MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 28



" kau semakin berani gadis kecil" ucap alex dingin seraya mengangkat tangan nya , dengan cepat clea memeluk erat tubuh alex serta menyembunyikan kepala nya di dada bidang alex seraya bergumam.


" tuan aku mohon jangan pukul aku , aku salah , ya saya salah tuan jangan pukul saya " ucap clea dengan cepat dengan sekali tarikan nafas. alex yang melihat dan mendengar tingkah clea pun badan nya bergetar menahan tawa namun di salah artikan clea yang masih menutup wajah nya di dada alex menganggap bahwa alex sedang ini sedang gemetar menahan amarah.


" kau ingin tahu alasan nya" tanya alex dingin yang mana langsung di jawab clea dengan gelengan.


" tidak saya sudah tidak ingin tau " ucap clea cepat tak berani menampilkan wajah nya.


" benarkah? " ucap alex seraya mengelus-ngelus rambut panjang clea , dan langsung di jawab clea dengan anggukkan.


" jangan pernah terlalu dekat dengan nya , kau paham " ucap alex masih mengelus-ngelus rambut panjang clea .


" emm" ucap clea tanpa menampilkan wajah nya.


" tampaknya kau sudah nyaman meletakan wajah mu di dada ku" ucap alex dingin .


1 menit


2 menit


5 menit


tak ada jawaban dari clea , alex yang merasakan deru nafas clea yang teratur pun sudah tau jika clea saat ini sudah tertidur.


" kau begitu nyaman dalam dekapan ku sampai-sampai kau tertidur " ucap alex seraya tersenyum tipis masih mengelus-ngelus rambut clea.


" andai jika kau tau bahwa aku seorang mafia , apakah kau akan tetap di dekat ku gadis kecil " ucap alex dengan menatap wajah clea yang sudah nampak terlelap.


kemudian ia mengangkat tubuh clea dan membawa nya ke kamar gadis itu . setelah meletakkan clea di tempat tidur alex pun melangkah kan kaki nya keluar dari kamar clea , tanpa tau bahwa clea sudah mendengar semua perkataan alex .


" saya akan tetap di dekat anda tuan , menemani dirimu . saya tau tuan pasti memiliki sebuah alasan hingga terjerat ke dunia penuh darah tersebut. " ucap clea tersenyum lembut kemudian menutup mata.


sebenarnya clea hanya berpura-pura tertidur agar alex tidak marah , namun tanpa di duga-duga clea mendengar sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan , namun saat ini ia hanya dapat diam dan bersabar sampai alex sendiri berkata jujur dan memberikan sebuah alasan.


didalam hati clea ia berjanji akan menjadi wanita yang kuat agar tidak menjadi beban ketika di waktu genting dan juga supaya bisa mendampingi alex pada saat mereka menikah nanti , walaupun pernikahan tersebut tanpa di dasari sebuah cinta .


******


di kamar alex , ia sedang terlibat pembicaraan serius dengan sang pria sejenis nya yang datar nan dingin bagai sang gunung es siapa lagi kalau bukan sang asisten sekaligus sekretaris nya mark .


" kau umumkan tanggal pernikahan ku dengan gadis itu di media " perintah alex yang mana langsung di angguki mark.


" oh ya jangan lupa kau perketat keamanan saat acara berlangsung karena aku tau jika dia akan berulah dan bermain-main dengan kita di saat itu " ucap alex dengan seringai misterius nya .


" berlaku juga untuk di markas " sambung alex tetap dengan seringai nya .


" baik tuan " ucap mark , melangkah pergi ketika alex mengisyaratkan untuk dirinya keluar .


******


di tempat lain mona dan william sedang bertengkar hebat hanya karena masalah wanita yang terus berdatangan ke perusahaan william .


" tuan aku sudah sangat lelah meladeni para wanita mu itu , hari ini aku harus menghadapi 5 wanita sekaligus " ucap mona yang nampak kusut , rambut acak-acakan , terdapat goresan di pipinya serta kemeja nya yang nampak robek di bagian tangan nya .


pasalnya bukan hanya bermain mulut para wanita yang mendatangi william tersebut juga bermain fisik juga , mona yang sendiri an pun harus menghadapi kekuatan 5 wanita sekaligus hingga membuat nya kewalahan menghadapi para wanita itu.


𝙁𝙇𝘼𝙎𝘽𝘼𝘾𝙆 𝙊𝙉


𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘴𝘪𝘬 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘥𝘪 𝘮𝘦𝘫𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘰𝘵𝘢𝘬-𝘢𝘵𝘪𝘬 𝘱𝘰𝘯𝘴𝘦𝘭 𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘬𝘦𝘫𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 5 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘯𝘺𝘢 .


" 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘯𝘰𝘯𝘢 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘦𝘳𝘭𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 , 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘥𝘪 𝘫𝘢𝘥𝘸𝘢𝘭 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘢𝘥𝘸𝘢𝘭 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪" 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘭𝘦𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘰𝘱𝘢𝘯 .


" 𝘨𝘶𝘢 𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘨𝘶𝘢 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳 𝘯𝘺𝘢 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘢𝘬𝘢𝘪 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪-𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢" 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘉 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘩.


" 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 " 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘴𝘰𝘱𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘮 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳.


" 𝘩𝘦𝘩 𝘨𝘶𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘥𝘶𝘭𝘪 𝘱𝘰𝘬𝘰𝘬 𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘶𝘦 𝘮𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨" 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘈 𝘥𝘢𝘯 𝘉 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘬𝘪 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘭𝘢𝘪𝘯 .


" 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘯𝘰𝘯𝘢 -𝘯𝘰𝘯𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 " 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 𝘬𝘦 𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 .


" 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘨𝘶 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 " 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘊 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘳𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘶𝘺𝘶𝘯𝘨-𝘩𝘶𝘺𝘶𝘯𝘨 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢. 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳.


𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘨𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵 𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘊 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘦𝘮𝘱𝘢𝘴 𝘬𝘦 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵.


" 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘰𝘱𝘢𝘯 𝘯𝘰𝘯𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘩𝘢𝘮𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘢𝘬𝘴𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘢𝘳 " 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘯𝘢𝘪𝘬 1 𝘰𝘬𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘤𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘬𝘢𝘵 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘭𝘶𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘫𝘶 𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵.


𝘨𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘪𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘻𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘚𝘔𝘈 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘚𝘔𝘈 .


" 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘪𝘯𝘨𝘬𝘪𝘳𝘪𝘯 𝘥𝘶𝘭𝘶 " 𝘶𝘤𝘢𝘱 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘋 𝘴𝘦𝘳𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘦𝘮𝘱𝘢𝘴 𝘵𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘱𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘱𝘢𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘬 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘯𝘺𝘢 .


𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘯𝘺𝘢 . 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘳-𝘣𝘢𝘳 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘋 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘪𝘬𝘶𝘵𝘪 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘰𝘺𝘰𝘬 𝘮𝘰𝘯𝘢 .


𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘫𝘢𝘳 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘯 , 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 , 𝘣𝘢𝘫𝘶 , 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘤𝘢𝘬𝘢𝘳 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘩𝘦𝘣𝘢𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘪 5 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪𝘨𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵 𝘬𝘦𝘸𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯.


𝘬𝘢𝘳𝘺𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘸𝘢𝘴𝘪 𝘤𝘤𝘵𝘷 𝘱𝘶𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘦𝘤𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘨𝘶𝘮 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘣𝘢𝘳 - 𝘣𝘢𝘳 𝘢𝘯 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯 5 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪𝘨𝘶𝘴 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘨𝘪𝘭 𝘴𝘢𝘵𝘱𝘢𝘮 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘳𝘢𝘪 𝘯𝘺𝘢.


𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘵𝘱𝘢𝘮 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘥𝘪 𝘱𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘯 . 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘵𝘱𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘪𝘮𝘣𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 .


𝘭𝘶𝘮𝘢𝘺𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘺𝘢 𝘬𝘶 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘰𝘯𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘦𝘤𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘨𝘶𝘮 𝘴𝘦𝘳𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘱𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘣𝘢𝘴 𝘬𝘦𝘮𝘦𝘫𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘢𝘮𝘱𝘢𝘬 𝘬𝘶𝘴𝘶𝘵.


𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬 𝘭𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 , 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘳𝘦𝘴𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘱𝘢𝘬 𝘴𝘰𝘣𝘦𝘬 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘩𝘪𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘳 𝘬𝘪𝘯𝘪 𝘯𝘢𝘮𝘱𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘣𝘢𝘥𝘶𝘵 𝘢𝘬𝘪𝘣𝘢𝘵 𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘰𝘯𝘢 .


𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘯𝘫𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘯𝘺𝘢 .


𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘺𝘶𝘬𝘶𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘳 - 𝘣𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘥𝘪 𝘱𝘶𝘬𝘶𝘭𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘸𝘪𝘭𝘭𝘪𝘢𝘮 𝘴𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘭𝘶𝘴-𝘯𝘨𝘦𝘭𝘶𝘴 𝘥𝘢𝘥𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘵𝘢𝘱𝘢 𝘨𝘢𝘯𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘭𝘢𝘩𝘪.


𝙁𝙇𝘼𝙎𝘽𝘼𝘾𝙆 𝙊𝙁𝙁


" sebagai hadiah atas kemenangan mu dan juga telah melindungi ku dari para wanita itu maka gajih mu bulan ini aku naik kan 2 kali lipat " ucap william sok angkuh seraya melipat kedua tangan nya di depan dada.


" ya ya aku memang pantas mendapatkan nya" ucap mona pelan seraya menutup mana kelelahan.


*****


di tempat lain saat ini kaysa dan juga justin sedang sedang bersembunyi dan mengintai rumah seorang wanita yang mana wanita tersebut tidak ia kenal.


" tuan sampai kapak kita akan bersembunyi seperti ini " bisik kaysa pada justin yang sedang melihat-lihat sekitar mengawasi keadaan.


" tunggu sebentar " bisik justin kemudian ia mengeluarkan sebuah buket bunga mawar merah dari dalam jas nya.


" itu untuk apa tuan" tanya kaysa.


" untuk wanita yang mampu merebut hati ku itu , jadi begini kau nanti alih kan si satpam nya dengan pura-pura bertanya dan saat itu lah aku meletakkan buket bunga ini di depan pintu rumah nya , kau harus terus bicara seakan kau tersesat sampai aku keluar dengan aman oke " ucap justin menjelaskan rencana nya pada kaysa dan langsung di angguki kaysa .


sampai sini dulu ya gays soal nya lagi sibuk maafin author ya ❤