MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 100



" aku ingin kau yang memetiknya dengan tangan mu sendiri " ucap clea dengan suara manis nya sambil tak ayal mengusap perut nya melirik ke arah pohon mangga yang memang sialnya tengah berbuah lebat .


" APA!!!!!


FIVE MINUTES LETER............


di sini lah alex berakhir , di bawah pohon mangga yang tumbuh dengan rindang dan angkuh nya tumbuh segar di depan seorang alexandro kenzio mondro .


alex tampak menatap pohon mangga yang rindang dan tinggi itu seraya meneguk ludah nya kasar , bahkan ia yang selalu berdiri tegap dan tak tergoyahkan kini tengah duduk berjongkok seraya menyugar rambut nya frustasi akan permintaan sang istri yang meminta nya memanjat pohon mangga untuk memetik mangga muda yang sudah lancang nya berbuah lebat di waktu yang tidak tepat .


bukan alex tak bisa memenuhi permintaan sang istri bahkan jika clea meminta di belikan 2 pulau sekaligus alex bakal mampu membelinya ketimbang memanjat pohon mangga yang ada di hadapan nya ini .


" sayang cepat lah naik , lihatlah buah mangga nya banyak sekali " suara lembut dan menenangkan milik clea menyadarkan alex ia sudah menggunakan beribu-ribu cara untuk menggoyahkan sang istri namun clea nampak tak goyah.


" sayang cepat lah lihat bahkan anak kita terus menendang perut ku " ucap clea mengiba namun malah membuat alex makin nampak pias terlebih lagi clea membawa calon anak-anak nya .


terkutuk lah kau pohon sialan .


kaki alex makin lemas terlebih lagi melihat wajah sang istri yang nampak hampir meneteskan air liurnya hanya dengan menatap buah mangga yang bergelantungan manja di atas mereka .


alex pun berusaha bangkit bahkan sedikit sempoyongan karena kakinya mendadak menjadi seperti jelly , ia pun menatap sekali lagi ke wajah sang istri kemudian berjalan pelan ke arah pohon tersebut .


ketika baru memegang batang pohon dan bersiap ingin naik tiba-tiba devano datang bersama mark membuat alex menghela nafas lega karena ia masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri namun dugaan alex salah yang ada sang istri malah semakin mendesak nya .


" kapan kau akan naik sayang , lihat kaki ku bahkan sudah hampir bengkak karena lama menunggu mu " keluh clea membuat alex ingin menangis terlebih lagi kini ada tambahan 4 mata yang menatap ke arah nya .


" dad kau akan memanjat pohon besar ini ? " pertanyaan devano membuat alex hampir menumpahkan air mata nya , apa kah itu perlu di pertanyakan lagi ? kurang jelas kah devano melihat situasi ? , ingin rasa nya alex berteriak seperti itu namun situasi dan kondisi tak memungkin kan .


" uncle apa daddy bisa memanjat ? " lagi-lagi devano bertanya yang kali ini pertanyaan nya nampak menurunkan harga diri seorang alexandro .


" tidak " jawab mark jujur membuat alex hampir terduduk lemas mendengar nya , tak ada dari pertanyaan devano dan jawaban mark yang mampu membuat nya tenang yang ada malah membuat nya malu .


" sayang !!! " kini kesabaran clea hampir habis karena alex tak kunjung naik , alex yang pikiran nya kosong tersentak mendengar suara nyaring clea .


dengan rela tak rela alex pun menguatkan hatinya sambil mengelus-ngelus batang pohon mangga , jika menurut hatinya ingin rasanya ia mencincang pohon mangga ini .


alex pun dengan perlahan memanjat pohon mangga dengan kaki yang mulai bergetar bahkan semakin bergetar ketika ia sudah naik ke atas , sekuat mungkin ia tak menengok kebawah .


" kwahhhhhh kau hebat sayang naik lagi 2 meter di atas mu ada banyak mangga nya ayo naik lagi sayang!!!!! " teriak clea menyemangati alex bahkan suaranya sampai terdengar ke dalam mansion membuat cassandra dan yang lain nya tengah duduk di ruang tengah keluar dari mansion dan ke taman .


ingin rasanya alex berteriak mengumpat senyaring-nyaring nya namun ia tak bisa karena ada sang istri dan devano , jika hanya mark mungkin alex sudah dari tadi mengeluarkan sumpah serapah nya .


[aku bersumpah setelah ini aku akan menebang pohon sialan yang meruntuhkan harga diriku ini].


jika di beri pilihan lebih baik alex membantai 10 markas gembong mafia yang ada di bawah nya ketimbang menaiki pohon ini tiba-tiba saja ia merindukan hal tersebut terlebih lagi mencincang dan memotong apa lagi memenggal kepa.......ahhhh namun apa lah daya ia yang seorang bucin sejati tak mampu melawan kehendak sang istri


" ohhhh astga alex , nak apa yang kau lakukan di atas sana astaga pohon itu tinggi sekali " ucap cassandra panik bahkan mauren yang melihat nya pun ikut panik namun yang di atas pohon bukan nya panik yang ada ia malah malu terlebih lagi semakin banyak yang melihat dirinya memanjat pohon , semoga saja kedua sahabatnya tak melihat dirinya nya namun......


dan terkutuk lah justin dan william yang tiba-tiba datang dari pintu mansion dan berjalan mendekat ke arah clea dan yang lain nya , mereka berdua bingung dengan wajah cassandra dan mauren yang panik namun detik berikutnya mereka berdua tersedak nafas mereka sendiri kala mengikuti arah pandang semua orang yang mengadah keatas seperti menunggu uang jatuh .


" ahahahaha apa yang kau lakukan di atas sana alex pruftttttttt kau , apa kau ingin bunuh diri ? di pohon mangga ini hah ? hahahhahaah" seketika itu juga justin tertawa begitu puas bahkan wajah nya sampai memerah saking puasnya melihat alex yang terjepit diantara batang pohon saat berusaha mengambil mangga .


" alex kenapa kau bertingkah kekanakan seperti itu ayo turun sayang kita bicarakan baik-baik hahahahha" kini giliran william yang mengejek alex bahkan nampak sangat puas melihat sang penguasa bisnis tersebut di atas pohon .


alex yang ada di atas pohon wajah nya saat ini sudah sangat merah padam antara marah , kesal dan juga malu , ia yang sudah mendapatkan seikat mangga muda di tangan nya langsung melemparkan dengan tega nya ke arah justin dan william hingga mengenai kening justin sedangkan william berhasil menghindar .


" ADUHHH!!!!!! " jerit justin sangat nyaring membuat alex yang ada di atas pohon tersenyum puas .


"Ancora una volta si blocca, poi ha preparato l'azienda che ti farà il rottura del bastardo


[ sekali lagi dirimu mengejek diri ku maka bersiap lah perusahaan mu akan gulung tikar bajingan !!! ] " teriak alex meluapkan kekesalan nya .


" yaya terserah mu saja tapi william kau jangan lupa mengabadikan momen tersebut oke aduhhhh kening indah ku awssss " ucap justin sambil mengelus kening nya yang di lempari mangga oleh alex


dengan semangat 45 william mengabadikan setiap momen alex menaiki pohon mangga tersebut , mereka berdua nampak cekikikan sedangkan clea sedang asik mengambil buah mangga yang di jatuhkan alex dari atas .


sisa nya yang lain hanya menonton alex sambil sesekali meneriaki agar pria tampan itu hati-hati , entah apa kata dunia jika melihat penguasa bisnis itu tengah memanjat pohon mangga dan bergelantungan bagai kera bisa-bisa reputasi yang di bangun nya selama ini langsung hilang sekejap mata .


" sayang turun lah ini sudah cukup " ucap clea membuat alex akhirnya bernafas lega ia pun menengok kebawah dan mendapati sekeranjang kecil berisi mangga muda dan yang belun terlalu matang .


tapi tunggu sebentar .........


bagaimana dirinya turun ?


jangan bilang jika ia tak memikirkan bagaimana caranya turun , mungkin ia bisa naik tapi tidak dengan turun


" sialan "


sampai sini dulu ya guys jangan lupa liek and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka 🖤