MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 86



tak lupa alex mengelus perut buncit yang berisi dua calon pewarisnya itu sambil menghadiahi sebuah ciuman .


" kalian yang pintar lah di dalam sana jangan buat mommy mu kelelahan " bisik alex kemudian satu kecupan terakhir mendarat mulus di perut clea , ia pun meninggalkan kamar dengan hati-hati untuk melanjutkan pekerjaan yang segudang.


setelah lama tertidur pulas clea akhirnya terusik dari tidur manis nya , ia pun duduk sebentar sambil sekeliling dan ternyata masih di kamar rahasia semua , iapun bangun dan berjalan keluar untuk melihat apa suaminya sudah selesai dengan meetingnya.


di luar kamar ternyata sang suami tengah duduk di kursi kebesaran nya sambil membaca sebuah dokumen clea pun mendekat sambil mengelus perutnya .


ia yang sudah berada di belakang alex langsung memijat ringan bahu sang suami membuat alex langsung menoleh kebelakang .


" lanjutkan saja kerja mu sayang " ucap clea lembut membuat alex tersenyum kecil dan melanjutkan pekerjaan nya .


ini lah yang alex sukai dari sang istri , clea begitu paham akan apa yang ia perlukan meskipun ia tak mengatakan hal apa pun kadang alex berpikir ia mendapat kiriman anugrah dari tuhan yaitu di hadirkan nya clea dalam hidupnya yang kosong setelah kehilangan gadis kecilnya .


lamunan alex buyar ketika alex mendapat kecupan di pucuk kepala yang ternyata di dapat kan dari clea yang sudah mengalungkan tangan nya di leher alex dengan kepala yang berada di bahu sang suami.


" sayang bagaimana anak itu kita pindahkan ke mansion saja kita lakukan rawat jalan supaya kita tak perlu bolak balik ke rumah sakit , tapi kita tanya kan dulu kepada dokter apa boleh di lakukan rawat jalan . " ucap clea .


" nanti aku akan menghubungi dokter " ucap alex membuat clea tersenyum senang .


" pulang nanti aku ingin makan kue brownis sayang " ucap clea sambil berjalan menuju sofa.


" hemm nanti aku akan mengatakan nya pada mark " ucap alex namun mendapat gelengan clea .


" no no bukan kue brownis buatan orang lain tapi aku ingin kue brownis buatan koki tampan ku , bagaimana? " ucap clea sambil menatap alex dengan mata berbinar-binar membuat alex langsung menoleh kan kepala nya ke samping .


" wajah nya itu membuat hati ku sakit " gumam alex sambil menggigit pelan bibir bawahnya , karena ingin menolak ia tak sanggup apa lagi sang istri yang tengah hamil membuat alex akhirnya mengiyakan.


" baiklah " ucap alex pasrah membuat clea tersenyum senang , akhirnya clea duduk di sofa sambil menunggu pekerjaan suaminya selesai .


sedangkan di perusahaan william saat ini ceo perusahaan itu tengah di landa galau berkepanjangan akibat di tolak seorang wanita incaran nya malam tadi di sebuah club ,mona yang masuk keruangan william untuk mengantar dokumen hal yang pertama ia lihat adalah wajah masam william yang membuat mona sesak melihatnya .


bagaimana tak sesak wajah william yang masam akibat galau itu kini tengah bersedih di di kursi kebesaran nya di temani hamburan tisu di mana -mana .


" nih dokumen tanda tangan sekarang " ucap mona , sudah tak ada lagi kata 'bos and bos ' yang keluar dari mulut mona kepada william karena mona tau meskipun ia tidak mengatakan bos atau mengatakan sekalipun tak akan mengubah apa pun padanya karena william juga tak akan memecatnya , meskipun begitu mona tetap tau di mana batasan nya .


" kenapa ? hah kenapa ? " ucap william dramatis membuat mona sedikit terkejut karena william berbicara sambil memperagakan gaya reflek ke arah mona dengan kedua tangan ke atas sambil menatap mona dengan wajah mengesalkan nya itu .


" kenapa dia nggak nerima gue hah , gue kurang apa harta tahta ganteng apa lagi hah kenapa dia nggak nerima gue kenapa ????? " pekik william membuat mona menatap aneh ke arah william bukan nya simpati mona malah ingin melempar william dari atas gedung karena kesal melihat wajah masam william yang mampu merusak pemandangan matanya .


" dia pengen apa aja bakal gue beliin kalo dia nerima gue tapi malam tadi shttttt" lirih william sambil memegang dadanya dan mengambil tisu untuk menghapus air mata buayanya .


" YA MANA DIA MAU LAH SAMA LO YANG KURANG WARAS !!! " teriak mona balik membuat william mundur cepat beberapa langkah menjauhi mona.


" kesel gue dari tadi bukan nya tanda tangan malah curhat , makanya jangan main cintaan kan akhirnya gini kalo lo beneran cinta sama wanita incaran lo dah gue pergi dulu bosen gue liat muka lo yang jelek itu " omel mona seraya keluar dari ruangan william tak lupa suara tutup pintu yang di banting keras oleh mona karena meluapkan kekesalan nya .


runtuh sudah akhirnya william hanya bisa menangis dramatis di temani tumpukan tisu di ruangan nya sambil sesekali berbicara tak jelas meluapkan perasaan nya .


******


di mansion kini clea tengah menemani alex yang sedang membuat kue untuknya suaminya itu nampak tampan apa lagi dengan lengan kemeja yang di gulung hingga siku membuat aura ketampanan mya bertambah .


clea yang melihat itu merasa tak ada kerjaan ia pun mengambil ponsel alex dan merekam semuanya tapi terlebih dulu ia. merekam wajahnya seraya berbicara seakan sedang melakukan vlog .


apa yang di lakukan oleh clea tak luput dari pandangan alex meskipun ia tengah sibuk membuat kue ia tetap memperhatikan tingkah sang istri .


" lihat lah sayang daddy kalian sedang membuat kue untuk kita " ucap clea pelan agar tak di dengar alex .


setelah selesai membuat adonan dan meletakan nya di dalam oven alex pun duduk di dekat istri yang menunggu di meja makan .


" kita ke taman saja sayang " ucap clea sambil mendahului alex sambil berusaha mengikat rambut panjang nya .


di taman clea duduk di ayunan di dampingi alex yang tengah mengikat rambut panjang nya menggunakan ikat rambut yang mereka beli dulu .


" kau masih menyimpan ikat rambut ini " ucap alex .


" hemm tentu saja ikat rambut itu kau yang membelinya mana mungkin aku membuangnya " ucap clea membuat alex tersenyum mendengarnya.


" lihat lah rambut mu sangat panjang sangat sulit merapikan dan mengikatnya kenapa tak di potong saja " ucap alex membuat clea kesal.


" aku masih belum ingin memotongnya aku ingin nanti anak -anak ku lahir mereka akan melihat rambut ku yang panjang ini baru aku memotongnya " ucap clea membuat alex geleng-geleng .


ketika asik berbincang cacan dan leo datang menghampiri mereka membuat clea senang karena kedua hewan peliharaan nya itu sangat menggemaskan .


" lihat sayang mereka makin besar saja " ucap clea sambil menangkup pipi berbulu milik leo dan memainkan nya .


" emmm" gumam alex akhirnya mereka duduk bersantai menikmati sore hari dengan di temani sebongkah kue brownis buatan alex yang sudah masak .


sampai sini duku ya guys jangan lupa like and komen ya


selamat membaca semoga suka 🖤