MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 105



sedangkan mark dan isabel nampak menggunakan motor dengan adem ayem nan kalem tak ada yang bersuara dan tak ada kehebohan seperti mereka , mereka berdua dari tadi diam karena mark yang tidak seprofektif alex dan tidak setakut justin dan william sedangkan isabel yang diam dan tak pernah protes pada mark membuat mereka nampak seperti pengendara lain .


35 menit kemudian mereka pun sampai di depan gang yang nampak seperti jalan setapak bahkan di siang hari pun gang tersebut sepi dan juga saat mereka memasuki gang hanya terdapat satu rumah saja yang mereka lewati hingga beberapa menit tak ada lagi rumah yang terlihat setelah nya .


terlebih lagi jalan di gang ini rusak parah di pertengahan jalan nya membuat alex ekstra hati-hati karena membawa clea yang tengah hamil tua .


hingga akhirnya tepat di ujung jalan gang tersebut terlihat sebuah bangunan yang lumayan besar membuat alex menghela nafas lega karena ia meyakini bahwa itu adalah pantinya terlebih ketika melihat motor mona yang parkir manis di depan pagar bangunan tersebut membuat alex berdecak senang .


akhirnya perjalan yang panjang nan melelahkan tersebut berakhir dengan sampai nya mereka di depan bangunan panti di susul motor mark dan motor kaysa yang di kejauhan nampak berloncat-loncat karena jalanan yang rusak serta teriakan justin yang kedengaran sampai di ujung jalan .


mereka pun memilih menunggu sebentar kedatangan kaysa dan justin sambil membenahi pakaian mereka yang sudah mulai kusut , kaysa dan justin pun akhirnya sampai dan langsung memarkirkan motor mereka dengan gaya bar-bar membuat justin langsung turun dari motor dengan kondisi yang mengkhawatirkan karena ia langsung terduduk lemas sambil memegang helm sama seperti hal nya william yang tersandar lemas di depan pagar .


mereka berdua sudah tak mengkhawatirkan pakaian mahal mereka akan kotor karena duduk di atas tanah , yang lain nya hanya dapat memaklumi saja tingkah mereka berdua meskipun terkesan berlebihan .


mereka pun akhirnya berjalan masuk ke dalam pekarangan panti , hal pertama yang mereka dengar adalah suara tawa anak-anak panti yang terdengar hingga menyentuh hati siapa pun yang mendengarnya , tak ada satu pun tawa yang mengandung keterpaksaan anak - anak semua tertawa melampiaskan kesenangan mereka tanpa sedikit pun ke pura-puraan seakan mereka memiliki dunia mereka sendiri .


dan hal yang pertama mereka lihat adalah kesenangan anak-anak panti yang seumuran dengan devano , ada yang bermain kejar-kejaran dan ada yang berbincang atau bercanda gurau dengan teman mereka , membuat hati dingin alex terenyuh .


ia tidak pernah memiliki masa kecil yang seperti yang ada di hadapan nya sekarang , ia tak tau bahwa ternyata kebahagian bukan segala nya tentang uang bahkan bukti di depan nya ini menampar tentang alibi nya .


mereka semakin masuk ke dalam panti membuat anak-anak panti yang tadi sedang asik bermain - main berhenti dan menatap alex dan yang lain nya , di luar dugaan anak-anak panti menyambut mereka dengan senyuman manis mereka dan sedikit menundukkan kepala membuat justin, mark, alex, dan william tertegun karena melihat kesopanan dan tata krama mereka yang sangat baik.


" mereka memang seperti itu sayang , mereka di lajarkan oleh ibu panti untuk menghormati para tamu yang datang " ucap clea membuat alex menoleh menatap sang istri .


" it-itu kak lea kan !!??" pekik salah satu anak laki-laki yang berusia 9 tahun nampak memegang bola dengan wajah yang nampak terkejut , mendengar itu membuat anak-anak panti yang lain juga ikut terkejut karena mereka tak mengenali clea yang sekarang apa lagi clea tengah hamil membuat sebagian anak panti susah mengenalinya.


" ka lea !!!! " teriak anak-anak panti bersemangat bahkan sampai meninggalkan kegiatan mereka , anak-anak panti memang memanggil clea dengan sebutan lea .


anak - anak panti menggerubungi clea bahkan sampai membuat alex dan yang lain nya tersingkirkan karena anak-anak panti yang menggerubungi nya bahkan devano sampai harus di gendong oleh alex karena tubuhnya hampir ikut terdesak .


" ka lea kami merindukan mu !! ".


" ka lea kenapa baru pulang ka ? "


" ka lea kau semakin cantik !! "


banyak pertanyaan dan pujian yang membanjiri clea hingga membuat clea bingung namun ia hanya mengeluarkan senyum sambil merentangkan tangan nya meraup sebanyak-banyak nya anak-anak yang bisa ia peluk .


" dad bagaimana jika mommy terluka ? " tanya devano khawatir melihat banyak nya anak yang memperebutkan mommy untuk memeluk sang mommy tercinta.


" ada apa ini kok rame-rame ngumpul di sini ? " sebuah suara seorang pria tua membuat clea mengangkat kepala nya karena sangat familiar dengan suara tersebut .


" bapak !!! " pekik clea senang membuat lelaki paruh baya tersebut mematung mendengarnya.


" l-lea kau kah i-tu nak ? " suara pria paruh baya itu nampak bergetar seolah menandakan kerinduan akan sosok clea .


" iya kek itu ka lea " seru salah satu anak membuat pria paruh baya itu dengan terpogah-pogah lari mendekati clea dan langsung memeluk erat wanita hamil tersebut .


" kamu kemana aja udah lama nggak ke panti nak ? " tanya pria paruh baya itu setelah menguraikan pelukan nya .


" bisakah kita duduk dulu ? " potong justin dengan lemas ketika melihat clea yang ingin menjawab pertanyaan pria tua yang ada di hadapan mereka ini .


" astaga maaf kan aku karena terlalu senang sampai melupakan untuk menyuruh kalian masuk , mari kita masuk dulu dan anak-anak lanjutkan mainan kalian " pria paruh baya tersebut membawa clea dan rombongan nya masuk ke dalam bangunan panti yang memang di sediakan untuk menyiapkan tamu .


" kalian duduk lah di sini sebentar , saya ingin ke dalam sebentar " pria tua tersebut pun masuk berniat untuk memanggil sang istri membuatkan minuman .


10 menit kemudian pria paruh baya tersebut kembali dengan seorang wanita yang sama tua nya sambil membawa sebuah nampan berisi minuman segar .


" silahkan di minum tuan-tuan !! " tawar pria tua tersebut dengan cepat mereka pun meminum - minuman tersebut karena kehausan dampak dari perjalanan menuju kemari terlebih lagi justin dan william yang memang memerlukan minuman yang seperti di depan mereka ini.


"jadi kenapa kau lama tak ke sini nak ? " tanya pria paruh baya tersebut karena penasaran.


" maaf kan lea pak , lea jarang di sini karena lea ikut suami lea tinggal di negaranya pak " sambil tersenyum lembut clea menjelaskan karena tau pasti pria tua di depan nya ini akan terkejut dan dugaan nya tak meleset .


" kau sudah menikah !!!! " pekik pria tersebut terkejut terlebih lagi wanita tua yang merupakan istri dari pria paruh baya tersebut .


" iya pak maaf karena clea tak mengundang kalian di acara pernikahan lea karena waktu itu di adakan secara dadakan " ucap clea dengan nada bersalah membuat pria paruh baya itu menghela nafas .


" tak apa- apa nak bapak sama ibu paham , emm dan yang mana suami nak ? " tanya pria tersebut sambil menatap keempat pria tampan yang ada di depan nya tersebut .


" perkenalkan saya suami dari clea , alexandro kenzio mondro "


DEG.............


sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka 🖤