drehi muncul sebuah sayap kelelawar lalu Drehi menggunakan sayap itu untuk terbang menjauh dari kejaran prajurit kerajaan Tjima yang mengejar aku dan Drehi. Setelah dirasa aga jauh aku dan Drehi mendarat di tempat itu, setelah mendarat aku penasaran dengan bayaran yang di berikan oleh Drehi untuk iblis yang ia kontrak.
"Huuuuh kita sekarang sudah aman" Drehi.
"Apa itu?" Drehi.
"Kamu mengontrak iblis itu dengan bayaran apa, karena yang aku tau iblis bersedia di kontrak oleh kita karena bayarannya setimpal".
"Aku menggunakan mayat Hare yang gagal melaksanakan tugas dan setenga umur ku untuk membuat kontrak ini" Drehi.
Kemudian aku melihat sekitar karena aku merasa tempat ini pernah aku lewati bersama Ren dan Refsi. Kemudian aku melangkah ke timur ketika baru saja satu langkah kami berjalan tanah di depanku tiba-tiba menjadi pusaran pasir. Ketika melihat pusaran itu aku Ingat aku dan Drehi berada di mana.
"Shii kok tanah depanmu berubah menjadi pusaran tanah aneh" Drehi.
Oh iya aku baru ingat aku dan Drehi sekarang berada di sarang Monster Myrme. Monster yang memiliki efek ledak yang sangat luar biasa.
"Drehi kamu berdiri di depan ku".
Kemudian Drehi berdiri di depanku. Setelah Drehi berdiri di depanku aku langsung mendorong Drehi menuju sarang monster Myrme.
"Shii kenapa kamu lakukan ini" Drehi yang sudah ada di sarang monster Myrme.
"Pikirlah sendiri, dan kamu kira aku hilang ingatan. Sayang sekali aku cuman pura-pura lupa ingatan".
"Kenapa kamu tega melakukan semua ini" Drehi.
"Ketika aku dilecehkan oleh Hare kamu kemana, kemudian setelah aku dilecehkan malamnya setelah kamu pergi meninggalkan ku langsung di aniaya oleh Nera dan Ren dengan alasan Hare mati oleh sebab aku, dan ketika itu kamu dimana, puncaknya ketika di penjara bawah tanah aku di tuduh oleh Nera dan Ren sebagai beban kelompok ini kenapa kamu tidak membelaku".
"Kalo itu masalahnya aku bisa perbaiki" Drehi.
"Tapi aku sudah tidak ingin menerimamu sebagai calon suamimu. Selamat tinggal Drehi" aku dengan ekspresi dingin.
Lama kelamaan Drehi berusaha naik ke permukaan tapi semakin Drehi berusaha naik Drehi semakin ke pusat pusaran pasir. Setelah di pusat pusaran pasir monster Myrme langsung muncul dan mencapit tubuh Drehi sampai tebelah menjadi dua bagian setelah itu monster Myrme memakan Drehi hidup-hidup setelah itu monster Myrme sihir dengan efek ledakan 2 kali lipat dari sebelumnya.
Setelah memastikan Drehi wafat aku langsung meninggal hutan kematian itu untuk menuju ke kota terdekat sesampainya di Kota terdekat aku langsung di sambut oleh penduduk di kota terdekat itu.
"Selamat datang di kota bandi" salah satu penduduk.
Kota bandi aku curiga kota ini kota yang di bangun barat bandit setelah aku beri peringatan.
Kemudian aku memutuskan untuk bermalam di tempat ini.
"Apa kah disini ada penginapan yang murah?".
"Oh ada ayo ikut aku" salah satu penduduk.
Kemudian aku diantar oleh salah satu penduduk ke penginapan yang murah setelah sampai resepsionis penginapan itu menyambutku dengan sajian makanan yang lezat Tampa berpikir lagi aku langsung memakan makanan yang resepsionis siapkan setelah itu aku di antar oleh resepsionis penginapan itu menuju penginapan yang kosong setelah sampai aku menanyakan harga manakan dan penginapan yang akan aku tinggali tapi resepsionis itu mengatakan.
"Semua itu salah satu layanan kota ini" resepsionis.
"Berarti semua itu gratis?".
"Iya semua itu gratis untuk hari pertama tapi jika anda ingin menginap lebih dari 2 hari akan di kenakan harga 1 perak 10 perunggu" resepsionis.
Hmm ternyata harga nya masih murah ketimbang di penginapan kerajaan Malio. Setalah itu aku langsung tidur di penginapan itu singkat waktu pagi pun tiba. Aku terbangun oleh panggilan Refsi di dalam pikiran ku.
[Tuan bangun tuan harus sesegera mungkin menuju istana!] Refsi.