
sore harinya sekitar pukul setengah 4 clea pun baru saja terusik dari tidurnya lantas ia langsung melihat ke arah sekitarnya dan menyadari jika dirinya sedang berada di sebuah kamar dan langsung tau jika kamar tersebut milik suaminya.
dengan cepat clea pun bangun dari tiduran nya dan bergegas mencari suaminya , di luar kamar ia langsung melihat wajah suaminya yang tengah bergelut dengan dokumen yang tiada habisnya , melihat itu clea pun langsung berjalan pelan mengendap-ngendap hingga sampai di belakang suaminya .
langsung saja clea menutup kedua mata alex dengan tangan nya , sebenarnya alex sudah tau jika istrinya itu tadi berjalan pelan ke arah nya namun ia membiarkan nya saja karena ingin melihat apa yang akan di lakukan istrinya.
" honey aku tau jika itu kau " ucap alex yang mana langsung membuat clea kesal . bagaimana bisa suaminya mengetahui jika itu dirinya , pikir clea.
" sayang kenapa kau langsung tahu jika itu aku , kenapa tidak tebak asisten tripleks mu atau siapa" ucap clea kesal membuat alex terkekeh istrinya ini memiliki sifat yang susah di tebak.
" jika aku menebak mark itu tidak mungkin , sebab mark sangat mustahil melakukan itu" ucap alex yang mana membuat clea berpikir sejenak kemudian mengiyakan perkataan suaminya .
" ayo kita pulang" ucap alex kemudian dengan cepat clea pun mengambil tas nya dan mengikuti langkah suaminya . ketika melewati ruangan mark , clea berhenti sejenak dan menatap mark dengan tatapan yang sulit di arti kan sedangkan mark hanya diam . setelah itu clea pun meneruskan langkahnya .
*****
di sepanjang jalan clea terus terdiam entah apa tang ia pikirkan dan beberapa menit kemudian ia tiba-tiba tersentak dengan raut wajah bahagianya membuat alex yang tadinya sesekali menoleh kearah istrinya pun terkejut.
" ada apa" ucap alex yang mana mendapat gelengan dari sang istri , setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan dengan tenang .
sampai nya di mansion alex langsung saja masuk ke dalam sedangkan clea mencegah salah satu ART di mansion nya dan membisikkan sesuatu entah apa yang ia katakan membuat sang ART tersebut dengan cepat keluar dari mansion , setelah itu baru lah clea berjalan ke kamar nya sambil senyum-senyum sendiri .
di dalam kamar alex yang baru saja melepaskan jas nya pun di buat heran melihat istrinya bertingkah aneh dari dalam mobil tadi membuat alex langsung berpikir negatif dan langsung bangkit , dengan langkah seribu ia pun berjalan ke arah istrinya yang sedang berkaca dan menarik tangan istrinya.
" ayo kita ke gereja " ucap alex yang mana membuat clea terkejut sekaligus bingung.
" untuk apa kita sore-sore ke gereja sayang" ucap clea bingung yang mana langsung saja alex menatap istrinya dan menangkup wajah istrinya tersebut .
" aku takut jika kau di rasuki valak karena sendari tadi kau senyum-senyum sendiri , apa valak tersebut merasuki mu ketika di perusahaan tadi " ucap alex yang mana membuat clea syok mendengar ucapan suaminya .
𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘳𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘴𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘷𝘢𝘭𝘢𝘬 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢. 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘤𝘭𝘦𝘢.
" sayang aku ini tidak di rasuki oleh apa pun aku ini masih diriku , aku senyum-senyum sendiri karena memikirkan sesuatu" protes clea yanga mana membuat alex lega mendengar istrinya tidak sedang di rasuki.
" aku kan hanya mengantisipasi saja " ucap alex yang mana membuat clea mendengus sebal kemudian melangkah pergi menuju kamar mandi meninggalkan alex yang di landa bingung .
*****
keesokan paginya alex yang sudah bersiap pun lantas langsung bertanya ke sang istri yang tengah di sibukkan dengan memilih-milih baju .
" apa kau ikut dengan ku ke perusahaan atau tidak" ucap alex .
" tidak , nanti siang saja aku menyusul mu sekaligus membawakan makan siang untuk mu" ucap clea seraya menatap suaminya yang mana langsung di angguki alex kemudian ia pun langsung mengencup kening istrinya dan melangkah pergi .
alex yang berada di perusahaan entah mengapa dari tadi merasakan ada yang tidak beres , ia sudah berusaha untuk fokus mengerjakan tumpukan dokumen nya tapi tetap saja hatinya mengatakan ada yang tidak beres namun alex berusaha menepis perasaan tersebut.
hingga tepat jam makan siang , alex masih di sibukkan dengan dokumen nya pub tiba-tiba di kejutkan oleh kedatangan mark yang nampak ngos-ngosan entah apa yang terjadi.
" ada apa mark" tanya alex karena tak biasa asisten nya tersebut masuk ke ruangan nya tanpa mengetuk pintu tapi sekarang ada apa gerangan asisten nya tersebut hingga tak sempat mengetuk pintu.
" tuan .... nona... clea" ucap mark terputus-putus berusaha mengatur nafas nya .
alex yang mendengar nama istrinya di sebut dengan mark pun langsung berdiri dan menatap tajam asisten nya tersebut , beberapa detik kemudian ia dengan secepat kilat melangkah cepat ke arah mark .
" ada apa dengan istriku mark" ucap alex tak sabaran .
" nona kecelakaan tuan dan saat ini sedang berada di rumah sakit milik anda" ucap mark dan.....
𝙟𝙚𝙙𝙚𝙧𝙧𝙧
bagai di sambar petir di siang bolong alex yang mendengar ucapan asisten nya pun langsung saja terlangkah mundur ke belakang mendengar ucapan asisten nya tersebut , dunia nya seakan runtuh mendengar kabar mengejutkan tersebut , bahkan tubuh nya ingin ambruk jika tidak di tahan oleh mark . ia sangat syok mendengar kabar tersebut.
" tuan" ucap mark menyadarkan alex dari ke terkejutan nya dan dengan secepat kilat alex berjalan tergesa-gesa seraya mengambil kunci mobil nya di tangan mark , yang saat ini di pikiran nya adalah tentang clea hanya clea istri kecilnya yang sangat ia cintai tersebut.
di lantai bawah semua karyawan menatap ke arah alex yang berjalan tergesa-gesa sambil beberapa kali nampak terhuyung ketika bergepakan bahu dengan karyawan yang lewat , alex seperti seorang mayat hidup yang ada di pikiran nya sekarang bagaimana keadaan istrinya.
sampai nya di parkiran ia langsung masuk ke mobil nya dan tancap gas dengan kecepatan di atas rata-rata bahkan ia sudah tak lagi memikirkan keselamatan nya , di perjalanan pikiran alex di penuhi dengan memori kenangan nya dengan clea , tawa clea , senyum manis istrinya tersebut bahkan alex tak sadar sudah menetes kan air mata ketika memori kenangan tersebut berputar-putar di pikiran nya .
perasaan takut serta pikiran negatif sudah menghinggapi hati serta pikiran nya , ia bahkan sudah tak berpikir dengan jernih . alex dengan mobik sport nya melaju dengan sangat kencang di jalan raya .
setelah 20 menit ia pun akhirnya sampai di rumah sakit milik nya langsung saja ia turun dari mobil mahal nya tersebut dan berlari menuju meja resepsionis .
" dimana ruangan istriku " ucap alex dengan nada membentak membuat resepsionis tersebut gelagapan dan mengatakan nomor ruangan clea.
setelah mendengar di mana ruangan istrinya ia pun langsung berlari ke tempat di mana ruangan istrinya berada , sampainya di ruangan tersebut .
𝙘𝙚𝙠𝙡𝙚𝙠.....
𝘿𝙀𝙂......
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen yang positif ya ❤
selamat membaca, semoga suka❤