
dengan sedikit sempoyong alex berdiri dan berbalik menghadap anak buah mafianya yang memandangnya dari kejauhan , sambil sedikit terpeseok alex melanjutkan langkahnya hingga sampai di depan anak buahnya .
"hancurkan semua nya"
*******
"APA !!! "
"APA !!! "
suara serempak dua orang yang terkejut menggema di ruang tengah mansion alex hingga membuat keluarga yang tengah berkumpul memandang mereka dengan heran .
justin dan william di buat terkejut bahkan mungkin hampir serangan jantung kala mendapat notifikasi pesan dari mark bahwa clea tengah di culik membuat mereka kaget bukan kepalang .
" ada apa justin - william kalian berteriak ? " tanya cassandra bingung membuat justin dan william pucat harus menjelaskan nya bagaimana .
" cle-a , clea di cu-lik !!! " sontak saja perkataan terbata-bata dari justin membuat semua orang terperanjat kaget hingga perlu waktu beberapa detik untuk memahami maksud ucapan justin .
" KAU BILANG CLEA ?CLEA MENANTU KU HAH , BENAR MENANTU KU !!! " bentak cassandra tiba-tiba sambil mengguncang tubuh justin membuat mateo harus menenangkan sang istri .
bukan hanya cassandra yang syok mendengar clea di culik tapi mauren juga tak kalah syok nya seperti cassandra , ia merasa bahwa perasaan tak gelisah nya tapi ternyata menandakan bahwa clea ingin di culik .
" hiks tenang lah dra , lebih baik kita ke tempat lokasi nya sekarang " sambil menyeka air mata yang jatuh tanpa permisi mauren menenangkan cassandra yang juga sudah menangis karena khawatir .
" kita ke sana sekarang "
********
di lokasi tempat clea di culik .
setelah memerintahkan anak buah nya untuk 'menghancurkan semuanya ' alex langsung melajukan mobil mewah yang ia tumpangi dengan mark menuju markas milik nya , meninggalkan mark dan anak buah yang tersisa untuk membersihkan TKP .
seiring dengan laju mobil mewah alex menuju markasnya , seiring itu juga pergerakan anak buah alex yang di lakukan secara besar-besar di berbagai negara menghebohkan dunia bawah .
karena pergerakan anak buah mafia alex yang secara besar-besaran ini tidak mungkin tanpa ada sebab nya , terlebih mereka tau bahwa mafia milik penguasa dunia bawah ini tak pernah menganggu siapa pun kecuali mereka di ganggu terlebih dahulu .
tak perlu waktu lama untuk mengetahui pergerakan tersebut terlebih di setiap kumpulan mafia memiliki mata-mata dan koneksi antar sesama komplotan mafia untuk berbagi informasi .
BRUM...... CIT......
alex turun dari mobil mewahnya tepat setelah sampai di depan markas , ia langsung masuk namun kali ini bukan seperti tadi yang hanya dengan wajah dingin nya namun kali ini dengan di ikuti aura mengerikan miliknya .
alex masuk ke dalam markas dan melirik sekilas para anak buah mafia black wolf di depan nya kemudian berlalu masuk ke dalam ruangan pribadinya .
di dalam ruangan nya alex melangkahkan kakinya menuju lemari kayu yang setinggi tubuhnya , alex membuka lemari kayu itu yang ternyata berisi berbagai macam senjata .
pilihan alex jatuh pada sebuah kapak dan belati yang dulu suka sekali ia gunakan di cabang markas nya ini untuk menyiksa musuh , terlebih samurai miliknya .
alex mengambil kapak tersebut sambil melihat-lihatnya kemudian mengambil belati dan menyimpan nya di saku celana nya , alex pun membawa kapak itu kemeja ruangan nya dan meletakkan tepat di atas meja .
dengan tenang alex pun melepaskan jas miliknya hingga menyisakan kemeja hitam polos dan celana kerja berwarna senada , kemudian ia pun mengambil sebuah kotak dan membukanya yang ternyata isinya ada deretan cerutu yang sama sudah lama sekali tak ia sentuh setelah menikah dengan clea ,
dulu ia suka sekali menghisap cerutu sambil mendengarkan suara teriakan tersiksa dari musuhnya dan itu sudah lama sekali .
sudah berapa bulan ini dirinya tak lagi menginjakkan kaki di markas dan tak lagi merasakan muncratnya darah ke wajah dan tubuhnya dari orang yang ia siksa tapi sepertinya sebentar lagi ia akan berpesta menikmati muncratan darah di tubuhnya .
jangan salah kan alex untuk kali ini jika ia kembali menggila , mungkin kali ini ia akan lebih gila karena orang yang ia cintai di culik hingga membuat sisi iblis dan haus darahnya kembali muncul setelah sekian lama tertidur .
" Aspettarmi, miele
[tunggu aku sayang ] "
dengan santai nya alex menyeret kapak yang ia pilih sambil sesekali tangan satunya memegang cerutu yang sudah mengeluarkan kepulan asap , di luar ruangan semua mendadak hening dan aura mendadak mencekam kala mereka semua melihat alex keluar dari ruangan sambil menyeret kapak dan sepuntung ceruti di bibir .
terlebih 30 tawanan anak buah mafia black wolf , mereka seakan dapat melihat malaikat kematian di depan mereka kala alex keluar dengan kapak yang mengeluarkan bunyi dentingan seiring langkah kaki alex .
di ruang tengah markas hanya terdengar suara derap kaki milik alex dan suara gesekan kapak yang berpadu indah dengan lantai markas , semakin alex melangkah mendekat semakin pula rasa nya oksigen di sekitar mereka menipis kala melihat mata alex yang bertambah tajam kala menatap mereka .
salah satu anak buah alex yang paham bahwa sudah saat nya adegan live di tayangkan , ia pun mengambil kursi kayu di sudut ruangan yang memang di gunakan alex saat menyiksa musuh .
tak......
bunyi sepatu fantofel milik alex berhenti tepat di hadapan 30 orang yang saat ini tengah dalam posisi terikat dan berlutut sejak tadi , ia memandang mereka semua dengan pandangan yang sulit di artikan namun satu hal yang mereka semua tau bahwa alex saat ini tengah menahan emosi di balik sikap tenang nya .
alex duduk di kursi kayu yang sudah di sediakan untuknya sambil terus menatap 30 orang tersebut sambil menyesap cerutunya , kemudian ia pun meletakkan kapak nya di lantai untuk menggulung lengan kemeja nya hingga sampai siku .
alex menyeringai kala melihat ketakutan ke-30 orang tersebut , alex sengaja mengulur waktu untuk menikmati wajah ketakutan mereka sebelum ia membantai habis mereka .
" dimana tuan kalian ? " tanya alex dingin sambil mengisap cerutunya dan mengambil kapak yang ia letakkan di lantai .
" di mana tuan mu? " tanya alex sekali lagi sambil membuka ikatan yang melilit tubuh kepala pimpinan tersebut , kemudian mengambil tangan kanan milik pria itu sambil meneliti .
" tak mau menjawab ? , baiklah "
bug..... bug... slash.......
" ARGGGHH AKHHHH !!! "
merasa tak mendapat jawaban alex pun bertindak brutal dengan memotong 2 jari tangan kanan kepala pimpinan tersebut kemudian menatap wajah kesakitan pria di depan nya itu dengan wajah datar dan tenang nya seolah tak terjadi apa-apa.
" di mana tuan mu? " untuk sekian kalinya alex bertanya dan kali ini mendapat jawab setelah mendapat siksaan .
" aku ti-tidak akhhhh ta-u " sambil terbata-bata kepala pimpinan itu menjawab namun ......
" jawaban yang tidak memuaskan "
bug....... bug.... bug..... slash........
" AKHHHH SIALAN "
kali ini bukan 2 jari yang di potong melainkan 3 jari sekaligus hingga tak tersisa satu jari pun di tangan kanan kepala pimpinan tersebut di buat alex , suara umpatan dan jeritan di keluarkan oleh pimpinan tersebut namun hanya di tanggapi alex dengan tatapan datar sambil memegang cerutu nya yang sudah setengah .
" ambilkan gergaji kayu" perintah alex dan dengan sigap 2 anak buah alex mengambil gergaji kayu di gudang sesuai permintaan alex .
" ini tuan " dengan cepat alex pun mengambil gergaji kayu tersebut dan menghidupkan nya .
dengan licik nya alex memainkan tombol gas gergaji kayu tersebut seolah menikmati raut wajah ketakutan ke - 30 orang tersebut , tanpa babibu alex pun mendekatkan dirinya kepada kepala pemimpin tersebut dan dengan sadis ia memotong dengan pelan kaki dan tangan kepala pimpinan itu .
CRAT........CRAT........SRET........
ARGHHHHHHH.......AKHHHHHHH......
tanpa peduli dengan suara teriakan dari kepala pimpinan kelompok tersebut alex tetap melanjutkan memotong setiap bagian di tubuh pria tersebut bahkan cipratan darah yang di hasilkan sudah membuat kemeja dan celana alex basah akan darah .
alex seolah menikmati hal yang ia lakukan sekarang sambil sesekali berhenti untuk membenarkan letak cerutu di bibinya yang tak lepas meskipun kedua tangan nya sibuk memegang gergaji kayu .
dengan kejam nya setelah membuat kepala pimpinan kelompok tak mempunyai kedua tangan dan kaki alex tak langsung membunuhnya , ia membiarkan tubuh buntung kepala pimpinan itu berbaring tak berdaya hingga akhirnya nanti mati kehabisan darah .
daebak
" Sei successivo
[kalian selanjutnya] "
******
di TKP tempat clea di culik , semua keluarga dan para sahabat di buat terkejut kala melihat dua buah mobil dalam keadaan ringsek dan masih terbakar di hadapan mereka .
sontak saja cassandra yang melihat itu langsung lemas dan hampir terjatuh melihat hal tersebut , air mata yang dari tadi luruh kini semakin deras membasahi pipi nya .
" menan-tu kita sayang" cassandra menangis histeris membayangkan bagaimana menantunya tersiksa sebelum di culik terlebih mengingat sang menantu tengah hamil tua membuat cassandra semakin histeris tak terima , sedangkan mauren dan yang lain nya juga tak kalah syok .
" alex " gumam justin sambil melihat anak buah mafia mereka tengah berkeliaran mengamankan lokasi kejadian hingga matanya tertuju kepada mark yang baru saja datang .
" alex will !!! " pekik justin secara tiba-tiba hingga mengejutkan sang empu yang di panggil dan juga lain nya , mereka juga haru menyadari ketidak adaan nya alex di sana .
" dad -om farrel jaga yang lain nya dan untuk om mateo bisa kah aku mempercayakan om untuk memantau pekerjaan anak buah alex sedangkan untuk aku , william sama mark cari alex " ucap justin tegas kemudian menarik dua orang di sampingnya , meninggalkan kedua orang tua dan keluarga lain nya di sana .
" kita ke markas sekarang " ucap justin dan dengan cepat ia pun melajukan mobil nya di atas rata-rata untuk sampai di sana , satu hal yang justin takutkan yaitu .
alex menggila .
" mark apakah kau sudah menutup jalur penerbangan dan semua jalur akses keluar dari negara ini untuk sementara ?, " tanya william serius , kini sudah saat nya ia memainkan otaknya untuk membuat strategi .
" sudah tuan namun kita ternyata terlambat beberapa menit sebelum menutup akses jalur penerbangan , karena pesawat terakhir yang terbang sebelum bandara di tutup sementara sudah terbang " jelas mark membuat william menebak bahwa bisa jadi pesawat itu ada sangkut paut nya dengan masalah saat ini .
" kau sudah melacaknya ? "
" emm sudah tuan "
20 menit berlalu kini mereka sudah sampai di depan markas dan langsung berlari turun masuk ke dalam markas , mereka bertiga mendengar suara seperti bunyi gergaji kayu yang begitu menggema di dalam markas dan.......
DEG..........
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya , sorry ya nggak terlalu berasa adegan live nya soalnya takut nggak lulus bab nya hehehe 🖤
selamat membaca semoga suka 🖤