MY MAFIA CEO

MY MAFIA CEO
BAB 87



" lihat sayang mereka makin besar saja " ucap clea sambil menangkup pipi berbulu milik leo dan memainkan nya .


" emmm" gumam alex akhirnya mereka duduk bersantai menikmati sore hari dengan di temani sebongkah kue brownis buatan alex yang sudah masak .


*****


keesokan harinya clea tengah di sibukkan menyiapkan kamar di bantu oleh beberapa orang pembantu , kamar yang clea siapkan di peruntukan untuk anak kecil yang beberapa hari lalu ia selamatkan .


ternyata kondisi anak itu sudah mulai membaik oleh karena itu dokter memberi izin untuk melakukan rawat jalan di mansion alex dengan di dampingi satu orang suster untuk mengecek setiap hari keadaan anak itu .


clea nampak begitu bersemangat tak tanggung - tanggung ia bahkan membeli beberapa lusin satu set pakaian laki-laki , buku dongeng , buku belajar dan perlengkapan lain yang di butuhkan seorang anak kecil .


bumil itu nampak begitu sibuk menata ruang kamar tidur itu semenarik mungkin sesuai dengan yang selama ini ia inginkan , meski ia hanya bertugas memberi perintah namun ia merasa begitu lelah karena kondisi nya yang tengah hamil.


sedangkan untuk sang suami bertugas menjemput anak kecil itu ke rumah sakit dan baru saja berangkat , kamar anak kecil itu sudah hampir mungkin perlu di tambah sedikit hiasan ruangan akan bagus .


clea pun meninggalkan kamar itu dan menyerahkan sisa tugas tersebut kepada salah satu pelayan karena dirinya akan ke dapur untuk membuka kue yang ia pesan tadi .


2 jam berlalu 4 serangkai dan tak lupa mark serta isabel sudah berkumpul di ruang tengah dengan di hadapkan berbagai macam hidangan makanan yang sudah di siapkan cassandra dan mateo juga tak ketinggalan untuk ikut bergabung sedangkan clea ia tengah celingak celingukan menunggu .


beberapa menit kemudian deru suara mobil baru saja sampai di depan mansion terdengar membuat clea dan yang lain nya bersiap di posisi mereka .


DOR ........


PRUFFFFFF.......


bunyi tiupan terompet serta letupan kertas langsung terdengar kala melihat kedatangan alex dan seorang anak kecil yang duduk di kursi roda dan masih menggunakan pakaian rumah sakit .


"SELAMAT DATANG !!!! " teriak mereka bersama kecuali mark yang hanya berdiri diam .


anak kecil itu benar-benar terkejut mendapat sambutan hangat dari orang-orang yang menolong nya , ia tak menyangka ia akan di sambut sehangat ini di keluarga tersebut .


tak pernah terpikir oleh nya akan mendapat kejutan seperti ini , ia tak bisa lagi menahan air matanya karena ini momen pertama kalinya di sambut baik oleh orang lain .


" hei-hei kenapa menangis sayang" ucap clea menghampiri anak itu sambil menghapus air mata anak kecil itu .


" terimakasih " ucap anak itu lirih sambil memeluk clea meskipun hanya mampu memeluk perut buncit clea .


" hei jangan menangis sayang para aunty dan uncle akan kecewa padahal mereka sudah bersusah payah mencari waktu luang hanya untuk menyambut mu jadi jangan menangis lagi " ucap clea sambil tersenyum lembut dan mendapat jawaban anggukan dari anak kecil itu .


mereka pun akhirnya menyambut anak itu dengan penuh suka cita , meskipun anak itu bukan siapa-siapa mereka tapi karena perasaan akrab yang terasa di hati mereka membuat akhirnya tercipta rasa saling menyayangi .


selesai dengan acara makan -makan mereka pun akhirnya berbincang sebentar untuk melewatkan jam waktu makan siang sebelum berangkat kembali ke kantor masing-masing .


clea dan anak itu lebih dahulu undur diri karena anak kecil itu pasti kelelahan di tambah lagi kondisi tubuhnya yang belum membaik oleh karena itu clea lebih dulu mengantarnya ke kamar yang sudah ia persiapkan .


serta susunan dan tataan kamar yang rapi dan tak seperti kamar anak-anak lain pada umumnya yang menampilkan kamar tokoh-tokoh kartun kamar milik anak kecil itu berbeda .


meskipun ada hiasan bintang dan bulan yang menghiasi kamar namun konsep kamar itu tetap dewasa karena clea sudah mengetahui jika anak ini tak suka akan hal yang seperti anak -anak lain oleh karena itu lah clea memilih konsep ini terlihat dewasa sedikit .


" bagaimana kau suka ? " tanya clea sambil mendorong kursi roda itu masuk ke dalam kamar .


" aku sangat menyukainya terimakasih " ucap anak itu sambil tersenyum ke arah clea membuat clea sedikit baper melihat senyum anak kecil itu yang begitu manis .


" baiklah sekarang kau istirahat lah , kau harus cepat sehat oke " ucap clea sambil mencium kening anak itu setelah ia berhasil merebahkan nya .


clea pun keluar dari kamar meninggalkan anak kecil itu sendiri di kamar ,


*****


di tempat lain jauh berbanding terbalik dengan suasana di mansion alex , seorang wanita tengah meringkuk memeluk lututnya dengan kondisi tubuh yang acak-acakan .


wanita tersebut begitu frustasi kala dirinya di kurung di sebuah apartemen mewah , sudah berhari-hari ia tinggal di apartemen mewah tersebut namun bukan nya bahagia ia malah frustasi kala mengetahui dirinya tengah di sekap .


berniat kabur ? bahkan wanita itu sudah melakukan nya berkali-kali tapi tak bisa selain penjagaan nya yang ketat , lantai apartemen ini berada gedung paling atas sehingga melarikan diri lewat jendela bukan pilihan yang tepat hanya ada satu jalan yaitu kabur lewat jalan depan tapi semua di jaga ketat entah oleh siapa yang menyuruhnya .


wanita itu hanya mampu mengumpat seraya mengacak-ngacak rambutnya tak tau lagi harus berbuat apa , memang benar bahwa setiap kebutuhan nya selalu di sediakan dengan baik bahkan bisa di katakan sangat baik untuk fasilitas orang yang notabene nya di sekap .


tapi.......


tetap saja bukan ini keinginan wanita itu ia ingin bebas seperti kehidupan nya dulu tapi jika di pikir semua ini terjadi karena ulah nya sendiri yang nekat melakukan hal gila kepada orang bahkan mustahil bisa berhasil rencana tersebut .


ketika asik menyelam merenungi kesalahan nya tiba-tiba suara derap langkah kaki terdengar menuju kamar wanita itu , langkah kaki itu semakin jelas terdengar dan.....


krettt.......


pintu kamar terbuka namun pemandangan yang di lihat oleh orang yang membuka pintu kamar adalah seorang wanita yang meringkuk memeluk lututnya bahkan tak bereaksi sedikit pun ketika ia membuka pintu .


sedangkan wanita itu berpikir bahwa yang masuk adalah seorang penjaga yang biasa memberinya makanan oleh karena itu ia tak bergeming dari posisi nya .


" lama tak berjumpa nona bianca anabel " ucap orang tersebut dengan lembut sambil duduk di sofa yang ada di ruangan kamar tersebut sedangkan wanita itu seketika melotot kala orang tersebut mengetahui namanya .


DEG........


"kau...........


sampai sini dulu ya guys jangan lupa like and komen ya 🖤


selamat membaca semoga suka