
Aghnia adalah seorang agen di kota C yang sedang menjalankan misi untuk mengintai musuh di sebuah perusahaan Yi Grup yang sedang menjalankan sebuah pekerjaan ilegal.
Aghnia sebenarnya tidak perlu melakukan pekerjaan yang berbahaya karena keluarganya saja sangat terpandang tapi dia bukanlah tipikal cewek yang hanya tau cara menghabiskan uangnya.
Pada saat misinya untuk mengintai Yi Grup aghnia malah ditembak oleh sahabatnya sendiri.Saat Aghnia terbangun kembali dia sudah berada dalam tubuh orang lain saat kesadarannya sudah penuh aghnia meresakan ada sebuah memori yang masuk di kepalanya.
Setelah beberapa saat Aghnia kembali sadar lagi "Ah...jadi pemilik tubuh ini bernama Alisya dia adalah seorang Werewolf!! ckck aku tidak menyangka akan semua hal hal yang berbau mitos ini ada" ucap aghnia dengan raut wajah tidak percaya.
"Oh tunggu!!" balas aghnia dengan raut wajah yang sangat terkejut dengan sedikit berteriak "Jadi pemilik tubuh ini bunuh diri karena di reject oleh mate nya? aishh sayang sekali takdirmu ini"gumam aghnia disela keterkejutannya.
Sekarang dia tampak sedang befikir setelah itu dia sedikit menyeringai "Tapi sekarang semua sudah berbeda karena sekarang aku yang berada dalam tubuh ini jadi aku bebas mau melakukan apapun dan sekarang tujuanku adalah untuk membalaskan dendammu" timpal Aghnia dengan semangat sambil mengacungkan dua kepalan tangannya di samping kedua sisi kiri dan kanan kepalanya.
"Yah baikalah sekarang sudah cukup dulu dan sekarang aku akan kembali dulu ke mansion milik keluarga Alisya untuk beristirahat dahulu baru besok berfikir" setelah itu Alisya(Aghnia) pergi meninggalkan hutan itu dan pergi berjalan menuju kembali ke mansion.
Setelah berjalan cukup jauh dan melelahkan Alisya akhirnya sampai di depan gerbang mansionnya dan di depan gerbang ada dua sosok wanita muda yang kiranya seumuran dengan Alisya.
"Luna coba kau lihat disana ada seorang pelacur yang baru saja di reject oleh matenya" ucap seorang gadis yang memakai gaun berwarna hitam dengan menatap Alisya dengan ekspresi jijik di raut wajahnya.
"Kau benar Lucy dia terlihat sangat menyedihkan dan coba kau lihat bajunya terlihat seperti seorang pengemis benar benar sangat menyedihkan"timpal wanita yang di panggil dengan nama Luna tersebut.
Setelah itu mereka berdua tertawa bersamaan setelah mengomentari Alisya dengan tatapan jijik dan benci sambil berjalan untuk mendekati Alisya.
Tapi alisya malah pergi berjalan masuk dengan santai seolah orang yang dibicarakan mereka bukanlah dirinya.
"HEI!!!,mau kemana kau gadis sialan?!" teriak Lucy dari kejauhan disana dia tampak sangat kesal pada Alisya karena dia sangat berani untuk mengabaikan dirinya dan juga saudaranya.
"Hmp! dasar pengganggu" bisik Alisya pada diri sendiri sambil berjalan masuk kedalam mansionnya dan mengacuhkan Luna dan Lucy yang tampak sangat marah dan kesal pada Alisya