
di tempat justin , mark dan kaysa baru saja sampai di depan ruangan justin ... tok... tok... tok
"masuk" suara dari dalam ruangan yang tidak lain adalah justin. ketika mark dan kaysa masuk mereka langsung di suguhi pemandangan justin yang acak-acakan sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan kaki yang ia letakkan di atas meja .
"ada apa gerangan kau datang kemari mark" ucap justin dengan suara serak nya . nampak sekali bahwa wajah nya saat ini mengekspresikan wajah orang frustasi.
"saya disini hanya mengantarkan asisten pribadi anda " ucap mark dengan datar. justin yang mendengar perkataan mark pun seketika itu ia langsung berdiri dari duduk nya . tiba-tiba....
๐จ๐ณ๐ฆ๐ฃ๐ฃ .... dengan gerakan kilat yang tidak disangka-sangka mark dan juga kaysa , justin berlari dan memeluk mark dengan gerakan cepat . mark yang belum siap pun terhuyung-huyung kebelakang .
" kau memang dapat di andal kan mark , hiks ucapkan terima kasih ku pada alex " ucap justin dengan wajah sedih nya yang nampak di buat-buat tersebut.
"tuan lepaskan aku " ucap mark dengan wajah nya yang terlihat semakin dingin tersebut. justin yang melihat wajah mark yang tambah dingin tersebut pun dengan segera ia menjauh dari mark dengan wajah nya yang cengengesan .
"ahhaha maaf kan aku mark, aku tadi terlalu bersemangat mendengar perkataan mu tadi , dan kebetulan juga aku memang membutuhkan asisten pribadi " ucap justin dengan wajah cengengesan milik nya.
sedangkan kaysa hanya bisa mengedip-ngedip kan matanya melihat tingkah justin.
๐ฅ๐ช๐ข ๐ญ๐ถ๐ฎ๐ข๐บ๐ข๐ฏ ๐ค๐ถ๐ฌ๐ถ๐ฑ ๐ต๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ , ๐บ๐ข ๐ด๐ฆ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ฎ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฅ๐ข๐ง๐ต๐ข๐ณ ๐ค๐ฐ๐ธ๐ฐ๐ฌ ๐ต๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ณ๐ช๐ต๐ฆ๐ณ๐ช๐ข ๐ฌ๐ถ . ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ฌ๐ข๐บ๐ด๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ถ๐ญ๐ข๐ช ๐ญ๐ข๐จ๐ช ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐จ๐ช๐ญ๐ข๐ข๐ฏ ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฑ๐ณ๐ช๐ข ๐ต๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ฏ
setelah selesai mark pun pamit undur diri pada justin. setelah Mark pergi justin dengan sigap menarik tangan kaysa kearah sofa .
"kau siapa nama mu? " tanya justin pada kaysa
"nama saya kaysa kayli tuan" ucap kaysa dengan wajah sok polos miliknya.
"oh oke mulai sekarang tugas mu harus selalu ada di samping ku oke , sepertinya disaat aku patah hati aku memang butuh teman curhat " ucap justin kepada kaysa
*****
di perusahaan alex , clea sendiri hanya duduk diam di sofa sambil memperhatikan alex yang sibuk dengan tumpukan berkasnya. clea yang merasa tidak ada kerjaan pun memberanikan diri berkata pada alex.
"tuan apa perlu saya buat kan kopi" tawar clea pada alex. alex yang mendengar clea menawarkan membuat kan kopi pun mengiyakan nya.
"hemm" ucap alex . dengan cepat clea keluar dari ruangan alex menuju ke dapur untuk membuatkan.
clea yang tidak tau dimana dapur pun bertanya pada jeni sekretaris alex tersebut.
"nona apakah anda mengetahui dimana tempat untuk membuatkan kopi " tanya clea dengan sopan kepada jeni yang tadi asik dengan laptop nya.
disaat jeni mendongak kan kepalanya , jeni langsung di suguhi pemandangan wajah cantik clea. ๐ฅ๐ช๐ข ๐ค๐ข๐ฏ๐ต๐ช๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช . ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ซ๐ฆ๐ฏ๐ช.
"ah di sebelah sana kau tinggal lurus habis itu belok kanan " ucap jeni kepada clea .
"terimakasih nona " ucap clea seraya berlalu pergi . meninggalkan jeni yang masih termangu melihat wajah clea tadi.
"oh astaga aku lupa menanyakan untuk siapa ia membuatkan kopi , dan juga aku baru melihat ia di sini " ucap jeni yang sudah tersadar dari bengong nya .
ketika clea sudah selesai membuatkan kopi , disaat ia akan melangkahkan kaki nya ke ruangan alex ia dicegat oleh jeni.
" ah kau tunggu sebentar aku ingin bertanya " ucap jeni kepada clea yang melewati ruangan nya.
"kau membuatkan kopi ini untuk siapa dan juga aku baru melihatmu di sini" tanya jeni pada clea.
"oh saya membuatkan kopi ini untuk tuan alex dan saya disini sebagai asisten pribadi tuan alex mulai sekarang " ucap clea kepada jeni . jeni yang mendengar penuturan dari clea pun terkejut bukan main
๐ธ๐ฉ๐ข๐ต ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ ๐ข๐ญ๐ฆ๐น ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ๐ช ๐ข๐ด๐ช๐ด๐ต๐ฆ๐ฏ ๐ฑ๐ณ๐ช๐ฃ๐ข๐ฅ๐ช , ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ฎ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข ๐ฅ๐ช ๐ด๐ช๐ฏ๐ช ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ ๐ข๐ญ๐ฆ๐น ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ข๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฉ ๐ฃ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ณ๐ช๐ฃ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข ๐ข๐ฑ๐ข ๐ญ๐ข๐จ๐ช ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช๐ฏ๐บ๐ข . ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ซ๐ฆ๐ฏ๐ช ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฏ๐บ๐ข-๐ต๐ข๐ฏ๐บ๐ข
dirasa sudah tidak ada lagi yang dibicarakan clea dengan segera melangkahkan kaki nya ke ruangan alex meninggalkan jeni yang masih syok mendengar perkataan clea tadi.
di ruangan alex clea baru saja sampai di tempat alex dengan cepat ia meletakkan kopi buatan nya di meja alex
"ini kopinya tuan " ucap clea dengan sopan dan lembut kepada alex.
"kenapa kau lama sekali" tanya alex dengan suara dinginnya seperti biasa.
"tadi saya tidak tau dimana tempat membuat kopi jadi saya bertanya dulu maka nya agak lama " tutu clea kepada alex sedangkan alex hanya menganggukkan kepala nya.
disaat merasakan kopi buatan clea alex tertegun sebentar karena merasakan kopi buatan clea. clea yang melihat kejadian tersebutpun bertanya pada alex
"apakah kopinya pahit tuan atau kemanisan " tanya clea dengan hati-hati . sedangkan alex masih termenung saat merasakan kopi buatan clea
๐ช๐ฏ๐ช ๐ญ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ฉ ๐ฏ๐ช๐ฌ๐ฎ๐ข๐ต ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ช๐ฃ๐ถ . ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ข๐ญ๐ฆ๐น
ya bagi alex hanya kopi buatan ibunya lah yang paling nikmat di dunia ini namun ternyata duga an nya salah ternyata ada kopi yang lebih nikmat dari pada buatan ibunya.
ketika mendengar pertanyaan clea alex pun tersadar dari lamunannya . " rasanya pas , mulai sekarang kau harus membuatkan kopi untuk ku terus " ucap alex dengan datar. kemudian ia melanjutkan pekerjaan nya.
*****
disaat jam sudah menunjukan jam 5 sore alex pun bersiap-siap ingin pulang. ketika ia melihat ke arah clea yang tertidur akibat menunggu ia selesai bekerja pun dengan cepat memanggil mark.
"mark siapkan mobil" perintah alex pada mark yang berada di luar ruangan tersebut. setelah itu pun ia kembali masuk kedalam untuk membangunkan clea.
"hei bangun " ucap alex sambil menggoyang-goyangkan bahu clea, sedangkan clea yang asik dengan mimpinya pun tidak merasakan guncangan pada dirinya.
๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ถ๐ด๐ข๐ฉ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ข๐ซ๐ข . ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ข๐ญ๐ฆ๐น
dengan terpaksa alex menggendong clea ala bridal stayle turun menuju ke parkiran dimana sang asisten mark sedang menunggu.
didalam mobil alex duduk memangku clea seperti anak kecil, sebenarnya alex ingin menaruh clea di kursi duduk samping nya tapi akibat clea yang memeluk alex dalam dekapan nya dengan terpaksa lagi alex duduk sambil memangku clea yang tidur.
mark yang melihat tuan nya duduk memangku clea pun di buat heran , pasalnya tuan nya tersebut akan marah jika ada wanita yang dekat dengan nya apalagi menyentuhnya tapi yang ia lihat sekarang malah alex yang menggendong dan memangku perempuan.
๐ต๐ถ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ญ๐ถ ๐ฅ๐ช ๐ณ๐ถ๐ฒ๐ช๐ข'๐ฉ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ฆ๐ต๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ๐ช ๐ฎ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ. ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ข๐ณ๐ฌ
selama di perjalanan alex di beberapa kesempatan ketahuan menatap wajah cantik clea yang terlelap , sambil beberapa kali juga ia membenarkan rambut clea yang menutupi wajah clea.
ayo yang pada penasaran bagaimana perasaan alex kepada clea sampai saat ini , mau tau ? yuk terus ikutin cerita nya ya. jangan lupa like and vote ya teman-temanโค
selamat membaca โค