
mereka pun melanjutkan perbincangan mereka berdua tanpa tau jika seseorang mendengar semua yang clea katakan dari balik pintu yang tidak tertutup rapat .
setelah lama berbincang anak kecil itu akhirnya memejamkan mata , clea pun turun dari kasur king size itu secara pelan-pelan kemudian menyelimuti anak kecil itu baru lah ia kembali ke dalam kamarnya .
namun sebelum benar-benar kembali ke kamarnya clea lebih dulu ke lantai bawah untuk membuatkan suaminya kopi panas karena pasti saat ini sang suami tengah berkencan dengan laptopnya .
di dalam kamar sesuai dengan dugaan clea , alex tengah di sibukkan dengan laptopnya menghitung persentase grafik perusahaan hingga ia tersadar ketika sebuah tangan lembut memegang pipinya .
" istirahatlah sebentar " ucap clea lembut menyerahkan kopi buatan nya .
"apa anak itu sudah tidur ? " tanya alex yang langsung mendapat jawaban anggukan dari clea.
" apa masih lama ? " tanya clea sambil melirik kearah laptop alex yang masih hidup .
" sebentar lagi , kau tidur lah dulu honey tak baik jika kau tidur larut malam " ucap alex sambil melanjutkan pekerjaan nya.
CUP....
" kau juga cepatlah menyusul " ucap clea sambil tersenyum manis setelah memberi kecupan hangat di pipi suaminya .
alex hanya tersenyum kecil mendapat perlakuan dari istrinya itu , dulu sebelum ia menikah setiap malam seperti ini ia hanya di temani secangkir kopi dan laptop yang ada di pangkuan nya bahkan dulu ia bisa tak tidur semalaman .
ia bahkan mendedikasikan hidupnya untuk berkerja dan bekerja , ia sebisa mungkin di setiap waktu luang nya di isi dengan bekerja bahkan dia sendiri tak tau harus ia apakan
uang yang selama ini ia dapatkan .
namun alex yang notabene nya seorang yang gila kerja tak memikirkan bagaimana cara menghabiskan uang yang ia dapatkan ia hanya memikirkan cara menghasilkan uang dan berteman dengan tumpukan pekerjaan .
namun semua nya sekarang nampak berubah setelah clea hadir di hidupnya di tambah lagi akan hadirnya calon kedua anak nya di kehidupan mereka membuat dunia alex berputar 360° berubah .
clea yang lemah lembut dan penyayang mampu membuat hati alex yang sebeku es meleleh oleh hangat nya kasih sayang clea , wanita yang di anggap orang biasa namun bagi alex adalah wanita yang luar biasa .
wanita yang tak pernah memandangnya sebelah mata karena melihat hartanya , menerima segala kekurangan nya , wanita yang mau menjadi istri dan ibu dari anak-anak nya , dia adalah wanita yang mampu membuat alex mendeklarasikan dihatinya bahwa clea adalah belahan jiwanya .
alex yang sudah tak ada niatan lagi melanjutkan pekerjaan nya pun menyusul istrinya yang tengah berbaring menyamping .
clea yang baru saja terpejam merasakan sebuah pelukan hangat dan sebuah tangan yang mengelus perut nya dari luar piyama tidurnya , tanpa di lihat pun clea sudah tau itu adalah suaminya .
" tidur yang terlentang honey aku tak mau kepala anak kita ada yang gepeng karena kau tidur seperti itu " ucap alex membuat clea melotot mendengarnya .
gepeng ?, sejarah mana yang menyatakan kepala bayi di dalam kandungan bisa gepeng hanya karena tidur dengan posisi menyamping alexandro kenzio mondro!!!!!!!! . batin clea menjerit .
tanpa aba-aba clea langsung memberikan cubitan keras ke lengan suaminya yang tengah membenarkan posisi tidurnya , sedangkan alex yang mendapat cubitan hanya menatap mata istrinya dengan tatapan polos membuat kening clea berkedut melihatnya .
" dari mana kau mendapat alibi seperti itu sayang , kau hanya beralasan saja ya kan supaya dapat memeluk ku huh "ucap clea kesal .
" aku membuat nya sendiri , bisa saja anak kita di dalam sana sedang tumpang tindih karena kau tadi tidur dalam posisi miring dan aku sebagai calon daddy yang baik hanya menyelamatkan calon anak-anak ku " ucap alex dengan wajah santainya membuat clea tak habis pikir bagaimana bisa suaminya berpikir seperti itu .
"di mana letak kesalahan ku ? " gumam alex namun masih dapat di dengar oleh clea namun seakan tak mendengar clea memilih memejamkan matanya karena terlanjur kesal .
alex pun ikut menyusul memejamkan mata sambil tangan yang tak lepas mengelus perut besar sang istri .
******
keesokan pagi nya clea tengah di sibukkan menyiapkan keperluan alex seperti biasa namun kali ini ia juga menyiapkan keperluan untuk satu orang anak kecil .
" baju nya di atas kasur dan makanan nya ada di atas meja sofa sayang !!!! " teriak clea kepada alex yang tengah berada di kamar mandi .
clea pun pergi ke kamar anak kecil itu untuk membantu anak itu membersihkan diri , di dalam kamar ternyata anak itu tengah di temani seorang suster yang nampak akan mengganti perban di punggung dan kepala anak kecil itu .
" berikan pada ku sus" ucap clea mengambil alih tugas sang suster yang tengah membuka perban punggung anak kecil itu .
" bagaimana tidur mu apa kah malam tadi kau tidur nyenyak ? " tanya clea dan mendapat anggukan dari anak kecil itu .
" syukur lah kau harus cepat sembuh " ucap clea yang mana membuat wajah anak kecil itu seketika berubah seperti menunjukan perasaan tak rela clea tak dapat melihat perubahan wajah anak itu .
" apa setelah sembuh kau mengantar ku kepada mereka ? "
DEG..........
gerakan tangan clea yang tengah membuka perban di punggung anak itu terhenti , ia pun melirik ke arah suster dengan tatapan seakan mengatakan supaya meninggalkan mereka berdua dulu dan untung nya sang suster paham dan meninggalkan kamar .
" mereka ? aku tak tau siapa mereka yang kau maksud nak " ucap clea dengan tenang setelah diam cukup lama .
pertanyaan clea tersebut membuat anak kecil itu memejamkan mata seraya mengepalkan tangan nya , bukan karena luka di punggung nya melainkan luka lain yang bersemayam di hatinya .
bulu mata anak kecil itu bergetar menandakan ingin menangis tapi air mata seakan menolak untuk keluar , clea yang tengah memasang kembali perban di punggung melihat tangan anak kecil itu terkepal namun clea memilih diam .
setelah pertanyaan clea tak ada lagi ucapan yang keluar dari anak itu hanya terdengar suara deru nafas mereka berdua , tak ada yang ingin membuka suara terlebih dahulu sampai clea selesai mengganti perban di punggung dan anggota tubuh lain anak itu .
merasa sudah selesai clea pun membereskan peralatan dan beranjak akan pergi namun sebelum benar-benar pergi anak kecil itu buka suara yang mana mampu membuat langkah clea terhenti .
" bisa kah setelah aku sembuh kau antar aku ke panti asuhan ? " ucap anak kecil , clea pun berbalik sambil menatap anak kecil itu dengan mata sayu nya .
" tidak " ucap clea tegas kemudian ia melangkah pergi meninggalkan anak kecil itu yang nampak semakin mengepalkan tangan nya
penasaran ada apa dengan clea ? simak terus bab selanjutnya supaya nggak ketinggalan cerita nya ya 🖤
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤
selamat membaca semoga suka 🖤