MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 98



alex rasa ini semua sudah cukup untuknya , harta , kekuasan , istri dan anak yang selalu ada di sampingnya membuat alex mereka dirinya sudah cukup untuk semuanya ia ingin selama nya bahagia seperti ini , memang di semua kehidupan rumah tangga atau pun keluarga masalah tidak mungkin tak ada tapi apakah alex salah jika ia ingin memiliki keluarga bahagia?.


ia sudah merasa cukup untuk saat ini tapi untuk ke depan nya alex tak tau , namun setidak nya kebahagian ini masih bisa terus berlanjut hingga nanti.


*******


sudah satu hari mereka berada di indonesia , persiapan serta rancangan dekorasi sudah di mulai untuk acara yang akan di adakan satu minggu ke depan .


untuk bagian konsep dan dekorasi clea serahkan kepada cassandra karena ibu mertua nya itu memiliki selera yang berkelas , sedangkan untuk catring dan gedung di serahkan kepada mauren , untuk pakaian clea yang akan memilih desain nya sedangkan untuk undangan merupakan bagian kaysa , mona dan isabel .


sedangkan para lelaki juga tak tinggal diam mereka melakukan tugas mereka masing-masing , meskipun waktu di adakan acaranya masih satu minggu mereka semua sudah mulai sibuk karena nanti mereka tidak perlu tergesa-gesa ketika mendekati hari H ,


mereka semua nampak sudah kompak membagi tugas masing-masing hingga sekarang mereka sudah mulai sibuk.


untuk devano ia yang masih kecil nampak tak terganggu dengan kesibukan yang sudah mulai tercipta karena ia nampak di sibukkan dengan membaca buku namun bukan sembarang buku melainkan buku bisnis milik alex .


pria kecil itu nampak tertarik dengan buku bisnis bahkan sampai larut dalam dunia nya sendiri , beberapa kali anggota keluarga ada yang masih sempat-sempatnya mencubit pipi devano atau mengacak-ngacak rambut pria kecil itu .


namun hal tersebut tak membuat devano bergeming hingga buku yang ada di tangan nya hampir habis ia baca devano melihat kesekitar yang ternyata hanya tersisa alex, mark, justin dan mateo yang ada di sana .


devano menghampiri alex sambil menenteng bukunya , dengan sopan ia memanggil daddy nya hingga membuat 4 orang yang tengah merancang sesuatu menatap ke arahnya .


" dad bolehkah ijinkan aku untuk pergi ke toko buku? " tanya devano dengan tenang membuat alex mengangkat alis nya bingung .


" bukan kah buku di perpustakaan banyak ? " yang buka suara bukan alex melainkan justin , benar apa yang di ucapkan justin pasalnya buku di perpustakaan alex sangat banyak terdapat berbagai macam rak buku yang bahkan di toko buku atau perpustakaan nasional tak memilikinya .


" emmm tapi diriku ingin mencari edisi ke 2 buku yang ku baca uncle " devano menunjukan buku bisnis yang baru ia baca kepada mereka membuat semua orang mengernyit heran .


untuk apa devano menginginkan buku bisnis , pikir mereka.


"hei bocah buku tersebut tak sesuai dengan usia mu , heh bahkan aku merasa mual hanya dengan melihat sampulnya saja " ucap justin yang memang sangat anti sekaligus alergi dengan sejenis buku bisnis yang di pegang devano.


" buku itu tak di jual sembarangan di pasaran harus di pesan dulu " kini alex buka suara membuat devano mengangguk kepalanya sedikit kecewa .


" tapi jika kau ingin mencari buku lain uncle mark akan mengajak mu ke toko buku terbesar di kota ini " ucap mateo yang tak tega melihat ada guratan kecewa yang berusaha di tutupi devano .


devano yang mendengar hal itu seketika berbinar karena ia memang memiliki rencana mencari buku lain jika buku yang ada di tangan nya ini tak ada .


" benarkah uncle ? " tanya devano dengan tenang tak menunjukan guratan bahagia namun matanya memancarkan kebahagian hingga mampu membuat justin elus-elus dada .


" iya tuan " ucap mark dingin .


25 menit berlalu kini devano sudah berganti pakaian dengan rapi dan membawa sebuah paperbag untuk tempat bukunya nanti , namun saat ia turun semua orang sudah berkumpul di ruang tengah .


" kau ingin kemana nak ? " tanya clea yang melihat putra nya berpakaian rapi sambil menjinjing sebuah paperbag .


" ke toko buku mom " ucap devano sambil mendekat ke arah clea dan langsung di sambut pelukan hangat clea .


" kau yakin sayang mommy kira diri mu ingin pergi berkencan " goda clea membuat devano mencebik kesal mendengarnya membuat semua orang tertawa kecuali alex dan mark yang hanya diam menyaksikan .


" mom sudah lah , aku akan berangkat bersama uncle mark " ucap devano sambil mencium pipi clea dan tak lupa ia menempelkan wajahnya di perut clea.


" kak devano pergi dulu bay " bisik devano pepan namun di dengar semua orang bahkan bayi-bayi di dalam perut clea merespon dengan menendang kecil.


" mereka seperti nya ingin ikut " ucap clea terkekeh membuat devano menggosok pipinya di perut clea dan memberi ciuman manis .


" aku berangkat dulu bay " devano memberikan lambaian manis kepada mereka semua sambil memegang tangan mark yang sudah berjalan .


setelah kepergian devano mereka semua mulai kembali membicarakan mengenai acara tujuh bulan yang akan di adakan , dan semua kegiatan yang akan di adakan sudah disusun dengan baik dan di rencanakan dengan matang .


" emmm bolehkah 3 hari sebelum acara 7 bulanan diri ku di gelar kita lebih dulu menggelarnya di panti asuhan ? " pertanyaan clea membuat semua orang terdiam terlebih lagi mauren dan farel yang nampak saling pandang entah apa arti dari tatapan kereka.


" tentu boleh sayang kau juga harus berkunjung ke panti untuk melihat keadaan yang lain sebelum acara di mulai untuk meminta ijin " ucap cassandra membuat semua orang mengangguk terlebih lagi kaysa dan mona yang memang dekat dengan ibu panti tempat dulu clea tinggal.


" baik lah sore ini aku ingin akan kesana bersama alex dan devano " ucap clea membuat kaysa dan mona yang mendengarnya tak terima.


" hei!! enak saja kita juga pengen ikut , jangan di kira kita-kita nggak rindu sama ibu dan anak panti !!! " suara protesan cempreng nan nyaring milik kaysa mampu membuat semua orang meringis ngilu karena telinga mereka serasa lempeng akibat suara kaysa.


.


" emm benar kata kaysa yakan isabel " ucap mona sambil meminta persetujuan dari isabel yang juga merupakan anak panti yang sama dengan clea.


" iya iya tapi kalian nggak balik dulu ke rumah ? " kali ini pertanyaan clea membuat tubuh kaysa dan mona menegang , mereka berdua nampak pucat pias sambil saling bertatapan .


mampus .


sampai sini dulu ya guys jangan lupa liek and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka 🖤