
Author Pov
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Drey sambil memegang wajah Ashley dengan kedua tangannya. Ashley hanya mengangguk sambil menahan air mata bahagianya.
"Aku merindukanmu." Ucap Drey lagi sambil kembali memeluk erat Ashley, sesekali dia menciumi pipi dan bibir Ashley sekilas.
Ditengah melepas rasa rindunya, tiba-tiba Beta Alrick datang dan berkata. "Maaf mengganggu Alpha, Luna. Traffic sudah datang dimedan tempur."
Drey dan Ashley yang mendengar itu menatap kearah dimana Traffic berada. Saat Deey ingin menghampirinya, Ashley mencengkal tangan Drey agar tak pergi darinya. Ashley menggelengkan kepalanya tanda bahwa Drey tidak boleh pergi.
"Aku akan baik-baik saja, kau percaya padaku." Kata Drey sambil mengusap pipi Ashley dengan lembut.
"Traffic sangat jahat Drey, aku sudah melihatnya." Ucap Ashley bertepatan dengan jatuhnya air mata.
"Aku ini seorang Alpha, sudah menjadi tugasku untuk berada dimedan perang dan memimpin para warriorku. Kau tunggu disini saja." Ujar Drey dengan meyakinkan Ashley, tanpa menunggu jawaban dari Ashley, lelaki tersebut lari dan meninggalkan Ashley dengan Beta Alrick.
"DREY!!" Teriak Ashley saat melihat Matenya pergi menghampiri Traffic.
"Tenanglah Luna, percaya saja dengan Alpha Drey. Dia akan menangani ini semua." Ucap Beta Alrick disamping Ashley. Sedangkan Ashley tidak meresponnya sama sekali kecuali terdiam dan terisak.
Disisi lain, Drey sudah berhadapan dengan Traffic sekarang. "Oh oh oh, aku slaut dengan pemikiranmu jika perempuanmu diculik olehku." Kata Traffic dengan senyuman sinis.
"Apa yang kau perbuat kepada Mateku, akan ku habisi kau malam ini!" Tegas Drey penuh ancaman.
"Astaga! Aku merasa takut Alpha." Kata Traffic dramatis dan tertawa mengejek.
"Apa yang kau inginkan dariku?" Tanya Drey dengan tatapan tajam dan dinginnya.
"Yang ku inginkan? Membalaskan dendamku kepada perempuan itu dan menghancukan pack Alpha Keenan dan juga dirimu!" Ucap Traffic dengan nada percaya dirinya.
"Kau serius berkata seperti itu? Mimpimu terlalu tinggi, Traffic!!" Kata Drey, sedetik kemudian dia melangkah mundur. Suara retakkan tulang dan geraman keluar dari diri Drey. Tak butuh waktu lama, Drey sudah berganti Shift dengan Wolfnya yaitu Greyson.
Lolongan dendam Greyson keluarkan dan para Warriornya yang mendengar lolongan sang Alpha menyahut lolongan tersebut. Traffic yang melihat hal itu menjadi waspada.
Greyson melangkah mendekati Traffic dengan keempat kakinya. Geraman terus keluar dari mulutnya.
"Sekarang aku beri kesempatan untukmu, pergi dari pack ini atau kuhabisi kau dan para Warriormu termasuk juga Mate yang kau sayangi!" Ancam Traffic sambil memundurkan langkahnya saat serigala Drey bergerak maju.
Karena tidak ada respon dari serigala besar tersebut, Traffic mengeluarkan sihir hitamnya yang sudah keluar ditangan kanannya. Saat Traffic menyerang Drey langsung menghindar saat mengetahui taktik dari Traffic, tentu saja ini adalah ide dari Alpha Keenan.
Traffic mendesis geram saat sihirnya melesar tak mengenai tubuh serigala yang berada didepannya tersebut. Sedangkan para Warrior Drey terus menyerang anggota Traffic yang sudah semakin sedikit.
Tanah yang semula berwarna hijau karena tumbuhnya rerumputan sekarang berubah menjadi warna merah darah akibat para anggota Traffic maupun Warrior Drey berjatuhan gugur diperang.
"Sial! Traffic akan segera berganti shift dengan serigalanya!" Ujar Drey melalui Mindlink.
"Aku tahu! Tenang saja." Kata Greyson membalas.
Seketika Traffic sudah berganti menjadi serigala hitam dan bola mata biru gelap. Dengan hitungan cepat mereka saling menyerang tubuh satu sama lain. Pertarungan begitu sengit jika dilihat sekarang.
Beta Alrick yang sedari tadi menjaga Ashley yang terus meronta untuk ikut kemedan perang akhirnya menyerah saat tiba-tiba Ashley menyerang Beta Alrick dengan sihirnya. Beta Alrick terpental dan menabrak pohon dibelakangnya.
"Maafkan aku Beta Alrick." Kata Ashley setelah melakukan hal tersebut.
"Apa kau yakin? Aku takut Drey akan marah nanti." Kata Chara tidak yakin.
"Kau menurut saja padaku!" Ujar Ashley kesal. Chara hanya pasrah dan fokus berganti Shift. Namun, saat Ashley ingin menutup kedua matanya tiba-tiba bahu dirinya ditepuk dari belakang oleh seseorang.
Ashley langsung menengok siapa yang mengganggu konsentrasinya. "Wyersa?" Kata Ashley saat mengetahui orang tersebut.
"Jangan lakukan hal itu, akan sangat bahaya untukmu dan juga Drey." Ucap Wyersa mencegah Ashley.
"Tapi aku harus membantu Drey! Aku tahu dia membutuhkan bantuanku." Kata Ashley dengan keras kepala.
"Aku bilang jangan!" Bentak Wyersa untuk pertama kalinya. Ashley terkejut mendengar bentakkan dari Wyersa.
"Maaf sudah membentakmu, tapi percayalah padaku. Kau bisa membantu Alpha Drey namun tidak dengan berganti Shift." Ucap Wyersa menurunkan intonasi suaranya.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" Ujar Ashley dengan nada lemah dan menunduk lesu. Sedangka Beta Alrick menghampiri Ashley dan Wyersa dengan memegangi perutnya.
"Yang diucapkan oleh Nona Wyersa benar Luna. Jika kau terluka maka Drey akan sangat murka dan berubah menjadi iblis, dia bisa membunuh siapa saja termasuk diriku." Sahut Beta Alrick sambil menatap pertarungan didepannya.
Sebenarnya Beta Alrick ingin sekali membantu. Namun, dia sudah ditugaskan oleh Drey untuk menjaga Matenya. Dan itu sudah menjadi janjinya kepada sang Alpha.
"Para Warrior sudah sangat kelelahan. Kemungkinan akan ada kekalahan dalam Pack kita." Ucap lagi Beta Alrick sambil menatap khawatir.
"Aku tahu apa yang harus kita lakukan, Luna." Kata Wyersa sambil menatap Ashley.
"Apa?" Tanya Ashley bingung. Wyersa tidak menjawabnya melainkan menarik tangan Ashley untuk masuk kedalam medan perang.
"Luna Ashley!" Teriak Beta Alrick saat Wyersa membawanya pergi. Tanpa berpikir panjang, Beta Alrick pun ikut masuk dan menyerang beberapa anggota dari Pearl Moon Pack.
Greyson dan Traffic masih dengan sengit menyerang dan melayangkan cakaran demi cakaran, namun mata Greyson tak sengaja menatap keberadaan Ashley yang berada disamping Wyersa.
Traffic yang melihat kelengahan Greyson langsung menendang dan berhasil membuat Greyson terhempas ketanah. Ashley yang melihat tersebut langsung berteriak histeris.
Dengan cepat Wyersa mencegah tangan Ashley saat ingin berlari kearah Drey yang sudah kembali menjadi manusia. Begitupun dengan Traffic yang sudah berganti wujudnya.
"Sekarang saatnya Luna, aku akan melindungimu dibelakang." Ucap Wyersa dengan nada yakinnya. Ashley hanya mengangguk.
Sebuah cahaya besar seperti perisai melindungi Ashley, dan Ashley langsung menutup kedua matanya dan berkonsentrasi. Hal tersebut langsung membuat Drey terpaku menatap Ashley yang kini berubah bukan Ashley yang dia kenal, aura sihir sangat kuat, didahinya terdapat bulan sabit yang bercahaya terang.
Tangan Ashley terangkat dan melakukan gerakan memutar membentuk sebuah angin dan gumpalan awan mendung. Angin tersebut bertambah menjadi besar menyedot semua daun dan juga ranting-ranting yang kering. Dengan sekali hempasan Ashley melayangkan angin berbentuk tornado tersebut kearah anggota Traffic yang terhempas hebat hingga menumbangkan pepohonan.
Dengan sekali hentakan kaki Ashley mampu membuat tanah tersebut retak dan membuat para anggota berjatuhan didalam tanah yang begitu dalam dan menenggelamkan beberapa mayat yang sudah tergeletak.
Warrior Moon Stone Pack langsung menghindari dan menyelamatkan dirinya sendiri agar tak jatuh kedalam lubang tersebut.
***°TO BE CONTINUE°
Up🎉 Semoga suka dan kalian bakal aku kasih kejutan dipart selanjutnya😍 makannya jangan sampe lupa like, vote&comment biar cepet up🤗
See you next part,🌻***