
" iya iya tapi kalian nggak balik dulu ke rumah ? " kali ini pertanyaan clea membuat tubuh kaysa dan mona menegang , mereka berdua nampak pucat pias sambil saling bertatapan .
mampus .
TWO HOURS LETER.....
" BARU INGAT PULANG YA , BAGUS!!! KENAPA KAGAK SEKALIAN AJA NGGAK PULANG !!! " tepat 2 jam setelah pertanyaan clea yang di ajukan oleh clea kepada mona dan kaysa mereka berdua kembali kerumah mereka dan....... ya kalian tau bagaimana ending nya .
kaysa yang baru saja berdiri di depan pintu rumah nya langsung di sambut oleh teriakan yang memekakkan telinga hingga membuat kaysa terpaksa menutup telinganya.
" bu udah kaysa baru aja pulang " sebuah suara pria yang sejuk dan hangat nampak tengah menenangkan seseorang yang di sebut nya 'bu' atau lebih tepatnya 'ibu'.
" TU ANAK BARU INGAT PULANG SETELAH SATU TAHUN PERGI DARI NI RUMAH GIMANA IBU BISA TENANG MAS " tak ada penurunan nada suara dari pemilik suara nyaring nan cetar membahana tersebut .
" ibu kok teriak-teriak sih udah untung kaysa pulang" bukan nya menenangkan si ibu kaysa malah nampak kesal yang malah membuat emosi wanita yang di panggil ibu oleh kaysa itu makin tersulut .
" UNTUNG? DASAR ANAK KURANG AJAR "kali ini ibu kaysa bergerak cepat menggulung lengan pendek daster compang camping nya (biasa lah ibu-ibu rumah tangga ) , dengan gerakan cepat yang tak dapat di hindari oleh kaysa sang ibu menarik telinga anak nya tersebut .
" bu aduh bu awssss sakit bu aduh awsww bu " kaysa berusaha melepaskan tangan sang ibu dari telinga nya namun tak mempan .
" DARI MANA AJA SETAHUN INU HAH ?!! BAPAK SAMA IBU NYARIN DI CAFE TEMPAT KAMU KERJA NGGAK ADA SAMPAI IBU CARI IN DI KOLONG JEMBATAN JUGA NGGAK ADA KEMANA KAMU KABUR HAH !!! " nampak ibu kaysa tersebut sangat marah , rindu dan khawatir dengan putri nya tersebut yang menghilang selama setahun sebab kabur dari rumah karena tak ingin di jodohkan .
" awsss kaysa ker-ja bu aduhhh lepasih bu sakit aduhhhhh" bela kaysa sambil merintih sakit di telinga nya ,ia masih membela dirinya karena memang dirinya berkerja kan? .
" kamu kerja di mana ? " tanya ibu kaysa dengan galak tapi kali ini tangan nya sudah tak menarik telinga kaysa lagi.
" kerja di luar negri bu " jawab kaysa jujur sambil mengusap telinga nya membuat ibu nya melotot mendengarnya .
" jangan bercanda , ibu lagi nggak bisa di ajak bercanda " ucap ibu kaysa sambil berkacak pinggang .
" kaysa nggak bohong bu emang kaysa kerja di luar negri sama mona " kali ini kaysa mengatakan dengan wajah serius membuat ibu kaysa menarik nafas sebanyak mungkin dengan langkah yang mundur secara perlahan seakan ingin mengatakan sesuatu namun tak sanggup mengeluarkan kata-kata mutiara dari mulut pedas nya.
" bu tarik nafas hembuskan , ya gitu ...... hembusinnya pelan -pelan " kaysa malah memberi instruksi supaya ibunya bisa tenang .
" YA TUHAN NAK !!! IBU NGGAK TAU LAGI HARUS NGOMONG APA SAMA KAMU , KAU KERJA DI LUAR NEGRI BAHKAN BAPAK SAMA IBU NGGAK TAU KAMU KERJA DI SANA , KAMU KERJA APA HAH ? CUMAN LULUSAN SMA KAMU SOK - SOK KERJA DI LUAR NEGRI . "baru saja tenang sang ibu sudah mengeluarkan melodi indah yang membuat kaysa mengerjap di buatnya .
" ibu kaysa mau pulang ngomong sama bapak -ibu tapi kaysa takut nanti kalo kaysa pulang ibu bakal jodohin kaysa sama si jhon anak pemilik sapi kaysa nggak mau karena itu kaysa kerja di luar negri sama mona jadi sekretaris ceo dari perusahaan besar bu ..... B-E-S-A-R " kaysa bahkan mengeja kata besar dengan penuh pengertian kepada ibunya namun sang ibu tak percaya anak setengah ons nya ini bisa jadi sekretaris ceo .
" kamu jangan mimpi nak bangun udah siang noh " bukan nya bahagia ibu kaysa malah mengejek putrinya .
" ibu kalo nggak percaya ya udah kaysa diem " kaysa lebih memilih mengalah karena percuma toh ibu nya tak mau mengalah meskipun di jelaskan dengan seribu satu cara .
berbeda hal nya dengan kaysa , mona yang baru sampai di rumah nya langsung di sambut oleh bapak nya yang tengah memegang kapak tepat di depan pintu rumah dengan wajah garang nya .
" udah pulang ? " orang yang di panggil bapak oleh mona memberi pertanyaan yang bagi sebagian orang santai namun tidak dengan mona yang merasakan ancaman dari pertanyaan bapak nya terlebih lagi sang bapak yang memegang kapak di tangan nya.
" iya pak mona udah pulang pak " ucap mona dengan suara khas anak remaja yang malu-malu kucing seakan sifat bar-bar dan kasar nya lenyap di hadapan bapak nya yang nampak garang .
" kemana aja selama ini nggak pernah pulang ? "pertanyaan dari bapak nya membuat mona menegang karena ia bingung dan takut harus menjawab apa .
" kan mona pernah bilang , mona kerja cari uang pak " ucap mona sok polos membuat bapak nya menghela nafas.
" kerja di mana ? "tanya bapak mona .
" ya-------emmm kerja di anu pak di...... emmm? " mona bingung harus mengatakan kerja di mana jika ia berbohong pasti sang bapak akan bertanya ke ibu kaysa .
" dimana " kali ini suara bapak mona nampak tak bisa di ajak kompromi bahkan mata sang bapak sampai melotot .
" kerja di luar negri pak sama kaysa " ucap mona pelan membuat mata sang bapak yang sudah melotot kini makin melotot bahkan jika bisa keluar mata bapak mona pasti sudah keluar dari tempatnya.
"APA!!!! "
******
clea saat ini tengah bersantai ria di temani alex di taman belakang , mereka berdua duduk santai sambil menikmati hari namun seketika lenyap kala clea melihat sebuah pohon mangga besar yang nampak berbuah .
" sayang " clea menepuk tangan sang suami dengan mata berbinar ke arah pohon mangga yang berada di ujung pagar tembok mansion .
" hemmm" gumam alex tiba-tiba ia merasa tak enak kala mendengar panggilan sang istri .
" sayang lihat pohon mangga di sana " tunjuk clea namun alex hanya melihatnya dengan ekor matanya kemudian memejamkan matanya seraya berpaling ke arah lain sambil membaca seribu mantra berharap apa yang di pikir kan nya tak terjadi namun .....
" sayang aku ingin mangga di sana " ucap clea sambil mengguncang lengan kekar alex membuat alex menghela nafas meski bagaimana pun mantra yang ia baca tapi seperti nya ia tak bisa menghindar takdir tuhan yang satu ini.
" hemmm kau tunggu di sini sebentar aku akan panggilkan kepala pelayan untuk mengambilnya " ucap alex bangkit dan berjalan ingin masuk ke mansion namun baru saja melangkah sang istri kembali berucap membuat alex hampir serangan jantung di buat nya .
" aku ingin kau yang memetiknya dengan tangan mu sendiri " ucap clea dengan suara manis nya sambil tak ayal mengusap perut nya melirik ke arah pohon mangga yang memang sialnya tengah berbuah lebat .
" APA!!!!! "
sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤
selamat membaca semoga suka 🖤