MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 4



kaysa juga mona yang melihat keributan itu pun dengan cepat ia bertanya ke salah satu pelanggan .


"ini ribut-ribut ada apa sih " tanya kaysa kepada salah satu karyawan.


"itu clea tadi nggak sengaja menumpahkan minuman ke baju ke salah satu pelanggan , terus si pelanggan nggak terima dia panggil manajer terus clea di pecat " ucap karyawan yang ditanya kaysa tadi. kaysa dan juga mona yang mendengar clea di pecat pun langsung mencari clea .


clea di ruang belakang pun hanya diam merenung memikirkan ia harus kerja di mana nanti untuk memenuhi biaya hidup nya.


๐˜ข๐˜ข๐˜ข๐˜ข๐˜ข๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช , ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ข๐˜ต ๐˜ญ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜จ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข . ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ข๐˜จ๐˜ช. ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ค๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฃ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.


kaysa juga mona yang mengetahui clea di ruang belakang pun segera mendatangi clea. mona yang melihat clea melamun pun dengan segera ia merangkul clea .


"lo tenang aja clea , lo nggak sendirian kok yang di pecat , kita juga bakal undurkan diri juga supaya kita sama-sama nanti cari kerjaan nya oke" ucap mona dengan lembut seraya menenangkan clea supaya jangan takut.


kaysa yang mendengar pun mengiyakan perkataan mona " bener kata mona clea kita bakal undurkan diri juga kok supaya nanti kita cari kerjaan sama-sama " ucap kaysa seraya merangkul clea juga.


clea yang mendengar penuturan sahabat nya pun terkejut. "kalian jangan mengundurkan diri , aku nggak apa-apa kaysa mona nanti juga aku dapat kerjaan lain ." ucap clea lembut kepada sahabatnya.


kaysa juga mona pun serentak menggelengkan kepala mereka "pokok nya kita harus sama-sama susah " ucap mereka bersama mengatakan kepada clea. clea yang mendengarnya pun merasa terharu.


"makasih udah mau menemani aku di waktu susah " ucap clea kepada sahabat nya.


*****


๐™ฌ๐™–๐™ง๐™ฃ๐™ž๐™ฃ๐™œ !!! ๐™–๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™–๐™™๐™ž๐™จ ๐™™๐™ž ๐™—๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™ž๐™ฃ๐™ž ๐™Ÿ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž๐™ฉ๐™ž๐™ง๐™ช !!!


di perusahaan mondro company alex baru saja selesai dengan tumpukan berkas nya.baru sebentar alex bersantai sambil memejamkan mata , terdengar ketukan di luar ruangan alex.


tok... tok.. tok... "tuan boleh saya masuk" pria yang mengetok pintu ruangan alex adalah mark . dengan menghela nafas alex menyuruh mark masuk.


"hem masuk" terdengar jelas suara berat alex tersebut mengandung lelah .


mark yang masuk pun dengan segera mengatakan apa yang ingin ia sampaikan . " tuan ada laporan dari anak buah di markas bahwa ada penyusup yang masuk kedalam markas " dengan datar dan dingin mark mengatakan kepada tuanya.


alex yang mendengar nya pun hanya tersenyum sinis . dengan segera ia berdiri merenggangkan otot nya , kemudian ia buka laci meja nya yang terdapat pistol kesayangan nya.


pistol kesayangan nya tersebut bermerekan CZ 75 . yang merupakan salah satu pistol terbaik di dunia. CZ 75 dapat memasok 16 peluru . dengan di sertai seringai dingin milik nya yang mampu membuat bergidik ngeri siapa pun yabg melihat nya , alex keluar ruangannya di ikuti mark di belakang nya.


๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ-๐˜ฎ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฉ . ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ. ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜น ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ.


markas alex sendiri juga terdapat di indonesia . markasnya tersebut ia bangun di luar kota di pinggir hutan bekas bangunan tua . tempatyang strategis untuk membuat markas. perlu waktu 1 jam untuk sampai di markas nya . dengan wajah dingin milik nya ia turun dari mobil sport milik nya . anak buah alex yang melihat tuan nya datang pun segera menyambutnya.


"tuan selamat datang " ucap anak buah alex seraya membungkuk hormat. untuk alex sendiri ia hanya menganggukkan kepala nya kemudian ia masuk kedalam markas nya.


"mark kau suruh mereka baris di hadapanku sekarang " perintah alex dengan penuh penekanan.


"baik tuan" ucap mark seraya memerintah anak buah yang lain untuk segera berbaris.


disaat semua nya sudah berbaris di hadapan alex yang sudah duduk santai di kursi kayu biasa milik nya untuk menyiksa musuh nya.


๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜น ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ด๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข , ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ต ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฉ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ถ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด . ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜น.


alex memang memiliki kebiasaan apabila ia ingin mengeksekusi pengkhianat atau penyusup ia akan duduk di kursi kayu milik nya .


"apa kah kalian tau kenapa aku ada di sini " ucap alex dengan penuh penekanan.


" ia tuan " jawab anak buah alex serempak . sedangkan Alex hanya diam sambil menatap tajam ke arah anak buah nya .


kemudian alex berdiri berjalan perlahan sambil mengambil senjata pistol kesayangan nya , ia berjalan perlahan sambil menatap mengintimidasi satu persatu anak buah nya .


diantara semua anak buah nya ada dua orang yang badan nya gemetar ketika alex lewat di depan mereka. sebenarnya alex sudah tau siapa penyusup nya hanya saja ia hanya ingin bermain-main sebentar.


"kalian maju kedepan " perintah alex seraya ia kembali duduk di kursi milik nya.


"ia tuan " jawab kedua nya. kemudian alex berdiri lagi dari duduk nya. tiba- tiba


๐™Ž๐™๐™€๐™๐™๐™.....๐™Ž๐™๐™€๐™๐™๐™.....๐™Ž๐™๐™€๐™๐™๐™dengan gerakan tiba tiba alex menggores wajah kedua anak buah nya tersebut menggunakan pisau yang berada di balik jas nya tersebut .


"akhhhhh... akhhhh. " kedua anak buah tersebut menjerit sakit ketika wajah mereka di gores oleh alex.


"mark ambilkan aku samurai " perintah alex pada mark .


"baik tuan" ucap mark seraya mengambil samurai yang berada di ruangan alex di markas tersebut.


alex kemudian memainkan pisau belati tersebut kemuka dua buah tersebut . "apakah kalian sudah dapat yang kalian ingin kan di markas ini " ucap alex dengan suara berat nan dingin milik nya, sambil terus memainkan belatinya tersebut ke wajah dua anak buah yang ternyata penyusup itu secara bergantian


mark pun datang membawa samurai sesuai permintaan alex. "ini tuan " ucap mark seraya menyerahkan samurai kepada alex.


alex kemudian menyimpan kembali belati nya kedalam jas sedangkan pistol nya ia letakan di saku milik nya . dengan perlahan alex berjalan sambil menyeret samurai kelantai hingga tercipta suara gesekan samurai dengan lantai menambah kesan tegang di markas tersebut.


ok guys ceritanya sampai disini dulu ya, jangan lupa like and vote terus tambahin kedalam novel favorit kalian supaya aku semangat buat bikin novel nya ya โค


selamat membaca semoga suka โค