MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 95



mereka berdua sampai di kamar alex dan di sambut oleh clea yang tengah terduduk lelah di atas kasur king size mereka , alexdan devamo mendekat .


" biarkan pembantu saja yang merapikan nya nanti " ucap alex membuat clea menoleh ke arah suami nya yang membawa putra tampan nya.


" hemmm , sini nak " ucap clea sambil merentangkan tubuhnya dan langsung di sambut pelukan hangat devano .


" fine hanya putra mu saja yang kau sayang baik lah" ucapan alex yang pura-pura merajyk membuat devano dan clea saling pandang hingga tawa kedua nya pecah membuat sang empu yang merajuk mendengus kesal .


clea dan devano berdiri mendekati alex dan langsung memeluk alex serempak dengan erat membuat tubuh tegap alex terhuyung kebelakang karena tak siap menerima pelukan kejutan dua orang tersayang nya.


" kami menyayangimu sayang berhentilah merajuk " ucap clea membuat alex terdiam sesaat dengan wajah datarnya detik kemudian .


" kalau begitu aku juga menyayangi kalian emmmmmmm"


"aaaaaaa hentikan daddy ge-li aaaaa hahaha" teriakan kegilan devano pecah kala alex tiba-tiba menggelitik tubuh mungil nya , devano mengelinjang kegelian bahkan baru sebentar saja wajah nya sudah memerah menahan geli.


" mom-my ahahahahha aaa ge-li mom-my hahahah to-long" devano sudah berbaring kemana-mana berusaha menghindari gelitikan tangan besar nan nakal milik alex namun tak bisa .


sedangkan alex nampak puas melihat putra nya itu menjerit geli karena gelitikan nya clea yang tak tega melihat wajah merah dan air mata putra nya pun berusaha melepaskan putranya namun .


DUGH.....


"awsssss " ringisan clea di dengar oleh alex dan devano mereka terdiam sesaat melihat ke arah clea yang berdiri sambil meringis memegang perut buncit nya .


devano dan alex langsung panik bahkan anak kecil itu sampai melupakan rasa geli tadi dan alex langsung berjalan panik ke arah sang istri.


" kenapa mom ? " devano bertanya takut karena melihat sang mommy berdiri mematung sambil melihat ke arah perut besarnya sedangkan alex nampak memeriksa tubuh sang istri.


DUGH....


"shttttt awsss" suara itu lagi namun suara tersebut hanya clea yang dapat mendengar dan merasakan nya , sebenarnya bukan suara benda atau apapun melainkan suara pelan bunyi pergerakan yang hanya ia rasakan sendiri di dalam perutnya .


perlu 1 menit untuk clea mematung sesaat memikirkan hal tersebut sampai wajah bingung nya berganti dengan wajah ceria dan langsung memandang alex dan devano dengan wajah berseri-serinya .


devano dan alex yang tengah di landa kepanikan malah terkejut melihat wajah ceria clea , padahal mereka panik jika clea terkena benda yang tak sengaja di tendang devano tadi atau terkena apa pun .


di saat masih bingung clea lantas memegang wajah sang suami dan mendekatkan nya ke perut membuat alex bingung namun tetap menurutinya hingga beberapa lama pipinya bersentuhan dengan perut clea tidak ada apa pun , namun di saat ingin mengangkat wajah nya sebuah tendangan kecil yang dapat di rasakan oleh alex datang .


wajah alex sang syok merasakan tendangan kecil itu ia menatap kearah clea dengan wajah syok nya yang sangat lucu itu membuat devano penasaran .


" kenapa dad ? " pertanyaan devano membuat alex tersadar ia bukan nya menjawab pertanyaan putranya ia malah bertanya ke clea .


" tadi itu apa ? " pertanyaan ambigu seorang calon ayah membuat clea tersenyum kecil memdengarnya , wajar saja alex tak tau karena ia anak satu-satunya dan tak ada waktu berlajar mengenai hal kehamilan.


" bayi kita sudah bisa menendang " ucap clea bersemangat membuat alex menatap perut besar sang istri dengan wajah bingung yang konyol .


"mereka benar-benar menendang ku ? " ucap alex sambil memegang pipi bekas tendangan calon anak-anak nya .


" iya sayang" mendengar itu membuat alex langsung menarik devano dalam pelukan nya dan mencium seluruh wajah manis nan tampan putra nya itu membuat devano marah .


" dad menjauh dari ku iiiiiihhh" namun bukan nya kesal alex malah tertawa keras karena ia bahagia merasakan tendangan dari kedua anak nya .


sedangkan devano ia sendiri bingung kenapa alex tiba-tiba bahagia setelah meletakkan pipinya di perut clea bahkan setelah itu ia berakhir di dalam pelukan alex dan mencium habis-habisan dirinya .


clea yang melihat wajah heran putra pun menyuruh devano mendekat dan meletakkan pipi anak itu di perut besarnya untuk beberapa menit sampai mata devano melotot kala metasakan tendangan kecil dari perut besar clea .


ia sama syok nya dengan alex namun bukan nya bahagia setelah syok ia malah khawatir kepada clea ia memegang perut clea beberapa saat dan merasakan tendangan kembali di tangan nya ia panik dan langsung menarik tangan alex .


" dad panggil dokter aku takut di perut mommy ada yang bergerak " ucapan polos dari devano membuat tawa alex kembali pecah sedangkan clea geleng-geleng mendengarnya , wajar saja putra nya ini tak tau apa - apa .


" daddy come on cepat panggil dokter aku tak ingin terjadi apa-apa pada adik-adik ku " devano terus menarik tangan alex yang bahkan tak membuat alex bergeming sedangkan si daddy masih mengatur nafasnya .


" aishhhh anak nakal ini " dengan santainya alex menyentil dahi putra nya , sebenarnya ia cukup bangga dengan devano yang mengkhawatirkan calon anak-anak mereka meskpun ia bukan kakak kandung nya .


" nak kemari " ucap clea yang nampak sudah duduk di kasur sambil menyandarkan tubuhnya , devano mendekat dan duduk di dekat clea dengan wajah polos nan tampannya.


" perut mommy tadi bergerak karena adik-adik mu sedang menendang perut mommy " ucap clea dengan lembut namun bukan nya mengerti devano malah semakin bingung.


" anak nakal ini tak akan paham " ucap alex ia pun mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu kemudian menyerahkan nya pada devano .


devano pun mengambil ponsel alex dan melihat kelayar ponsel sebuah video penjelasan seorang dokter yang menjelaskan tendangan bayi di perut wanita , anak kecil itu nampak serius menonton membuat alex geleng-geleng .


setelah 20 menit mendengarkan video penjelasan akhirnya devano paham membuat clea tersenyum lembut melihatnya , karena anak nya ini sangat cerdas .


" honey ayo kita kerumah sakit aku tak ingin anak kita terjadi apa - apa " ucapan alex barusan sebenarnya menyindir devano yang beberapa waktu lalu nampak khawatir .


devano yang merasa di ejek oleh alex pun kesal ia membuang muka nya yang merah karena marah ke sembarang arah membuat clea gemas melihatnya bahkan alex juga gemas .


" oyoyoooooo " olok alex sambil memeluk putranya dari belakang karena posisinya sedang rebahan .


sedangkan devano nampak diam tak bergeming karena sedang dalam puncak-puncak nya emosi , sedangkan alex nampak terus memeluk devano dari belakang bahkan tanpa sadar memejamkan matanya karena lelah.


saking lelahnya alex tertidur sambil memeluk devano .


sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka 🖤