MY MATE

MY MATE
52



Author Pov


Beberapa bulan telah dilalui, Moon Stone Pack kembali bahagia karena Luna Ashley sedang mengandung penerus dari Moon Stone Pack ini. Ya, Ashley tengah mengandung usia 8 bulan, dimana dalam waktu 1 bulan bayinya akan lahir.


"Kau pergilah Drey aku tidak papa!! Kau inin seperti apa saja, disini ada Mom, Dad, Mama dan Geigi. Kau baik-baik saja disana, selesaikan tugasmu dan kembali cepat disini." Ujar Ashley melalui telfon bersama Drey yang sedang berada di New York City karena pekerjaan yang mendesak.


Ah ya, apa kalian ingat apa yang dikatakan Xastel saat pernikahan mereka? "kau tidak boleh terkejut jika melihat perubahan dalam dirimu.". Ya! Ashley sekarang bukan Ashley yang dulu, kulit pucatnya kini terganti dengan kulit cokelat yang eksotis, rambut cokelat sedikit hitam sangat lebat dan panjang, senyuman yang begitu manis juga bertambah kali manis.


Awalnya Drey dan keluarga terkejut dengan perubahan Ashley yang tiba-tiba, namun kata Wyersa ini adalah wujud dari sihir dalam diri Ashley yang terpancar dan menghasilkan aura yang begitu kuat.



Tentu saja, Drey semakin sangat posessive dan tidak boleh ada yang melihat Matenya dengan tatapan yang begitu lama. Yang dia takutkan mereka akan menyukai Matenya.


Diusia hamil yang sudah tua membuat Ashley tidak bisa bergerak dengan leluasa, menantikan anak pertama adalah hal yang paling dia tunggu. Katanya anak pertama mereka berjenis kelamin laki-laki.


Tentu saja mereka senang dan memberkati agar anak tersebut menjadi penerus yang gagah seperti Ayahnya kelak. Malam ini Drey akan pulang dari New York, membuat Ashley sangat antusias mendengarnya.


Benar saja, Drey sudah datang didepan rumah yang Ashley sambut dengan berlari dan menghiraukan perut besarnya. "Ashley hati-hati, nanti kau terjatuh!" Peringat Liena kepada putrinya.


Dengan cekatan Ashley langsung memeluk tubuh Drey walaupun tidak sepenuhnya karena terhalang perut buncitnya. "Aku merindukanmu." Ucap Ashley.


"Aku juga, tapi kau tidak boleh berlari seperti itu Shey. Jika anak kita kenapa-kenapa bagaimana?" Kata Drey memperingati juga.


Ashley memanjukan bibirnya cemberut karena Drey memperingatinya. "Ya ya aku tau, maaf." Ujar Ashley pelan.


"Bukan untuk melarangmu, tapi untuk keselamatan kalian berdua." Kata Drey dengan lembut, memang semenjak Ashley hamil perasaannya mudah sensitif dan sering menangis atau marah-marah.


"Tapi kan itu tidak terjadi karena aku juga berlarinya sangat hati...." Ucapan Ashley terpotong oleh Drey.


"Menurutlah!" Geram Drey seperti bentakkan yang diterima oleh Ashley. "Masuk kekamar, aku akan menyusul." Lanjutnya menyuruh Ashley. Gadis tersebut menurut saja dan melangkah masuk kedalam kamar yang sementara dibawah bukan diatas.


Keluarga yang sedang berkumpul diruang keluarga tersebut hanya diam tidak ingin ikut campur urusan mereka berdua. Drey mendesahkan nafasnya berat, lalu berdiri dari sofa dan berpamitan kepada mereka untuk masuk terlebih dahulu kedalam kamar.


"Drey..." gumam Ashley saat mendengar suara pintu kamar terbuka, matanya yang semula ingin terpejam kini terbuka kembali saat mendapati Drey sudah masuk sedang melepaskan sepatu dan dasinya.


"Apa kau tidak berpikir mengenai kondisimu?" Tanya Drey sambil mendekat kearah Ashley.


"Drey, aku tahu saat ini aku tengah hamil. Tapi aku bisa hati-hati untuk itu." Kata Ashley.


"Kau memang Luna Queen, tapi kau Luna Queen yang sedang mengandung! Bisakah kau tidak menunjukkan sifat ceroboh dan keras kepalamu? Jika kau terpeleset atau tersandung kaki sendiri, bagaimana? Jika aku tidak ada dijangkauanmu aku tidak bisa melindungimu dan juga anak kita, itu sama saja membuatku gila, Shey." Ujar Drey panjang lebar.


Ashley menghela nafas, apa yang dikatakan oleh Drey memang benar adanya. Sifat gegabah, ceroboh dan keras kepala dia bisa saja menyakiti anak yang sedang dikandung dalam perutnya. Drey mendiami Ashley, gadis tersebut memang tidak suka dimarahi atau pun diteriaki tapi jika Drey sudah terdiam itu jauh lebih menyeramkan.


"Maafkan aku.." gumam Ashley sambil menunduk.


"Kau selalu saja meminta maaf, tapi kau selalu mengulanginya lagi dan lagi." Kata Drey dengan kesal.


"Aku berjanji tidak akan seperti itu lagi!" Ujar Ashley dengan bergumam. Drey yang mendengarnya menipiskan bibir dan menatap lekat Ashley, lelaki tersebut seperti sedang menyakinkan dirinya sendiri untuk percaya kepada Matenya.


Drey mengubah posisi dan mensejajarkan wajahnya dengan Ashley. "Apakah aku harus luluh lagi? Kau tahu apa yang akan aku lakukan sekarang bukan?" Kata Drey sambil mengelus pelan pipi Ashley.


Ashley yang mendengarnya terkekeh sedikit. " Bukankah kita harus merayakan 8 bulan kandunganku?" Ujar Ashley.


"Aku ingin menghukummu terlebih dahulu." Ucap Drey dengan menipiskan jarak diantara mereka.


Saat bibir mereka ingin menyatu, tendangan diperut Ashley membuatnya mengaduh kesakitan. "Aaww..." ringis Ashley sambil mengusap perutnya yang besar.


"Perutku sakit." Kata Ashley sambil berdiri dari tempat tidur, dia berpikir akan mengurangi rasa sakitnya. Namun tiba-tiba air putih keluar dari bawah kaki Ashley.


Gadis tersebut meringis kembali, Drey yang melihat hal itu pun ikut melihat dibawah kaki Ashley. "Apa kau pipis, Shey?" Tanya lagi Drey dengan tampang bodohnya.


"Astaga Drey!! Perutku sakit! Aku tidak pipis bodoh, air ketubanku pecah!!!" Pekik Ashley geram dengan intonasi yang tinggi.


Drey terkejut dan langsung menjadi panik, sampai paniknya dia berlari keluar kamar dan meninggalkan Ashley yang sedang menahan sakit sendiri didalam kamar.


"DREY KAU BODOH BANTU AKU, KENAPA KAU MALAH PERGI!!!" Teriak Ashley kencang dan marah kearah suaminya.


Tak lama, Drey kembali lagi dengan keluarga mereka yang juga datang. "Ya ampun, cepat bawa Ashley kerumah sakit. Dia mau melahirkan!!" Kata Luna Qiandra panik.


"Tapi usia hamilnya baru 8 bulan." Ujar Drey.


"Prematur!! Bayi ini keluar sebelum waktunya! TUNGGU APA LAGI DREY CEPAT BAWA MATE MU KERUMAH SAKIT!!" Teriak Luna Qiandra yang tak kalah kesal dengan anak lelakinya.


Drey mengangguk dan menggotong tubuh Ashley yang sudah menahan sakit, dibawanya cepat kerumah sakit pack. Sialnya saat itu hanya dokter Andrew didalam sana, Drey menentang jika Ashley melahirkan dibantu dengan dokter lelaki, namun ego nya dikesampingkan terlebih dahulu demi keselamatan mereka berdua.


Dengan berat Drey meng-iyakan hal itu. Untungnya Ashley tidak harus melakukan operasi sesar dan melahirkan secara normal, walaupun belum saatnya tetapi bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir dengan sehat dan besar. Mungkin ini kekuatan dari tubuh Ashley dan darah dari Drey.


Semua orang nampak bahagia dan memeluk satu persatu keluarga mereka dan mengucapkan selamat. Drey masuk keruangan tersebut dan mendapatkan Ashley yang tengah berbaring lemah.


"Lihat anak kita Mate! Begitu tampan dan menggemaskan." Ujar Drey dengan lembut dan sedikit air mata yang menetes disudut matanya.


"Sama tampannya dengan dirimu, Drey." Ucap Ashley sambil mengelus pipi anaknya dengan senyuman lemah.


"Terimakasih telah memberikanku hadiah yang paling berharga." Kata Drey sambil mengecup sekilas kening Ashley. Gadis tersebut hanya mengangguk.


Tak lama keluarga mereka masuk, ada pun Luna Emily dan Alpha Shawn yang menggendong anaknya yang sudah menginjak umur 1 tahun berjenis kelamin lelaki juga.


"Selamat atas lahirnya anakmu Shey, sangat tampan." Ujar Luna Emily kepada mereka berdua.


"Ngomong-ngomong ingin dikasih nama siapa anakmu?" Sahut Alpha Shawn yang diangguki mereka yang sedang berada didalam ruangan.


Drey menatap kearah anaknya lalu beralih menatap Ashley dan berkata. "Lucien Malvis Anderson."


Mendengar nama tersebut membuat semua terkagum. "Nama yang gagah! Aku harap bisa menjadi penerusmu yang kuat." Ucap Alpha Sean.


"Hi baby Luc! I'm aunty Geigi, nice to meet you." Kata Geigi dengan senangnya.


Semuanya berbahagia disana, mengutarakan ucapan atau candaan yang sesekali membuat isi ruangan tersebut dipenuhi tawa.


Kebahagiaan akan didapatkan jika waktu itu sudah tepat, tidak perlu mengutuk waktu. Sebab semua akan ada porsi bahagianya masing-masing.


 


***°TO BE CONTINUE°


 


Hayoloh bingung up lagi😆 kalian greget gak sih sama Drey?🤣 Hari ini up 3 kali deh nanti malam dilanjutin lagi. Akhirnya Baby Lucien lahir🎉 jangan lupa Vote, like dan comment. Oh iya itu ada pict Ashley loh, menurut kalian bagaimana?😂 jika tidak sesuai ekspetasi, kalian boleh kok berimajinasi sendiri oke deh.


See you next part🌻***