
setelah berdebat panjang akhirnya dasi itu pun jadi milik alex , dan dapat di pastikan alex mendapat itu dengan ancaman . clea yang kesal pun tanpa sadar memukul-mukul dada alex .
" kau curang tuan " ucap clea yang masih tanpa sadar memukul dada alex.
" berani nya kau memukul tuan mu " ucap alex menangkap tangan clea yang memukul dadanya tadi . clea yang baru sadar memukul tuan nya pun berkedip-kedip kemudian ia cengengesan menatap tuan nya.
" ah maaf kan saya tuan " ucap clea gelagapan sambil membenarkan jas alex .
setelah selesai berdebat mereka pun membayar dasi tersebut . kemudian beralih lagi mencari setelan jas untuk alex. clea yang di belakang alex dan mark pun tertinggal akibat langkah lebar kedua mahkluk dingin itu .
" tuan tunggu " ucap clea berlari kecil sambil menggulung rambut panjang nya itu . clea yang sedang menggulung rambut nya itu tidak melihat bahwa alex sudah berhenti sehingga clea pun menabrak punggung kokoh alex .
" aduh" ucap clea sambil mengelus dahinya . rambut yang ia gulung pun terurai kembali .
alex yang sudah berbalik dan melihat rambut clea tergerai indah itu pun mengambil ikat rambut yang ia beli tadi .
clea yang sibuk mengelus dahi nya pun terkejut ketika merasakan rambutnya di ikat kuncir kuda oleh seseorang . kemudian ia menoleh ke belakang yang mana ia langsung di suguhi wajah tampan alex yang tengah mengikat rambut nya .
"tuan bukan kah ikat rambut itu untuk kekasih tuan " tanya clea dengan polos pada alex yang sudah selesai mengikat rambut clea.
alex yang mendengar nya pun mengerut kening nya bingung . kemudian ia terkekeh dalam hati sambil tersenyum samar .
𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹.
kemudian alex menyentil dahi clea . clea yang baru menabrak punggung alex pun harus merasakan sakit nya sentilan di dahi nya lagi .
" aku tidak memiliki kekasih " ucap alex dengan dingin , kemudian ia menarik clea ke dalam untuk memilih setelan jas serta piyama .
selesai memilih setelan jas serta piyama , mereka pun langsung pulang ke mansion .
sampainya di mansion clea dan alex langsung menuju kamar masing-masing untuk membersihkan diri . setelah selesai membersihkan diri clea pun keluar kamar untuk membuatkan makan malam untuk alex dan menyiapkan baju alex .
ia melangkah kan kakinya menuju kamar alex yang berada di sebelahnya , ia mengetuk pintu kamar alex tapi tidak ada jawaban . ia pun memberanikan diri masuk ke kamar alex .
didalam kamar clea mendengar suara gemercik air dari kamar mandi yang menandakan alex masih mandi . kemudian ia melangkah menuju walk in closed untuk menyediakan baju piyama alex .
di saat selesai memilih baju , ia meletakkan baju piyama itu di tempat tidur alex , ketika ia hendak berbalik keluar ia langsung bertabrakan dengan dada bidang alex yang basah .
" keringkan rambut ku setelah selesai aku berpakaian " ucap alex seraya mengambil pakaian nya di kasur nya melangkah menuju walk in closed .
selesai berpakaian alex langsung melempar handuk kecil yang mana tepat mendarat di wajah cantik clea.
" cepatlah " ucap alex mendudukkan dirinya di bawah sofa tepat dimana clea duduk .
dengan telaten clea pun mengeringkan rambut alex sampai kering .
" sudah selesai tuan , emm apakah tuan ingin makan malam ? " tanya clea pada alex setelah selesai mengeringkan rambut alex .
" hemmm" ucap alex .
******
di tempat kaysa dan justin , mereka berdua sedang berdebat hanya masalah baju yang akan kaysa pakai ke pesta sang mantan kekasih .
" ya ampun tuan saya mana mau makai pakaian yang bolong belakang nya ini " ucap kaysa seraya menunjukan baju yang mana bagian punggung nya memang sengaja di desain menampakkan punggung.
" aduh ini memang gaya nya kaysa kau ini hidup di zaman mana hingga tidak tau kalau itu model zaman sekarang " ucap justin sambil memijit kening nya pusing memikirkan tingkah kaysa.
"pokok nya saya nggak mau , saya mau gaun yang nggak bolong belakang nya tuan " ucap kaysa kekeh dengan kemauan nya .
justin yang sudah pusing dari tadi pun menyuruh pelayang mencarikan gaun sesuai keinginan kaysa .
setelah lama memilih akhirnya pilihan kaysa jatuh pada salah satu dress hitam panjang tanpa lengan , yang memiliki belahan sampai bagian paha . dress tersebut sederhana tapi menampilkan kesan mahal dan elegan.
" baiklah , saya pilih yang ini saja tuan " ucap kaysa pada justin yang asik bermain ponsel .
" hemm terserah dirimu saja dan cepatlah berdandan sana aku tidak punya banyak waktu" ucap justin yang masih asik dengan ponsel nya tanpa mengalihkan pandangan nya .
selesai berdandan kaysa di buat pangling dengan dirinya sendiri yang mana ia yang saat ini sangat cantik sekali .
" oh iya gua pap aja ah di grup biar pada pangling hihi " ucap kaysa pada dirinya sendiri . setelah selesai dengan kehebohan nya ia pun keluar ruangan make up .
" emm tuan bagaimana penampilan saya " ucap kaysa pada justin yang dari tadi asik dengan ponsel nya.
justin yang penasaran pun dengan refleks ia menoleh kearah kaysa , ia yang melihat penampilan kaysa yang berubah 180 derajat itu pun tercengang .
𝘨𝘪𝘭𝘢 𝘯𝘪 𝘤𝘦𝘸𝘦 , 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘤𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘬𝘦 𝘶𝘱 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢 𝘥𝘰𝘢𝘯𝘨 " 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘫𝘶𝘴𝘵𝘪𝘯
"ekhm ya ya lumayan lah " ucap justin menutupi kekaguman nya pada kaysa.
" cepat lah mari kita berangkat " ucap justin seraya menarik tangan kaysa keluar dari tempat tersebut menuju parkiran.
******
sampainya di lokasi pesta , justin menyuruh kaysa melingkarkan tangan nya di tangan justin
" kau harus tampil elegan dan dingin oke , jika tidak habis kau " ucap justin seraya mengancam kaysa.
" haduh tuan pakai ngancam segala , kaysa yang cantik ini sudah tau " ucap kaysa penuh percaya diri . sedangkan justin yang mendengar perkataan kaysa pun memutar malas mata nya .
" oh dan ingat juga di sana nanti jangan panggil tuan , panggil sayang oke supaya akting kita bagus " ucap justin yang langsung di angguki kaysa .
di pesta justin dan kaysa menjadi pusat perhatian , karena wajah kedua nya yang cantik dan tampan . di tambah lagi pakaian mahal mereka menambah daya tarik mereka.
mantan justin yang melihat kaysa yang bersama justin pun sukses meradang akibat melihat kaysa yang sangat cantik , mengalahkan diri nya.
sampainya justin dan kaysa di depan mantan pacar nya itu mereka langsung mengucapkan selamat.
" selamat ulang tahun " ucap justin sok cool pada mantan nya itu . yang langsung di angguki mantan nya itu.
" ah baiklah terimakasih , emm dan juga makasih sudah datang " ucap mantan justin .
kemudian kaysa memulai akting nya . " selamat ulang tahun untuk mu " ucap kaysa pada mantan justin sambil mengeratkan pegangan tangan nya di justin , supaya seakan-akan ia takut kehilangan justin ,
mantan justin yang melihat kaysa mengeratkan pegangan tangan nya di justin pun berusaha tetap sabar .
" terimakasih " ucap mantan justin itu dengan singkat pada kaysa.
" baiklah kalau begitu silahkan nikmati makanan nya " ucap wanita itu pada justin dan kaysa .
di saat sedang makan kaysa merasa ingin buang air kecil.
" tuan saya pamit ke toilet dulu sebentar " bisik kaysa pada justin .
" hemm sana cepat " ucap justin pada kaysa.
di saat selesai buang air kecil nya , ketika ia keluar toilet kaysa yang sedang membenarkan baju nya pun tidak sengaja menabrak orang .
" ah maaf kan saya" ucap kaysa tanpa mengalihkan pandangan nya ke arah orang yang ia tabrak .
" apakah kamu baik - baik saja " ucap orang tersebut yang tak lain merupakan seorang pria .
" saya tidak apa - apa tuan , sekali lagi maaf kan saya " ucap kaysa seraya mengalihkan pandangan nya ke pria itu .
𝘿𝙀𝙂... ketika melihat wajah kaysa, dada pria tersebut pun seketika berdetak kencang . kaysa yang melihat pria di depan nya ini diam pun bingung.
" tuan apakah anda baik - baik saja " ucap kaysa pada pria tersebut . pria itu pun langsung tersadar akibat mendengar suara kaysa.
" emm saya baik - baik saja " ucap pria tersebut .
" oke baiklah kalau begitu saya permisi " ucap kaysa seraya meninggalkan pria itu yang masih bingung memikirkan perasaan nya tadi.
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and vote cerita aku ya ❤
selamat membaca , semoga suka ❤