MY MATE

MY MATE
51



Author Pov


"Aku ingin mengatakan dan mengumumkan sesuatu hal yang penting dalam hidupku dan dalam Moon Stone Pack ini," ujar Drey dengan lantangnya tanpa menggunakan microfon.


Semua para tamu menatap kearah Drey dan Ashley dengan seksama menunggu kelanjutan ucapan dari Drey. "Saya Drey Malvis Anderson sebagai Alpha Moon Stone Pack ingin memberikan pengumuman jika istriku Ashley Stormi akan menjadi Queen Luna dipack ini dan mendampingiku untuk selamanya!!" Lanjut Drey dengan nada yang gembira sambil memeluk tubuh Ashley dari samping.


Semua tamu bersorak riang dan bertepuk tangan mendengar ucapan Drey. Begitu pun dengan keluarga dekat mereka, semuanya memberikan selamat dan menundukkan sedikit badan mereka menghormati atas gelar Ashley sebagai Queen Luna.


Tidak lupa, Wyersa dan Xastel datang diacara tersebut dan memberikan berkat kepada mereka. "Aku harap setelah ini kau tidak akan terkejut tentang apa yang akan terjadi pada tubuhmu nanti." Ujar Xastel berbisik kepada Ashley.


Gadis tersebut mengernyit heran apa yang dimaksud oleh Xastel kepadanya? Namun kedua perempuan tersebut hanya tersenyum manis melihat keheranan diwajah Ashley. Lalu berbaur dengan para tamu lainnya.


Mahkota yang sudah disiapkan sedemikian rupa oleh Drey bertengger indah dikepala Ashley, berlian warna warni namun berdominan putih sangat cantik siapapun yang memandangnya. Aroma tubuh Ashley semakin kuat dipenciuman Drey, membuat lelaki tersebut menahan hasrat ingin menandainya.


Satu persatu acara sudah terlewatkan. Namun disaat dansa yang dilakukan Geigi kepada semua, tiba-tiba salah satu tamu misterius menodongkan sebuah postol dengan peluru perak yang mengarah kepada Drey.


Ashley yang menyadari akan hal itu bertepatan dengan lepasnya tembakkan tersebut. Semua tamu terkejut dan berteriak, Ahsley dengan sigap mendorong tubuh Drey kesamping dan mengeluarkan sihirnya sehingga peluru tersebut hancur diatas udara.


Drey yang sama terkejutnya saat terjatuh ketanah didorong oleh Ashley berteriak saat Matenya berlari mengejar pria misterius tersebut. "ASHLEY!!" Teriak Drey kencang, begitu pun dengan keluarganya. Segera mungkin para warrior dikerahkan, Drey pun ikut mengejar Ashley yang diyakini masih sekitaran sini dari aroma tubuhnya.


"Hey berhenti!!" Ucap Ashley berteriak sambil mengelurkan sihir dan mendorong pria tersebut dengan sihirnya sehingga jatuh ketanah, Ashley langsung mendekat kearahnya. Pelan namun pasti dia merebut pistol yang tergeletak jatuh tak jauh dari pria tersebut.


Bergantian. Kini Ashley mengendalikan pistol tersebut ditangannya dan mengarah kearah pria yang menundukkan kepalanya. "Kau siapa?!" Tanya Ashley dengan terus mencodongkan pistol kearahnya.


Pria tersebut mendongakkan kepalanya dan menurunkan tutup jubah dikepalanya. "Drake?" Ucap Ashley terkejut.


"Kau terkejut?" Tanya Drake dengan nada dan wajah dinginnya.


"Mengapa kau bisa ada disini? Bukankah..." Ucapan Ashley terpotong oleh Drake.


"Jika yang kau maksud aku mati dalam hancurnya Pack Ayahku, kau salah! Aku selamat Nona dan sekarang aku akan membalaskan dendamku dengan Alpha Drey dihari pernikahannya. Namun sayang kau menggagalkan rencanaku, seperti orangtuamu yang menggagalkan rencana Ayahku." Potong Drake dengan sarkatis.


Ashley masih terkejut dengan sikap Drake yang terkenal lemah lembut dan mudah tersenyum, kini berbanding terbalik seperti sifat Ayahnya dulu. "Mengapa kau menjadi seperti ini?" Kata Ashley yang terus mencodongkan pistol tersebut.


"Mengapa? Kau bilang mengapa? KARENA AKU INGIN MEMBALASKAN DENDAMKU ATAS HANCURNYA PACK DAN MATINYA AYAHKU!!! Kau tahu? Aku sekarang menjadi seorang Rogue yang tidak memiliki tempat tinggal!!" Teriak Drake dengan nada intonsi yang berubah-ubah.


"Tapi Ayahmu salah!! Mate ku terluka juga saat itu karena Ayahmu!!" Teriak Ashley juga dengan intonasi tinggi.


"Ashley kau dimana!!" Teriak Drey dari arah belakang.


"Sebaiknya kau pergi dan jangan kembali lagi, atau kau akan mati membusuk dipenjara bawah tanah!" Kata Ashley memperingati Drake.


"Hey nona! Aku bukan laki-laki lemah lagi sekarang, kau pikir aku takut karena ancamanmu?" Ucap Drake dengan angkuhnya.


"Kau keras kepala! Terserah apa katamu. Aku disini Drey!!" Ujar Ashley berteriak diakhir kata.


Drey datang bersama dengan Gamma Louis dan beberap Warrior dibelakangnya. "Ini anak dari Traffic Alpha." Ujar Gamma Louis mengetahui wajah Drake.


Lelaki tersebut menatap nyalang kearah Drake lalu berkata. "Bawa dia kepenjara bawah tanah dan jangan siksa sebelum aku memutuskannya!" Ucap Drey yang diangguki oleh Gamma Louis dan beberapa Warrior.


Mereka membawa Drake yang meronta untuk dilepaskan. Sedangkan Drey menatap marah kearah Ashley yang memegang pistol berpeluru perak tersebut, tangannya merampas pistol tersebut dari tangan Ashley dan menyeretnya untuk masuk kedalam rumah.


Disisi lain dimana Ashley dan Drey sudah berada dikamar. Mereka sama-sama diam tidak ada yang berbicara, Ashley tahu jika Drey sedang marah saat ini dengannya karena mengambil resiko yang berbahaya.


"Hi Drey!" Ucap Ashley dengan bodohnya menyapa Drey seperti ini, membuat Chara wolfnya menatap she-nya kesal didalam sana.


"Jangan menyapaku Shey!" Geram Drey pelan. "Apa yang baru saja kau lakukan!?" Katanya lagi.


"Uumm... duduk?" Ucap Ashley polos.


"Jangan pura-pura bodoh!" Cerca Drey membuat Ashley mengerucutkan bibirnya kesal.


"Aku tahu, maafkan aku." Ujar Ashley pelan.


Drey mengangguk. "Apa kau senang melakukan hal itu?" Tanya Drey dengan nada tenang dan lembut membuat Ashley yang mendengarnya lebih mengarah kekata parah daripada kemarahan Drey.


Ashley menundukkan kepalanya dan berkata. "Maafkan aku Drey."


Drey berjalan menghampiri Ashley yang duduk dipinggir kasur namun tanpa diduga Ashley dipeluk sangat erat oleh Drey namun terasa nyaman. Lelaki tersebut menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya seraya berkata. "Apa kau tahu bagaimana perasaanku saat kau berlari mengejarnya dengan peluru perak ditangan dia? Aku hampir kehabisan nafas melihat itu Shey!! Apa kau senang?"


"Aku tahu salah, maafkan aku." Ujar Ashley.


Drey sebisa mungkin menahan amarahnya agar tak membuncah, ini adalah hari bahagianya. Drey tidak boleh emosi untuk sekarang. "Aku memaafkanmu, tapi jika mengulangi hal ini lagi. Kau harus tau akibatnya!" Kata Drey yang memeluk Ashley.


Ashley hanya mengangguk dan membalas pelukan tersebut. Drey melepaskan pelukannya dan mengecup sekilas kening Ashley. Dengan guratan wajah misterius Drey berkata.


"Untuk menebus kesalahanmu, kau harus aku hukum malam ini Shey." Kata Drey dengan gerlingan mata menggoda.


Dibaringkannya tubuh Ashley diatas kasur, membuat Ashley sudah memikirkannya yang tidak-tidak. "Kau... kau ingin apa Drey?" Tanya Ashley dengan terbata-bata.


"Melakukkan hal yang seharusnya sepasang Mate lakukan Shey, apalagi?" Kata Drey sambil membubuhi ciuman dan kiss mark dileher jenjang Ashley.


Sentuhan demi sentuhan Ashley dapatkan. Kabut gairah terpancar dikedua mata Drey, Greyson melolong senang didalam sana begitu pun dengan Chara.


Baju yang dikenakan Ashley terlepas sepenuhnya tanpa Ashley sadari karena terlalu terbawa suasana permainan ciuman yang diberikan Drey.


Melumat dan mencecap yang dilakukan Drey dibibir Ashley membangunkan gairah Ashley. "Drey...." Ucap Ashley dengan sedikit nada mendesah saat Drey turun tepat didepan bukit kembar milik Ashley. Tanpa membung waktu lama, Drey langsung mencecap dan melumat.


Tubuh Ashley menggelinjang nikmat dan menarik rambut Drey. "Ini waktunya Shey, memang awalnya akan terasa sakit. Namun setelahnya hanya kenikmatan yang menjemput." Kata Drey sambil mengecup sekilas bibir Ashley.


Mereka sama-sama sedang berada dalam kondisi sepenuhnya bertelanjang tanpa sehelai kain. Awalnya Ashley sangat malu Drey melihat tubuhnya namun dengan yakin Drey meyakini Ashley.


Malam itu pun terjadi, dimana seorang pasangan melakukan hal wajib saat malam pertama sebagai suami istri. Mereka sama-sama berada diatas awan karena merasakan mabuknya cinta.


Kisah yang akan dimulai dengan lembaran baru, masalalu biarkan kita tinggalkan. Buka lembaran baru dan sapa lah duniamu.


***°TO BE CONTINUE°


Hihihi ayoloh ngapain mereka🤣 maap ya sampai disini bye bye😘 jangan lupa kasih like,vote&comment buat DreyShey dan Authornya🤗


See you next part guys🌻***