
" cih " ucap justin namun ia ikut duduk juga di samping william kemudian alex pun ikut menyusul namun bukan di dekat justin dan william melainkan di dekat sang istri yang nampak lahap memakan kue .
" ngapain lo nyuruh kita kesini lex " ucap justin sambil mengambil kue di depan nya .
" jelasin honey " ucap alex membuat justin mendengus kesal mendengarnya karena sahabatnya ini seakan pelit sekali mengeluarkan suaranya untuk menjelas .
kemudian clea pun menjelaskannya sama seperti ia menjelaskan kepada sahabatnya kaysa dan mona membuat justin dan william berpikir sebentar .
" bentar gue pikir dulu soalnya kalo aja gue sibuk " ucap william sok sibuk membuat ia mendapat pletak kan manis dari justin .
" sok sibuk setan " ucap justin membuat william tertawa .
" kayak nya kita berangkat sama-sama aja deh males gue ngeluarin uang buat biayain perjalanan gue sama keluarga " ucap justin membuat kaysa mencibir .
" katanya kaya eh ternyata numpang kaya , nggak modal lagi " cibir kaysa membuat justin kesal .
" heh gue bukan nya nggak modal ya gue cuman pengen berangkat sama - sama , asal lo tau nih gue punya banyak uang gue bahkan bisa beli pesawat sekarang , 2 atau 3 bisa gue beli sekarang " ucap justin sombong membuat kaysa memutar bola matanya malas .
akhirnya mereka pun berbincang masalah keberangkatan mereka di selingi sedikit pertengkaran antara justin dan kaysa , tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 3 sore clea dan yang lain nya bersiap pergi ke rumah sakit terkecuali justin dan william yang tak tau .
" kalian jadi ikut ke rumah sakit ? " tanya clea kepada kaysa , mona dan isabela .
" jadi dong " ucap kaysa dan mendapat anggukan yang lain nya sedangkan justin dan william bingung .
" ke rumah sakit ngapain ? " tanya william .
" pengen jenguk anak kecil yang di tolongin clea " ucap mona membuat justin dan william penasaran akhirnya mereka pun memutuskan untuk ikut ke rumah sakit juga .
*****
di rumah sakit mereka bertujuh baru saja datang di rumah sakit membuat para perawat dan dokter yang bertugas gempar karena sangat jarang 3 pengusaha sukses itu datang ke rumah sakit secara bersamaan .
tapi yang membuat mereka sedikit heran sekaligus kagum adalah ketika justin dan william di suruh clea membawa beberapa kotak kue yang banyak hingga hampir menutupi wajah mereka , para perawat dan dokter di buat kagum bukan akan usaha justin dan william melainkan kagum kepada orang yang menyuruh mereka berdua membawa kotak kue itu siapa lagi kalau bukan clea .
" hancur reputasi gue " ucap justin kepada william dengan wajah masam yang di balas tak kalah masam nya wajah william .
" kalo tau ending nya bakal gini mah nggak mau gue ikut ke rumah saki " ucap William yang langsung mendapat anggukan pasrah dari justin .
sampainya mereka di ruang VVIP yang di jaga rentetan anak buah yang menjaga sepanjang lorong menuju ruangan VVIP itu , nampak seakan menjaga sebuah harta berharga yang ternyata menjaga seorang anak laki-laki .
senyum yang membuat mereka tak bisa menolak permintaan nyonya alex ini , jika di tolak maka masa depan nya tak secerah matahari lagi .
akhirnya justin dan william membagikan kotak kue kepada para penjaga sambil menggerutu ya walaupun berani setelah clea dan yang lain masuk .
di dalam ruang VVIP nya seorang anak kecil laki-laki masih terbaring tak berdaya di ranjang dengan di baluti perban yang baru saja di ganti , clea dan yang lain mendekat hanya alex saja yang berdiri melihat dari kejauhan .
" ya tuhan !! " gumam isabel sambil menutup mulutnya melihat betapa ngerinya luka anak kecil itu begitu pula kaysa dan mona yang hanya mampu menutup mulut mereka dengan tangan karena tak mampu berkata-kata .
kaysa , mona dan isabel yang melihat balutan perban di sekujur tubuh anak kecil itu sudah tau bahwa luka yang di miliki anak itu cukup banyak , apa lagi melihat wajah tampan anak kecil itu yang nampak pucat bahkan bibirnya seperti tak ada darah yang mengalir sakit pucatnya .
" siapa yang tega ngelakuin ini " ucap kaysa.
" yang pastinya dia bukan manusia kay , kalo dia manusia nggak mungkin dia ngelakuin hal sekejam ini ke anak kecil yang tak tau apa-apa kay bahkan binatang aja nggak mungkin ngelakuin ini " ucap mona membuat yang lain nya menatap mona seolah membenarkan perkataan mona itu .
" emm lo benar mon aku merasa bahwa tuhan mengirimkan aku untuk membawa nya ke sini dan mengobati luka tubuhnya " ucap clea sambil tersenyum kecil menatap anak itu .
" luka tubuh mungkin bisa sembuh tapi luka hati belum tentu secepat itu sembuh , aku yakin anak ini pasti akan menjadi kepribadian yang lain dari sebelumnya karena kejadian ini mungkin bisa menjadi titik awal kepribadian nya lainnya tumbuh " ucap isabel membuat clea , kaysa dan mona mengiyakan karena mungkin itu bisa terjadi .
" emm bisa jadi apa yang lo ucapin benar isabel tapi kembali lagi ke anak kecil itu nanti setelah ia sadar " ucap kaysa sambil menatap nanar tubuh tak berdaya anak kecil itu.
" apakah selama kemarin tak ada yang menjenguknya clea atau dari keluarganya ada mencari keberadaan anak ini ? " tanya mona .
" sejauh ini masih tidak ada , aku tak yakin keluarga anak kecil ini mengkhawatirkan kan nya jika mereka memang keluarga anak ini pasti sudah mencari anak ini kemana-mana " ucap clea membuat yang lain nya menatap bingung ke arah clea .
" apa !? , apa kalian tidak melihat luka penyiksaan itu jika ia memiliki keluarga tak mungkin ia tak di obati oleh keluarga atau minimal mencari pelaku penyiksaan anak mereka tapi tidak kan atau bisa saja keluarganya sendiri yang menyiksa anak ini , kalau pun ia ternyata tak memiliki keluarga atau mungkin diadopsi oleh manusia biadab yang menyiksanya maka aku sendiri yang akan mengambil alih anak ini untuk ku adopsi " ucap clea dengan sungguh-sungguh membuat ketiga wanita itu terkejut sedangkan alex yang mendengar nya hanya diam saja , ia nampak tenang .
" lo yakin clea ? " tanya kaysa di angguki oleh mona .
" gue yakin 100%" ucap clea serius .
" tapi gimana dengan su..... " belum selesai ucapan mona , alex sudah memotongnya seakan tau kata apa yang akan di ucapkan oleh mona .
sampai sini dulu ya , jangan lupa like and komen 🖤
selamat membaca semoga suka 🖤