
lo yakin clea ? " tanya kaysa di angguki oleh mona .
" gue yakin 100%" ucap clea serius .
" tapi gimana dengan su..... " belum selesai ucapan mona , alex sudah memotongnya seakan tau kata apa yang akan di ucapkan oleh mona .
" apa pun keinginan istriku aku selalu mendukung , lagi pula anak yang akan kami adopsi adalah anak kuat " ucap alex dingin membuat membuat keempat wanita di dalam ruangan itu kagum karena jarang lelaki mau mengadopsi seorang anak tanpa alasan tapi alex mau mengadopsi seorang tanpa syarat .
menurut alex apa pun yang menjadi keinginan sang istri selagi bisa ia lakukan maka alex akan melakukan nya , selama ia menikah dengan clea tak pernah sekali pun sang istri meminta hal yang macam-macam pengecualian untuk memelihara cacan dan lion .
tak lama keempat wanita yang menatap alex kagum karena perhatian mereka langsung teralihkan oleh pekikan justin yang memekakkan telinga .
" what!!! " pekik justin kemudian berjalan tergesa-gesa ke arah alex dengan wajah terkejut di ikuti oleh william , rupanya mereka berdua sudah selesai membagikan kue kepada para penjaga dan ketika masuk ruangan mereka di kejutkan dengan ucapan barusan alex .
" ini rumah sakit setan jangan teriak kaya di hutan " ucap mona geram menampol kepala justin .
" lo serius mau adopsi ni anak lo serius lex " ucap justin serius seakan tak memperdulikan tampolan yang di layangkan mona padanya , semua orang yang ada di ruangan terkecuali alex mengira bahwa justin tidak setuju .
" hemm" ucap alex singkat membuat wajah justin yang tadinya serius berubah menjadi ceria .
" wah gue dukung banget bro " ucap justin sumringah membuat seisi ruangan tercengang mendengarnya , mereka pikir justin menentang Alex mengadopsi anak kecil ini tapi sekarang?.
" lah kalo lu setuju kenapa pakai acara drama teriak-teriak segala " ucap kaysa kesal karena justin sudah membuatnya berpikir keras .
" nggak drama nggak asik " ucap justin santai membuat william langsung merangkul bahu justin dengan senyum nakal khas mereka .
" udah - udah " ucap clea lembut membuat mereka akhirnya diam .
" ayo kita pulang " ucap kaysa mengajak mereka pulang yang lain nya mengangguk mengiyakan , sebelum pulang clea lebih dulu mengencup kening anak itu dengan penuh kasih sayang baru lah ia ingin berjalan menyusul teman-teman nya .
namun ketika berdiri dan akan berjalan tiba-tiba tangan clea yang tadi menggenggam tangan anak kecil itu dan akan melepaskan nya tiba-tiba jari kecil itu bergerak pelan membuat clea terkejut .
" clea ayo " ucap mona namun clea tak bergeming dan masih menunduk menatap jari yang bergerak perlahan itu .
dengan cepat clea pun menghidupkan alarm darurat di samping ranjang anak itu membuat yang lain nya terkejut akan tindakan clea , mereka pun tergesa-gesa mendekati clea.
" jari-nya jari-nya ber-gerak " ucap clea terbata-bata menatap para sahabatnya dan suaminya kemudian beralih lagi menatap jari yang kembali bergerak .
tak butuh waktu lama dokter dan suster pun datang , mereka akhirnya menyingkir memberikan ruang untuk para dokter memeriksa anak itu .
setelah 15 menit akhirnya dokter pun selesai memeriksa anak kecil itu , clea yang tak sabaran dengan bagaimana kondisi anak itu pun langsung memberondong dokter dengan banyak pertanyaan.
" bagaimana keadaan nya ? apa ia baik-baik saja ?, apa ia akan sadar ? kapan ? apa kau tau tadi jari-jarinya bergerak di tangan ku ? katakan sesuatu " ucap clea panik membuat alex langsung memeluk istrinya , dokter yang berada di situ menghembuskan nafasnya pelan-pelan bingung harus menjawab pertanyaan clea yang mana.
" ekhm .... jadi begini nyonya keadaan pasien sudah membaik dan pasien baik-baik saja , untuk sadar mungkin pasien butuh waktu sebentar untuk menyesuaikan nya mungkin sebentar lagi pasien akan sadar baik lah kalau begitu saya permisi dulu " ucap dokter kemudian berlalu meninggalkan mereka .
" sabar lah " ucap alex .
setelah menunggu sekitar 10 menit kelopak mata anak kecil itu mulai bergerak-gerak tanda sudah mulai terusik dari tidur panjangnya di ranjang rumah sakit , clea yang memang sudah menunggu momen itu disamping anak kecil itu pun dengan senyum manis nya ia menunggu sedangkan yang lain nya melihat clea tersenyum segera mendekat .
" engh... " suara lenguhan keluar dari bibir kecil anak itu dan secara perlahan kelopak matanya terbuka menampilkan seorang wanita cantik tengah tersenyum ke arahnya .
" a-i-r" satu kata lolos dari mulutnya membuat clea dengan cepat memberikan gelas air yang ada di sampingnya dan membantu anak kecil itu minum .
setelah selesai minum clea pun melihat kembali ke wajah anak kecil laki-laki itu dan menatapnya dalam .
DENGGGG.....
dadanya berdegup kencang saat menatap mata anak itu mata yang sama seperti seseorang yang ia cintai .
mata itu , mata itu sama seperti milik alex . batin clea.
clea yang melihat mata anak itu berwarna zamrud itu seketika menoleh ke arah suaminya yang memiliki warna mata yang sama yaitu hijau yang sama mempesona nya .
bukan karena warna matanya yang sama melainkan perasaan saat menatap mata hijau itu lah yang membuat clea sedikit terkejut , hanya menatap mata anak itu hati clea berdegup sama saat pertama kali melihat mata suaminya dulu .
" apa kau butuh sesuatu lagi " tanya clea lembut namun mendapat jawaban gelengan dari anak itu dengan wajah datar .
" apa kau ingin istirahat ? " tanya clea kembali dan di balas gelengan oleh anak itu dan merebahkan dirinya membelakangi mereka semua seolah menandakan mereka jangan menganggu dulu .
" dingin banget perasaan tu anak " bisik kaysa pada mona yang di dengar juga oleh justin .
" lo kira orang baru siuman langsung bicata ngelantur gitu ya kali oon " bisik mona mengomel pada kaysa .
" jangan heran dia mah memang gesrek " ucap Justin menyindir kaysa membuat ia langsung mendapat tatapan tak suka dari kaysa .
clea yang merasa anak itu memang butuh waktu sendiri ia pun menyelimuti anak itu dan tak lupa memberikan kecupan ringan di dahi anak itu untuk kedua kalinya .
setelah merasa anak itu sepertinya sudah benar-benar tidur mereka pun akhirnya memutuskan pulang karena hari sudah malam .
tanpa mereka ketahui anak itu tak benar-benar tidur ia hanya memejamkan mata seakan tidur namun setelah kepergian mereka anak itu membuka matanya kembali lalu tangan nya bergerak memegang dahi bekas dimana clea mencium nya .
baru lah ia meremas baju rawatnya di bagian dada seakan mengatakan ciuman clea di dahinya tadi membuat dadanya berdegup kencang seakan ia baru saja mendapat perlakuan seperti itu .
sampai sini dulu ya guys jangan lupa liek and komen ya 🖤
selamat membaca semoga suka 🖤
,