MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 37



keesokan pagi nya alex dan clea yang sudah bersiap-siap pun langsung berangkat menuju rumah sakit untuk cek up. perlu waktu 30 menit untuk sampai ke rumah sakit yang mana merupakan milik alex tersebut.


di rumah sakit clea dan Alex pun langsung melangkah menuju keruangan kepala rumah sakit yang mana para pekerja di rumah sakit memang sudah lebih dulu mempersiapkan kedatangan dirinya , lebih tepat nya tergesa-gesa mempersiapkan semua nya pasalnya selain mengantar clea cek up alex juga ingin mengecek perkembangan rumah sakit milik nya ini .


di ruangan kepala rumah sakit yang merupakan seorang pria saat ini clea tengah berbaring di ranjang untuk memeriksa luka tusukan yang berada di perut nya , namun semua nya terhambat akibat alex yang banyak protes .


" hei hei apa kah kau sengaja membuka baju mu hingga terlihat hampir semua bagian perut mu " ucap alex mengomel-ngomel kepada clea padahal clea sudah menutup semua bagian bawah nya dengan selimut dan hanya terlihat sedikit saja bagian perut nya itu pun tepat di bagian bekas luka nya .


" sayang apa kau tidak lihat hah mana ada aku membuka nya sampai hampir terlihat semua nya " protes clea yang sudah jengah dari tadi sedangkan si kepala rumah sakit bingung harus mengatakan bagaimana .


" aku tidak suka , dan kau cari dokter wanita saja aku tidak mau jika kau melihat bagian perut calon istri ku" ucap alex seraya menutup bagian perut clea dengan selimut ah salah lebih tepat nya bahkan alex menutup nya sampai ke bagian leher clea yang mana membuat clea memukul gemas tangan alex .


" baik tuan " ucap kepala rumah sakit dan dengan secepat kilat ia keluar dari ruangan nya seraya menggerutu dalam hati


𝘩𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘵𝘶 , 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘮𝘶 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘬𝘶 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘭𝘢 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘢𝘮𝘱𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘬𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢 𝘯𝘺𝘢.


setelah membujuk semua dokter wanita akhirnya salah satu dokter yang sudah terlihat agak tua pun yang mengalah menjadi dokter pemeriksa untuk clea .


sampai nya di ruangan dokter wanita itu pun langsung mendekati clea dan alex dengan senyum ramah nya .


" bisakah kita mulai" ucap dokter tersebut kemudian perlahan membuka sedikit bagian atas clea untuk mencek luka tusukan nya yang mana itu semua di awasi oleh si mata elang siapa lagi jika bukan alex .


setelah 5 menit memeriksa nya mereka pun duduk di meja kepala rumah sakit untuk menjelaskan lebih lanjut.


" bagaimana dok" ucap clea


" semua nya sudah membaik nona luka jahitan nya pun sudah mengering hanya saja saran saya untuk 3 minggu ke depan nya jangan terlalu melakukan kegiatan yang membuat otot perut mengencang pasalnya di khawatir kan jahitan nya akan terlepas " ucap dokter tersebut .


setelah semua nya selesai akhirnya mereka pun keluar dari ruangan , ketika clea dan alex melewati lorong rumah sakit clea dan alex tak sengaja mendengar suara tangisan anak kecil.


" 𝘩𝘪𝘬𝘴 𝘩𝘪𝘬𝘴 𝘩𝘪𝘬𝘴" tangis seorang anak kecil tersebut yang mana sampai terdengar oleh clea dan alex .


alex yang melihat seorang anak kecil duduk berjongkok dengan wajah yang di tenggelamkan nya di kedua lutut nya di depan sebuah ruangan dengan menggunakan baju lusuh pun dengan perlahan menghampirinya dan ikut berjongkok di depan anak kecil tersebut seraya mengelus kepala anak tersebut.


" kenapa kau menangis " ucap alex tetap dengan suara dingin nya meskipun berbicara pada seorang anak kecil . anak kecil yang merasakan kehadiran seseorang itu pun mendongakkan wajah nya menatap alex dengan mata sembab nya.


" kenapa dengan ibu mu" ucap alex seraya mengelus kepala anak kecil tersebut .


" ibu ku harus di operasi paman tampan jika tidak maka aku akan kehilangan dirinya " ucap anak kecil tersebut dengan diiringi tangis nya yang sudah pecah ketika mengingat ibu nya clea yang melihat dari jauh pun mendekat ke arah anak kecil itu dan ikut berjongkok .


" kenapa kau menangis disini , kenapa tak menemani ibumu" ucap clea lembut seraya menghapus air mata anak kecil tersebut .


" aku bingung bibi cantik dimana aku mencari uang untuk biaya operasi ibu sedangkan aku tak punya uang lagi , bahkan untuk bisa membuat ibu masuk di ruangan inap ini aku harus menjual satu-satunya harta peninggalan dari ayah bibi hiks.. hiks... " ucap anak kecil tersebut yang mana di perkirakan usia nya 10 tahun namun harus di bebankan dengan sebuah tanggung jawab yang mana tak sesuai untuk usia nya .


clea yang mendengar itu pun terenyuh mendengar nya bagaimana bisa anak sekecil ini memikirkan sebuah uang untuk biaya operasi ibu nya , masa di mana anak seumuran dirinya biasanya sedang belajar untuk menuntut ilmu namun anak kecil ini harus memikirkan sebuah cara agar mendapat kan uang .


kemudian clea menatap alex yang juga tengah menatap dirinya . setelah itu alex berdiri dan menarik tangan anak kecil itu untuk ikut berdiri mengikutinya yang mana di ikuti oleh clea juga.


setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di tempat administrasi , perawat yang melihat alex pun langsung menunduk hormat .


" mulai sekarang dan sampai ibu dari anak kecil ini sembuh semua biaya perawatan nya di gratiskan " ucap Alex dengan penuh penekanan kepada sang perawat yang mana dengan secepat kilat ia mengiyakan .


" nak sekarang kau kembali lah ke ibu mu dan tunggu sampai ia sembuh , dan ini kartu nama ku jika ibu mu sudah sembuh kau datang lah bersama ibu mu ke alamat ini " ucap alex yang sudah berjongkok di depan anak kecil tersebut seraya menyerahkan kartu nama nya .


" terimakasih paman tampan " ucap anak kecil tersebut seraya menghapus air mata nya dan berlari menuju ruangan ibu nya .


" ini uang untuk makanan nya dan minuman nya selama menjaga ibu nya kau harus memberi makanan dengan rutin terhadap anak itu " ucap alex seraya menyerahkan uang nominal 5 juta terhadap perawat tersebut dan dengan cepat perawat tersebut mengambilnya.


" sisa nya kau berikan ke anak itu" ucap alex kemudian melangkah meninggalkan tempat administrasi ett jangan lupa clea yang sudah nangkring di samping nya dan tengah menatap kagum pada nya seraya tersenyum kecil.


" berhentilah memandang ku dengan kagum karena aku tau aku memang lah baik hati" ucap alex seraya menatap lurus yang mana membuat clea yang tadi nya menatap kagum berubah menjadi tatapan kesal.


" kau pede sekali " ucap clea kesal yang mana hanya di balas alex dengan senyum kecil nya .


sampai sini dulu ya guys , oh iya aku mau kasih tau sama kalian yang kata nya udah nggak sabar buat nunggu clea sama alex nikah . jadi aku memang sengaja buat nya agak lambat karena nanti nya ada adegan kejutan .maafin author yang gegantungin ya wkwk , tunggu episode selanjutnya ya soal nya makin banyak drama menjelang pernikahan alex dan clea.


mau tau kelanjutan nya yuk ikutin terus ceritanya . jangan lupa like and komen yang positif supaya aku semangat buat novel nya ❤


selamat membaca , semoga suka❤