
" aku akan turun tangan langsung mengurusnya siap kan saja pesawat untuk kita berangkat dan jika nanti istriku nanti bertanya aku kemana katakan saja jika aku akan mengadakan perjalanan bisnis " ucap alex kemudian mematikan sambungan telpon.
𝙚𝙥𝙞𝙨𝙤𝙙𝙚 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢𝙣𝙮𝙖.....
setelah sambungan telpon terputus alex langsung saja bergegas ke kamar milik nya dan istrinya untuk menyiapkan beberapa keperluan bajunya , sebenarnya alex tidak perlu membawa baju bahkan tanpa di suruh mark sudah menyiapkan segala keperluan nya hanya saja ia sengaja melakukan itu untuk melihat bagaimana reaksi istrinya .
sampainya di kamar alex yang melihat clea tengah makan-makan di sofa sambil di temani tv pun langsung melewati istrinya tersebut dengan wajah dingin nya kemudian ia berjalan menuju walk in closed untuk menyiapkan pakaiannya padahal hanya berisi 2 buah setelan saja dan dengan wajah dingin dan pede nya alex melewati clea .
clea yang melihat suaminya menyeret koper tersebut pun nampak takut jika suaminya tersebut akan pergi dari mansion karena marah ia tuduh berselingkuh , namun clea yang gengsian pun memilih sok santai saja padahal hatinya sudah menangis .
" aku akan pergi selama 2 minggu untuk perjalanan bisnis dan kau tinggal lah di mansion dan jangan pernah keluar dari mansion ini " ucap alex dingin kemudian keluar dari kamarnya sambil menyeret kopernya membuat clea mendengus sebal mendengarnya.
" aku akan pergi selama 2 minggu untuk melakukan perjalanan bisnis nyenyenyenye " ucap clea menirukan perintah suaminya dengan mulut yang di buat - buat , tapi beberapa detik kemudian air matanya mengalir dengan sendirinya .
" apakah sebegitu marahnya nya ia sampai-sampai tidak mau menoleh ke arah ku hiks" ucap clea sambil menghapus air matanya dan lucunya ia tetap melihat ke arah tv yang mana saat ini ia tengah menonton film kartun .
" ya pergi lah sana aku ... hiks.... juga tidak akan merindukan mu hiks " ucap clea sambil sesenggukan bahkan air matanya malah bertambah deras .
sedangkan di tempat lain justin dan william juga tengah tergesa-gesa ke bandara , ketika mereka mendapat telpon bahwa alex akan berangkat ke markas yang di serang di beberapa negara , mereka yang mendengar itu langsung saja tergesa-gesa menuju bandara yang mana sudah terdapat alex di sana yang tengah duduk santai di kursi pesawat miliknya.
25 menit kemudian justin dan william datang dan masuk kedalam pesawat dalam kondisi yang terengah-rengah karena tergesa-gesa , di dalam pesawat justin dan william yang melihat alex tengah duduk sambil memangku laptop nya pun langsung mendekati sahabatnya tersebut.
" hah parah lu lex gue dengan kecepatan kilat sama william buat ngejar lo dan untung nya lo masih tau diri nggak ninggalin kita " ucap justin sambil mengkipasi wajah nya dengan kedua telapak tangan nya begitu pula dengan william yang sudah tak sanggup berkata-kata.
" kalian yang tidak tau diri " ucap alex dingin dengan santainya membuat justin dan william ingin menampar wajah sahabatnya itu.
setelah selesai meladeni kedua sahabatnya alex pun melangkah kan kakinya menuju kamar nya yang berada di pesawat miliknya sambil terus membawa laptopnya.
di kamar alex yang tengah setengah rebahan di kasur king size nya saat ini tengah mengotak-atik laptopnya , ya alex saat ini tengah meretas CCTV yang selama ini ia pasang secara sembunyi bahkan hanya ia dan mark saja yang mengetahuinya .
" ketemu" ucap alex setelah sekian lama mengotak-atik laptopnya .
" aku sudah mengetahui jika itu kau alberto luciano " ucap alex diikuti seringai kejam khas mafianya .
" seperti nya aku terlalu lembut kepada mu akhir-akhir ini , bagaimana jika aku ikut bermain bersama mu dan juga selama aku menikah aku tak pernah lagi bermandikan darah , shttt mengigat tentang darah membuat darah ku juga ikut mendidih " ucap alex sambil menyeringai dan terus menatap laptopnya yang tengah menayangkan wajah alberto yang sedang memporak-porandakan markasnya di negara R .
setelah puas melihat wajah musuhnya kini alex beralih lagi meretas CCTV yang ia letakan secara sembunyi di kamarnya untuk memantau sang istri .
sedangkan di mansion mondro clea yang tengah berada di kamarnya saat ini ia tengah memporak-porandakan kamar nya juga hanya untuk mencari parfum yang sering di gunakan suaminya , bahkan saat ini ia tengah memakai kemeja alex yang nampak kebesaran di tubuhnya tersebut .
" akhhh akhirnya ketemu " ucap clea bersorak riang ketika menemukan parfum suaminya dan dengan hebohnya ia menyemprotkan hampir ke seluruh tubuhnya parfum tersebut .
" aku sangat merindukan nya bahkan belum satu hari ia pergi " ucap clea dengan mata berkaca-kaca kemudian melangkah menuju kasurnya sambil menyeret jas kerja alex , kemudian merebahkan tubuhnya sambil memeluk jas suaminya .
di tempat alex saat ini ia tengah tersenyum geli melihat tingkah istrinya tersebut , bagaimana bisa istrinya tersebut bertingkah lucu membuatnya ingin membatalkan penerbangan nya menuju markas .
ingin rasanya alex melakukan panggilan video kepada clea namun ia ingin melihat bagaimana tingkah istrinya tersebut ketika merindukan dirinya , ya walaupun alex harus menderita .
setelah puas melihat sang istri alex pun menutup laptopnya dan merebahkan tubuhnya untuk tidur perlu waktu 4 jam untuk sampai ke negara R yang pertama ia datangi markasnya.
*****
bayangin aja betapa berdamage nya alex ya wkwkwk.
alex yang baru saja turun langsung di sambut dengan deretan anak buah mafioso nya , melihat alex yang berjalan melewati mereka langsung saja para anak buah nya membungkuk hormat , setelah melihat alex sudah masuk ke dalam mobil baru lah mereka menegakkan tubuhnya .
" ke markas sekarang mark " ucap alex
" tapi apakah anda tidak ingin beristirahat dulu tuan"ucap mark membuat alex langsung mendelik tajam
" apa kau ingin membunuhku mark , apa kau tau aku saat ini sedang menderita beban rinduku terhadap istriku dan kau menyuruh ku istirahat , hah aku tak ingin membuang banyak waktu hanya untuk mengurus masalah ini bahkan aku harus meninggalkan istri ku " ucap alex mengomel sambil membuang tatapan nya ke arah jendela untuk melampiaskan rasa kesalnya .
sedangkan mark yang di omeli oleh alex pun nampak pasrah dan bingung kenapa ia yang di marahi , apakah aku tadi salah bicara pikir mark .
𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘸𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘦𝘹 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘪𝘴𝘵𝘪𝘳𝘢𝘩𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 . 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘳𝘬
" hei!!! cepat lah jalan mark setiap detik sangat berharga untuk ku kau tau " ucap alex membuat mark langsung tancap gas karena sudah tak sanggup lagi mendengar tuan nya mengomel .
perlu waktu 2 jam untuk sampai ke markas miliknya yang berada di pinggir kota di dalam hutan bagian depan , alex yang sudah begitu tak sabaran langsung keluar dari mobil dan masuk ke dalam markas nya yang dari luar bagai gedung angker .
ets jangan salah meskipun nampak tua dan usang sebenarnya markas itu di cat bahkan di gambar oleh pelukis handal untuk membuat bangunan tersebut nampak benar-benar angker , ya semuanya hanya lah replika belaka bahkan jika di lihat dari atas markas alex seperti tidak ada jika di lihat dari atas karena atap nya di gambar serta di gambar bentuk pohon sehingga ia bersatu padu seperti yang lainnya .
di dalam markasnya yang megah ia pun langsung duduk di kursi miliknya dan langsung menghadap para anak buah nya yang sudah berbaris menghadapnya .
dengan gaya elegan nya ia duduk sambil meyilangkan kakinya kemudian mengambil pistol kesayangan nya yang berada di balik jas nya , sambil memainkan pistol nya ia pun menelisik satu persatu anak buahnya .
" bagaimana bisa markas ini sampai di ketahui oleh musuh " ucap alex dingin dengan wajah datarnya sambil terus memperhatikan wajah anak buah nya.
" HAH!!! " bentak alex membuat para anak buah mafioso nya terkejut karena mendengar bentakan tuan nya .
" apa saja pekerjaan kalian selama ini sampai-sampai bisa markas ini di masuki oleh musuh bahkan di ketahui musuh " ucap alex dengan suara kerasnya membuat anak buahnya tak berani melihat wajah tuan nya .
" jangan kalian mengira bahwa selama ini aku tak memperhatikan kalian atau mengecek keadaan markas kalian bisa begitu santai , kalian semua tau bagaimana jika aku yang turun tangan langsung , maka aku akan menghabisi nya sampai ke akar-akarnya dan ku peringati kepada kalian , ini merupakan pertama dan terakhir kalinya untuk kejadian ini " ucap alex tegas penuh penekanan di setiap katanya membuat para anak buahnya akan mengingat setiap ucapan tuan nya .
" dan ya seperti ucapan ku tadi jika aku yang turun tangan langsung aku akan menghabisi orang yang menyebabkan kekacauan di markas ini sampai ke akar-akarnya , aku tidak pernah keluar dari markas tanpa bermandikan darah dan juga untuk apa aku jauh-jauh terbang dari italia ke sini jika hanya untuk menceramahi kalian saja " ucap alex kemudian ia berdiri dan berjalan mengelilingi barisan anak buah nya , ia keluar masuk barisan dan pekerjaan nya hanya memperhatikan anak buahnya .
sampai ia terhenti di hadapan seorang pria ya yang lumayan sedikit tua sekitar 40 tahunan dan langsung saja alex bertanya.
" sepertinya aku baru melihat di markas ini " ucap alex dingin .
" saya sudah lama di markas ini tuan " ucap pria tersebut berusaha tenang meskipun dahinya saat ini di penuhi oleh keringat .
" oh " ucap alex singkat kemudian berbalik dua langkah menjauh dari pria tersebut alex berbalik secara tiba-tiba dan
𝘿𝙊𝙍......
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen yang positif ya ❤
selamat membaca semoga suka ❤