
Author Pov
Sudah sehari berlalu semenjak penculikan Ashley keadaan Moon Stone Pack sedang berjaga-jaga dan was-was. Drey yang terlihat sangat kacau memilih mengurungkan dirinya didalam ruang kerjanya.
"Aku tahu!!" Sahut tiba-tiba Luna Qiandra yang membuat Drey dan Alpha Sean yang berada diruangan tersebut menoleh kearahnya.
Jika kalian bertanya bagaiamana Luna Qiandra dan Alpha Sean berada disini dan mengetahui jika Ashley diculik karena mereka sudah kembali kemarin malam dan langsung mendapat kabar yang buruk.
"Ada apa?" Ujar Alpha Sean.
Luna Qiandra menatap anak lelakinya dengan begitu lekat, Drey menatap balik tatapan ibunya. "Drey, bukankah kau sudah memberi tanda kepada Ashley?" Tanya Luna Qiandra dengan serius.
Drey menganggukkan kepalanya. "Benar," kata Drey.
"Oh astaga, apa yang kau pikirkan selama ini Drey!!" Ucap Luna Qiandra dengan hebohnya.
"Hei tenangkan dirimu! Ada apa?" Kata Alpha Sean menenangkan istrinya.
"Kau ini seorang Alpha! Kau memiliki pemikiran yang luas. Mengapa kau begitu bodoh? Kau terlalu fokus dengan pekerjaan kantor, sampai kau lupa kekuatan yang dimiliki sepasang Mate!" Ucap Luna Qiandra mengoceh panjang dan mengatakan bodoh kepada anak lelakinya.
"Bisakah langsung keintinya, Mom? Kau sangat berbelit aku tidak mengerti karena aku memiliki banyak pikiran." Ujar Drey dengan nada yang bercampur.
"Kau bisa berkomunikasi dengan Ashley melalui Mindlink! Kau sudah menandainya, itu artinya jiwa Ashley setengahnya jiwa dirimu, kau bisa berbicara dengannya sekarang!! Cepat." Kata Luna Qiandra dengan nada yang menggebu-gebu dan menahan rasa sabar agar tidak mencakar wajah anaknya yang seperti orang bodoh saat ini.
Drey seketika sadar. Astaga dia bodoh, bagimana dia tidak berpikir jauh disitu? Drey langsung berdehem dan mengubah duduknya menjadi tegap.
Dengan berusaha dia menghubungkan saluran Mindlink dengan Ashley dan memejamkan matanya agar fokus. "Ashley kau bisa mendengarkanku!?" Tanya Drey melalui Mindlinknya dengan Ashley.
Tidak ada jawaban dari Ashley. "Ashley!! Jawab panggilanku. Apa kau baik-baik saja? Aku mohon, jangan membuatku khawatir seperti ini." Katanya lagi.
Berkali-kali Drey mencoba menghubungi lewat Mindlink namun tidak ada respon dari Ashley. Pasrah, hanya itu yang Drey bisa lakukan. Drey membuka kembali matanya dan menatap kedua orangtuanya yang juga menatapnya dengan rasa ingin tahu sekaligus rasa cemas dan berharap.
"Bagaimana?" Tanya Luna Qiandra.
Drey menggeleng lemah dan menundukkan kepalanya. Luna Qiandra yang melihat itu juga kembali memurungkan wajahnya lalu memeluk Alpha Sean dan tak lama isakan pun keluar dari mulutnya.
Mereka semua terdiam diruangan tersebut, hingga ketukkan pintu menyadarkan mereka. "Masuk." Ucap Drey.
Seseorang membuka pintu tersebut dan ternyata dia adalah Beta Alrick. "Salam Alpha, Luna." Kata Beta Alrick sesaat masuk keruangan tersebut dan sedikit membungkukkan badannya.
"Ada apa, Beta Alrick?" Tanya Alpha Sean.
"Aku memiliki sebuah pemikiran yang aku yakini ini menyangkut masalah dengan Luna Ashley..." ucapannya terpotong oleh Drey.
"Katakan dengan cepat dan jangan bertele-tele!" Ujar Drey dengan nada dingin. Beta Alrick mengangguk lalu melanjutkan ucapannya.
"... Luna Ashley kemungkinan diculik oleh sekawanan Pack lain atau bisa jadi seorang yang bertahta tinggi diwilayahnya. Karena dari Gamma Louis yang tidak menyadari Luna Ashley yang dibawa pergi itu bisa kita simpulkan jika yang menculik Luna Ashley memiliki Ilmu hitam karena aroma tubuhnya tidak tercium oleh warrior kita saat memasuki pack ini." Kata Beta Alrick panjang lebar.
"Kau benar, bisa jadi itu bukan Rogue biasa. Atau mungkin Ashley memiliki musuh atau.... musuh pack ini balas dendam melalui Ashley?!" Ucap Luna Qiandra menanggapi dan cemas.
"Aku juga berpikir seperti itu Alpha, dilihat dari perang kemarin. Bukankah Traffic pergi dari perang tersebut? Kemungkinan Traffic memiliki dendam dan melampiaskan kepada Luna kita." Ujar Beta Alrick.
"Tidak hanya dendam dengan kita! Traffic juga memiliki dendam dengan kedua orangtua Ashley karena orangtua Ashley berhasil menggagalkan rencana Traffic untuk menghancurkan Silver Moon Pack 14 tahun yang lalu." Kata Luna Qiandra dengan menggebu-gebu.
"Kau benar!! Sialan, tunggu kau ****. Kematian sudah menghampirimu jika bermain-main denganku! Jika terjadi sesuatu kepada Ashley, akan ku pastikan kau mati dengan tubuh yang hancur!!" Ucap Drey dengan sungguh-sungguh dan penuh dengan dendam.
"Beta Alrick, kerahkah semua Warrior untuk pergi ke Pearl Moon Pack. Bilang kepada Gamma Louis untuk tetap menjaga dipack ini, akan ditakutkan jika setengah dari Warrior Traffic menyerang Pack kita." Perinta Alpha Sean kepada Beta Alrick yang mengangguk paham dan pergi dari ruangan tersebut.
"Aku harus pergi sekarang Mom, Dad!!" Kata Drey.
"Jangan terburu-buru nak, kita harus memikirkan konsekuensinya nanti. Jangan gegabah seperti itu!" Peringat Alpha Sean kepada anaknya.
"Apa yang dikatakan oleh Daddy mu benar, Drey. Kita harus memikirkan dulu strateginya." Kata Luna Qiandra. Drey kembali terdiam memikirkan sesuatu hal yang harus dia lakukan untuk mengambil kembali Ashley ditangannya.
"Apakah aku harus meminta bantuan kepada Alpha Keenan dan Alpha Shawn? Bukankah Traffic dulu pernah menjadi Beta dari Alpha Keenan dan menyerang Silver Moon Pack? Itu artinya bisa jadi mereka sedikit mengetahui strategi apa yang harus kita buat." Usul Drey yang didengarkan dengan baik oleh kedua orangtuanya.
Mereka terdiam, tak lama kepala mereka mengangguk serempak. "Kau benar, apakah kau ingin menemuinya langsung atau Daddy suruh Gamma Louis mengirim surat?" Tanya Alpha Sean.
"Lebih baik aku menemuinya langsung, aku juga sudah lama tidak kesana. Lebih baik juga menyampaikan dengan jelas jika bertemu langsung." Jawab Drey.
"Baiklah, tapi ini memasuki makan siang, sebaiknya kita makan siang terlebih dahulu." Sahut Luna Qiandra.
"Tidak Mom, aku tidak ingin makan apapaun. Kalian saja." Kata Drey menolak.
"Tapi kau harus makan agar tubuhmu memdapat tenaga dan tidak sakit. Jika kau sakit bagaimana dengan nasib Ashley disana? Pasti tersiksa." Ucap Luna Qiandra.
Drey yang mendengarkan hal itu kembali tercenung. Benarkah seperti itu? Greyson didalam sana pun berkata. "Turuti saja apa yang dikatakan Ibumu, kita juga butuh tenaga untuk menyelamatkan Mate kita disana!" Setelahnya Greyson memutuskan kembali Mindlink nya tanpa menunggu jawaban dari Drey.
"Baikalah." Ujar Drey lalu bangkit dari duduknya diikuti oleh kedua orangtuanya, berjalan pergi menuju ruang makan.
Disisi lain, tepatnya di Pearl Moon Pack dimana Ashley diculik oleh Traffic masih tak sadarkan diri dari kemarin dikamar tersebut. Sedangkan Traffic berada diruang kerjanya dengan algojonya.
"Apakah gadis itu sudah tersadar?" Tanya Traffic kepada Algojo.
"Belum Alpha, dia masih belum sadarkan diri." Ucap Algojo tersebut.
"Baguslah, ilmu hitamku berkerja dengan sangat baik. Kemungkinan dia akan cepat sadar karena gadis tersebut memiliki sihir White Witch juga.
"Apa yang akan dilakukan selanjutnya?" Tanya Algojo tersebut.
"Menunggu Alpha Drey menjemputnya! Saat dia mengetahui jika aku yang menculik Matenya, aku akan mengancam gadis tersebut dan membalaskan dendamku yang sudah lama kupendam!" Kata Traffic seperti mengucap sumpahnya pada diri sendiri.
***°TO BE CONTINUE°***
***Hai!! maaf banget baru up😌 Aku lupa tadi mau up dimalam tahun baru😅 Semoga suka sama alurnya dan ikuti alurnya sampe selesai🤗 jangan lupa Like, vote&comment 😘
See you next part🌻***