MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 84



tanpa mereka ketahui anak itu tak benar-benar tidur ia hanya memejamkan mata seakan tidur namun setelah kepergian mereka anak itu membuka matanya kembali lalu tangan nya bergerak memegang dahi bekas dimana clea mencium nya .


baru lah ia meremas baju rawatnya di bagian dada seakan mengatakan ciuman clea di dahinya tadi membuat dadanya berdegup kencang seakan ia baru saja mendapat perlakuan seperti itu .


******


keesokan harinya di mansion clea bangun pagi dengan untuk memasak macam-macam masakan bahkan aroma nya hampir memenuhi seisi mansion , clea begitu heboh memasak seakan tenaga ibu hamil ini baru saja terisi .


alex yang baru saja selesai membersihkan diri dan turun ke lantai bawah sudah di sambut wangi nya masakan clea , bahkan ketika alex mendekat ke meja makan sudah banyak makanan tersaji di dalam rantang besar khusus bersantai seperti di bawa untuk kepantai .


" untuk apa semua masakan ini " tanya alex membuat clea yang asik memasukan masakan nya kedalam rantang sedikit terkejut .


" ah aku ingin kita makan sama-sama di rumah sakit " ucap clea membuat alex akhirnya memahami maksud istrinya.


mateo yang baru saja turun dengan pakaian militernya bersiap ingin berangkat langkah nya terhenti karena mencium masakan yang menggugah selera.


" wah wah harum sekali " puji mateo membuat clea tersenyum , kemudian ia pun mengambil kotak bekal yang sepertinya sudah ia persiapkan untuk sang mertua .


" ini kotak bekal daddy aku sengaja membuatnya khusus untuk mu dad" ucap clea sambil tersenyum manis memberikan kotak makan kepada mateo .


" wah aku tak menyangka nak , baiklah daddy berangkat dulu " ucap mateo berlalu pergi meninggalkan clea dan alex .


clea pun melanjutkan menyusun beragam macam masakan buatan nya di bantu oleh alex , tapi clea tak lupa menyisakan masakan nya untuk cassandra .


setelah selesai ia pun naik ke atas untuk membersihkan diri , selesai membersihkan diri dan berganti pakaian ia pun menelpon para sahabatnya untuk datang ke rumah sakit .


******


di rumah sakit clea baru saja datang bersama alex mereka berjalan di lorong rumah sakit tempat menuju ruang VVIP , di sepanjang lorong clea hanya melihat deretan anak buah alex yang berjaga membuat clea geleng-geleng.


ia pun masuk ke dalam ruangan VVIP yang ternyata anak kecil itu sudah bangun dan saat ini tengah duduk diam menatap datar ke arah jendela rumah sakit .


clea yang melihat itu tau kalau mental anak itu baru saja terguncang oleh karena itu ia pun mendekat ke arah sang anak kecil dan duduk di samping anak itu .


" hai selamat pagi " sapa clea dengan senyum manisnya menatap anak itu namun tak mendapat respon apa pun .


" emm apa kau sudah bangun dari tadi nak " ucap clea sambil membenarkan rambut anak itu yang dahinya masih di tutupi perban .


" hemm" ucap anak itu membuat clea geleng-geleng akan sikap dingin anak itu , ia bahkan memiliki suami yang tak kalah dingin dari anak itu .


" kau sama dingin nya dengan pria yang berada di sana " bisik clea kepada anak itu seraya menunjuk alex dengan matanya , anak itu pun mengikuti arah mata clea yang tertuju pada alex yang berdiri tegap menatap mereka datar .


" apa kau tau bahkan dia bicara irit sekali bahkan kepada ku yang merupakan istrinya sendiri " ucap clea yang tak lagi berbisik membuat anak kecil itu sedikit tertarik akan topik pembicaraan clea .


" kenapa kau mau menikahi pria itu ? " ucap anak itu dingin clea yang mendengar pertanyaan itu tertawa kecil sebelum menjawab nya .


" dia yang memaksa ku menikahinya " ucap clea sambil tersenyum manis menatap anak kecil yang juga menatapnya dengan tatapan kagum .


anak itu begitu terpesona pada kecantikan clea dan senyuman clea apa lagi nada suara clea yang lembut membuat hatinya menghangat karena seumur hidup ia tak pernah mendengar orang berbicara lembut padanya .


" kalau begitu tinggalkan dia " ucap anak kecil itu datar membuat clea berkedip beberapa kali mendengarnya sedangkan alex yang tadi berdiri menatap mereka seketika melotot mendengar ucapan anak itu yang meminta clea meninggalkan nya lancang sekali anak itu pikir alex .


" kau mencintainya tapi dia tak mencintaimu hah " ucap anak itu membuat clea tertawa mendengarnya karena anak ini adalah orang pertama yang berani terang-terangan mengejek alex suaminya .


alex yang mendengarnya dibuat gerah bahkan saat ini ia melonggarkan dasinya tanda ia sedang panas mendengar ucapan anak kecil yang bahkan berani mengejek nya di depan nya .


aku alexandro kenzio mondro seorang ceo terkenal dan pemimpin mafia paling di takuti di ejek oleh anak kecil hah anak ini harus di beri pelajaran . batin alex.


" sayang nya dia juga mencintai ku nak , meskipun dia dingin tapi dia begitu mencintaiku dan melindungi ku " ucap clea sambil mencolek hidung mancung anak kecil itu .


alex yang mendengar ucapan clea yang membelanya ia pun merasa menang ia pun mengangkat alisnya saat anak kecil itu melihatnya .


" apa kau lapar ? aku memasakkan sesuatu untuk mu " ucap clea lembut dan mendapat jawaban anggukan dari anak kecil itu .


" sayang bantu aku untuk menggendong nya " ucap clea , alex pun mendekat dan menggendong anak itu sambil menatap tajam karena masih merasa kesal .


namun seakan tak peduli anak itu hanya menatap alex acuh dan hanya menatap punggung clea yang berjalan di depan mereka .


" lain kali aku akan menggantung mu terbalik jika kau berani mengejek ku lagi " bisik alex dingin membuat anak itu mengernyit .


anak itu di dudukan alex di dekat istri yang tengah menyajikan aneka macam masakan buatan nya ia pun juga duduk di samping istri nya , tak berapa lama gerombolan para manusia heboh datang tapi kali ini Mark ikut di dalam nya .


" wah wah wah banyak banget lo masak clea mana harum -harum semua lagi " ucap kaysa yang audah duduk manis di di sebrang clea .


" lo tau banget clea kita lagi lapar-lapar nya yakan will" ucap justin dan mendapat acungan jempol dari william .


" udah sehat tu anak lex " tanya william melihat kehadiran anak kecil di antara mereka.


" mulutnya saja yang baru sehat " ucap alex menyindir pedas anak kecil itu yang langsung mendapat tatapan kesal dari sang pelaku .


" hai kenalin nama aunty monalisa monica kamu bisa panggil aunty moni biar imut gitu " ucap mona mencolek hidung anak kecil itu .


" aha kenalin juga nama aunty kaysa keyli panggil aja aunty kaysa oke sayang " ucap kaysa tak mau kalah isabella pun ingin memperkenalkan diri namun di halangi mark .


" nama mu jelek jadi jangan berkenalan " ucap mark dingin membuat Isabel berdecak kesal mendengarnya .


" hai boy kenalin nama uncle justin Xavier kamu bisa manggil uncle justin si tampan" ucap justin sambil menaik turunkan kedua alisnya membuat yang lain langsung riuh mendengarnya .


" kenalin juga nama uncle william Maxwell panggil aja uncle william yang paling tampan di dunia ini " ucap william dengan pedenya membuat justin menghadiahi sentilan manis di dahi william .


anak kecil itu yang mendengar perkenalan mereka semua hanya mampu mengedip -ngedipkan matanya , clea yang melihat itu geleng-geleng .


" bisa beritahu nama mu sayang supaya para aunty dan uncle tau nama mu " ucap clea membuat anak itu menatap clea sebentar .


" aku ..... "


sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka