MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 57



" pada hari itu..... "


π™π™‡π˜Όπ™Žπ˜½π˜Όπ˜Ύπ™† π™Šπ™‰


mauren yang baru saja selesai memakaikan pakaian kepada putrinya kemudian ia menggendong anak nya untuk mengajak nya ke taman tempat favorit putri kecilnya bermain.


" kita ke taman ya nunggu kakak tampan nya datang ya " ucap mauren mengajak anak nya bicara dalam gendongan nya sambil terus berjalan menuju taman.


" yayayaya" ucap putri mauren dengan suara khas balita nya .


sampainya di taman mauren pun mendudukkan anak nya dan membongkar berbagai mainan untuk putrinya , di saat asik menemani sang putri bermain bel mansion nya berbunyi . mauren yang mengetahui jika alex sudah datang pun memanggil salah satu pelayan wanita untuk menjaga anak nya karena ia ingin membukakan pintu mansion dan sekaligus mengambil makanan ringan untuk menemani mereka bersantai.


setelah memastikan sang anak sudah ada yang mengawasinya ia pun masuk kedalam mansion untuk membukakan pintu mansion dan ketika pintu di buka langsung saja menampilkan wajah tampan alex yang masih muda pada saat itu.


" hai nak kau baru saja sampai , masuklah putri ku sudah menunggu mu . aku akan kedapur dulu untuk mengambil makanan" ucap mauren dengan senyum nya langsung saja mereka berpisah.


alex yang mengira jika gadis kecil nya di kamar lantas ia pun malah menuju kamar gadis kecilnya sedangkan mauren sudah berlalu pergi menuju dapur , tanpa mereka tau bahwa di taman pelayan yang tengah mengawasi sekaligus menemani putri mauren saat ini tengah terkapar di tanah dengan bersimbah darah di kepala nya akibat di pukul seseorang .


di kamar putri mauren , alex yang baru saja sampai pun langsung mencari gadis kecil nya namun tidak ada bahkan sudah ia cari kemana-mana kemudian ia pun bergegas ke lantai bawah yang mana bertepatan dengan mauren yang baru saja keluar dari dapur membawa nampan berisi berbagai makanan.


" dimana gadis kecil ku , kenapa di kamar nya ia tidak ada" ucap alex ngos-ngosan karena berlari .


" ia sedang di taman bersama pelayan karena ku tinggal untuk membukakan pintu untuk mu sekaligus mengambil makanan ini , ayo kita ke sana " ucap mauren dan langsung saja di ikuti oleh alex .


sampainya di taman mauren yang tengah asik berbicara dengan alex pun ketika matanya mengarah ketempat bermain putrinya tadi ia melihat pemandangan yang tak pernah ia lihat.


π™‹π™§π™–π™£π™œ.....


nampan yang ia bawa pun langsung terhempas ke tanah dan langsung berlari mendekati pembantu yang tengah bersimbah darah di kepala nya tersebut sedangkan alex ia tertegun sebentar kemudian mencari gadis kecil nya ke mana-mana .


" bangunlah di mana putriku !!! " teriak mauren sambil mengguncang badan pembantu tersebut .


" tidak ..... tidak... itu tidak mungkin gadis kecil ku mungkin hanya bersembunyi , ya pasti ia bersembunyi " ucap alex nampak seperti orang linglung ketika pikiran negatif terlintas di pikiran nya , kemudian ia berlari ke sana ke mari sedangkan mauren bergegas menelpon suaminya.


alex pun memikirkan untuk melihat ke arah CCTV dengan cepat ia berlari menuju ruang monitor rumah mauren , ketika ia mengecek memang seperti tidak ada keanehan namun berkat bakat meretas nya ia pun langsung mengetahui bahwa CCTV tersebut telah di manipulasi .


" sial!! " ucap alex marah kemudian berlari ke lantai bawah untuk mendatangi mauren yang mana sudah terdapat farrel yang tengah menenangkan sang istri .


" putriku" ucap mauren sesenggukan sedangkan alex berjalan ke arah taman dengan pandangan mata yang kosong , sampainya di tempat putrinya mauren bermain beberapa waktu yang lalu alex pun langsung terduduk lemas sambil memegang sebuah boneka kecil .


" arghhhhhhhh " teriak alex frustasi kemudian ia menangis begitu pilu , sedangkan di dalam mansion cassandra dan mateo baru saja sampai di mansion mauren langsung saja cassandra memeluk tubuh sahabatnya tersebut sedangkan farrel dan mateo mereka pun menjauh , ketika sudah menjauh dari istrinya barulah tubuh farrel hampir ambruk jika saja tidak di tahan oleh mateo.


" anak ku mateo , putri ku " ucap farrel dengan suara bergetarnya .


" tenanglah aku sudah mengerahkan anak buah didik ku untuk membantu mencarikan anak mu " ucap mateo menenangkan farrel meskipun mata nya sudah berkaca-kaca.


tak berapa lama masuk lah alex dengan penampilan yang sudah berantakan dan dengan pandangan mata yang kosong sambil membawa boneka nya cassandra yang melihat itu pun langsung menghampiri anak nya tersebut.


" emm dia akan baik-baik saja nak" ucap cassandra sambil mendekap erat tubuh putra nya yang nampak rapuh pada saat ini .


π™π™‡π˜Όπ™Žπ˜½π˜Όπ˜Ύπ™† π™Šπ™π™


" pada hari itu kami semua begitu sedih dan kami mencari putri ku ke mana-mana bahkan anak buah suamiku semua nya kami kerahkan di bantu oleh mateo dan anak buah didik nya tapi hasilnya nihil . aku yang mengetahui hal tersebut sempat ingin bunuh diri , ibu mana yang akan sanggup menerima kenyataan tersebut , begitu pula dengan alex ia bahkan tidak keluar kamar selama beberapa bulan dan hanya mengurung diri di kamar nya . aneh bukan padahal kami berkuasa memiliki uang , anak buah suami ku di mana-mana tapi bahkan mereka tidak dapat menemukan putriku " ucap mauren dengan air mata yang sudah menetes namun dengan wajah yang berusaha kuat membuat clea juga ikut menangis dibuatnya.


" mommy" ucap clea kemudian berjalan mendekat ke arah mauren dan memeluk mauren , sedangkan mauren yang mendengar kata mommy yang di ucapkan oleh clea membuat ia tertegun dan tiba-tiba perasaan akrab menjalar di dalam hatinya , langsung saja mauren menatap clea dengan mata berkaca-kacanya .


" kau menyebutku dengan apa tadi nak" ucap mauren membuat clea mengulangi kata 'mommy' membuat tangis mauren pecah dan langsung memeluk clea seakan-akan kata tersebut sudah lama ia tunggu-tunggu .


tak berapa lama datang lah cassandra sambil membawa minuman ia yang melihat clea dan mauren menangis pun bingung.


" eh ini kenapa kalian berdua menangis " ucap cassandra seraya mendekat.


" nggak sengaja cerita tentang putri ku yabg hilang dulu" ucap mauren kemudian mereka pun duduk dan bercerita kembali ada sesuatu yang mengganjal di hati clea dan ia pun la langsung bertanya pada mauren.


" aku ada pertanyaan mom , bagaimana bisa semudah itu si penculik menculik putrimu menurutku pasti mansion mu di jaga oleh beberapa anak buah " tanya clea membuat mauren menghela nafas.


" waktu kejadian itu bertepatan dengan pergantian sip di mansion ku yang mana pada saat itu mansion ku dalam keadaan sepi dan hanya ada beberapa orang yang baru datang " ucap mauren .


" terus bagaimana dengan nasib si pelayan yang kepala bersimbah darah akibat di pukul itu mom" tanya clea.


" untungnya ia selamat meskipun sempat koma beberapa hari " ucap mauren membuat hati clea berdenyut membayangkannya.


" tapi aku yakin yang menculik putrimu pasti bukan orang sembarangan mom karena pada saat aku mendengar ceritamu pasti si penculiknya begitu terlatih hingga tidak meninggalkan jejak apa pun" ucap clea membuat mauren mengangguk mengiyakan .


di saat asik bercerita tiba-tiba alex pun datang dengan membawa sebuah semangka besar permintaan istrinya , clea yang mendengar suara langkah kaki pun menoleh dan mendapati suaminya yang tengah membawa sebuah semangka membuatnya langsung sumringah melihatnya.


dengan cepat ia pun menghampiri suaminya dengan wajah yang begitu ceria sampainya di depan sang suami clea pun langsung menggandeng lengan suaminya dan berjalan bersama menuju dapur sedangkan Mark di belakang alex dan clea saat ini ia di penuhi oleh berbagai kantong belanjaan bahkan lengan berotot nya sudah di hiasi gantungan plastik pesanan clea .


mauren dan cassandra yabg melihat itu pun tertawa kecil , di dapur clea seperti orang yang tak sabaran ingin memakan semangka yabg begitu besar tersebut dengan cepat alex pun memotong semangka tersebut menjadi potongan kecil dan menyajikan nya untuk clea dan dengan lahap istrinya tersebut memakan nya . mark yang baru saja sampai pun meletakkan berbagai macam kantong plastik berisikan makanan ringan clea dan buah-buahan permintaan clea .


" saya permisi tuan " ucap mark dan langsung di iyakan alex namun langkah nya terhenti ketika clea memanggilnya


" tunggi sebentar " ucap clea dengan mulut yang di penuhi oleh semangka , kemudian ia mencari sesuatu di salah satu kantong plastik yang berisikan buah-buahan dan mengambil satu buah stoberi kemudian ia pun menghampiri mark .


" ini upah mu dari ku , terimakasih sudah membawakan nya" ucap clea tanpa rasa bersalah memberikan mark satu buah stoberi membuat alex terkekeh sedangkan mark ? , ia mengambilnya dengan suka rela bahkan mengantonginya di jas mahalnya.


" terimakasih nona tapi lain kali tidak perlu memberikan saya satu stoberi sebagai upah karena jasa saya sangat mahal" ucap mark membuat clea mendengus sebal mendengarnya kemudian mark pun berlalu pergi.


sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya ❀


selamat membaca semoga suka😍