MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 70



30 menit kemudian justin dan william yang tengah di sibukkan dengan para gadis cantik kini dibuat super syok melihat kedua asisten nya tersebut menggunakan sebuah baju seksi begitu pula dengan isabel yang ikut ternganga sampai-sampai mark harus meraup wajah isabel agar sadar.


𝙚𝙥𝙞𝙨𝙤𝙙𝙚 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢𝙣𝙮𝙖.....


bagaimana tak di buat super syok , saat ini kaysa dan mona yang selalu tampil alakadarnya kini tengah menggunakan pakaian yang seksi , bukan pakaian yang membuat mereka seksi melainkan body tubuh mereka lah yang membuat justin , william serta isabel syok .


saat ini kaysa dan mona sama - sama menggunakan tank top hitam di lapisi cardigan tipis yang besar serta mereka berdua sama-sama menggunakan rok micro skirt yang super pendek namun mereka lapisi dengan hotpants hitam , di tambah lagi dengan rambut yang sama-sama di kuncir kuda + tambahan topi putih serta kacamata fotocromic menambah kesan seksi dan elegan pada kaysa dan mona .


" wil itu beneran asisten kita " ucap justin , bahkan ia tak mengalihkan pandangan nya dari kaysa begitu pula sebaliknya dengan William.


" gue sih nggak percaya itu mona asisten bar-bar gue " ucap william sambil menggaruk - garuk kepala nya tanda ia bingung.



anggap aja itu gambaran stayle mona dan kaysa.


dengan gaya elegan yang baru saja muncul dalam diri kaysa dan mona , merekapun berjalan dengan gaya modis ala-ala mereka melewati justin dan yang lain nya .


" isabel lu ikut kita nggak " tawar kaysa sambil menurun kan kacamata nya .


" kemana " tanya isabel setelah sadar dari keterkejutan nya .


" nyamperin clea " ucap kaysa membuat isabel menoleh ke mark sebentar kemudian mengangguk .


dengan modisnya kaysa dan mona melanjutkan langkah mereka di ikuti isabel di belakang , william dan justin baru tersadar setelah ke tiga perempuan itu menjauh .


" wil buruan yuk kejar asisten kita " ucap justin mengusap wajah william membuat sang empunya langsung tersadar .


" oh iya " ucap william cengo kemudian melepaskan rangkulan wanita seksi di samping nya begitu pula dengan justin , ketika mereka ingin berlari mengejar langkah justin terhenti dan langsung membalikkan badan nya menatap mark yang hampir di lupakan oleh nya .


" mark lu harus ikut" ucap justin sambil menghampiri mark dengan terpogoh-pogoh sambil menarik tubuh mark yang bagai patung hidup tersebut.


" lepaskan tuan saya bisa berjalan sendiri " ucap mark melepaskan tangan justin yang menarik lengan nya sambil membenarkan stelan jasnya , etsss jangan di kira mark pakai-pakaian santai ya bahkan ke pantai pun mark tetap menggunakan stelan jas mahalnya wkwkwk.


" ya udah makanya cepetan , mana kaysa seksi banget lagi" ucap justin sambil berlari kecil di susul william di belakangnya dan jangan lupakan mark yang berjalan santai mengikuti di belakang , mereka meninggalkan keempat wanita seksi tersebut .


setelah perjuangan panjang and melelahkan yang di lakukan justin dan william hanya untuk mengejar kedua asisten mereka akhirnya mereka pun dapat menyusul kedua asisten mereka yang tengah bersinggah di salah satu kedai es cream .


" elo bertiga cepat banget jalan nya " ucap justin ngos-ngosan ketika sampai .


" lambat ?, apa lu tau hah kita berdua nih perlu perjuangan buat nyamperin kalian " bela justin tak mau di salahkan .


" bang es cream nya satu " ucap william dengan santainya membuat sang penjual es cream bingung karena tak paham maksud william dan william juga lupa bahwa ia menggunakan bahasa indonesia .


" ishh lo ah bukan nya bantu jawab malah minta es cream " ucap justin sambil mengepak bahu william .


" haus bro " ucap william cengengesan.


" jadi perjuangan apa " ucap mona menatap dengan tatapan yang menunggu jawaban dua pria bule tersebut.


justin dan william di buat kelu harus mengatakan apa , niat awal mereka yang ingin menyusul kedua asisten tersebut karena mereka tak menyadari bahwa ada perasaan takut jika kedua asisten mereka di lirik pria lain kini malah di buat bingung harus menjawab dengan alasan apa .


tapi bukan justin dan william namanya jika tak memiliki seribu alasan untuk mengelak , dengan otak cerdas mereka dengan tak tau dirinya mereka berdua menggunakan mark sebagai tumbal , bak sebuah harta berharga mereka berdua menarik tubuh mark yang baru saja sampai menyusul mereka.


" nah ini perjuangan kita , perjuangan kita berdua nyelamatin mark dari empat wanita seksi tadi " ucap justin sambil menoleh ke arah mark dan william sebentar kemudian menoleh ke arah kaysa dan mona dengan senyum nakalnya sambil menaik turun kan kedua alis nya .


mark yang sudah memperkirakan bahwa dirinya akan di manfaat kan pun diam saja , karena ia yang notabene nya seorang yang irit bicara hanya diam tak membela diri.


" oh ya , tapi aku tak percaya " ucap kaysa sambil tersenyum sinis kepada justin dan william .


" ets kalian tadi nggak tau waktu kita berdua nih mau nyusul kalian , kita lupa kalo mark di tinggal sama empat wanita seksi tadi karena kita setia kawan dan gentleman nih kita balik lagi nyamperin mark buat bawa ikut kita nyamperin kalian dan kalian tau apa yang kita liat ?, asisten mark nih di jadi rebutan sama empat wanita tadi , siapa sih yang menolak pesona asisten mark yang tampan , gagah dan cool ini . dengan cepat gue sama justin nyelamatin mark dari perebutan empat cewek tadi untung aja nih kita balik nyamperin mark kalo enggak behhhhhh nggak tau deh bakal gimana asisten mark yang tampan nan mempesona ini " ucap william panjang lebar bak cerita dongeng pengantar tidur sambil sesekali memperagakan gerakan yang menambah bumbu-bumbu cerita karangan nya tersebut.


kaysa dan mona yang mendengar hal tersebut di buat ingin tertawa mendengar cerita William yang sudah sangat nampak akan begitu banyak kebohongan , hanya orang bodoh saja yang akan mempercayai cerita william apa lagi jika orang yang di ceritakan adalah asisten mark yang notabene nya sangat dingin tak tersentuh itu .


berbeda lagi dengan kaysa dan mona yang menganggap cerita william tadi hanya lelucon , isabel malah di buat percaya akan karangan cerita william sampai-sampai ia di buat menganga mendengarnya .


"apakah itu sungguhan , sayangnya aku tak melihat kejadian tadi " ucap isabel dengan begitu polosnya membuat justin dan william saling adu tos di belakang tubuh mark .


kaysa dan mona malah di buat garuk-garuk kepala melihat betapa polosnya isabel sedangkan mark hanya menghela nafas karena sudah kehabisan kata-kata melihat kepolosan pembantunya tersebut , bagaimana bisa ada orang di dunia ini yang percaya akan cerita william bahkan anak kecil saja mark yakin tak akan percaya tapi.....


pembantu nya ini berbeda bahkan mark mungkin berpikir pembantu nya itu ada kekurangan dalam hal berpikir karena dapat tertipu oleh karangan cerita receh milik william .


sampai sini dulu ya guys jangan lupa liek and komen 🖤


selamat membaca semoga suka 🖤